AXIS-Y Cera-Heart My Type Duo Cream
Merupakan pelembap unik yang terdiri dari dua formulasi terpisah. Produk ini dirancang secara cerdas untuk menjawab kebutuhan spesifik kulit kombinasi, yang seringkali mengalami masalah minyak berlebih di area T-Zone (dahi, hidung, dagu) dan kekeringan di area U-Zone (pipi, rahang, leher).

Axis Y Cera Heart Duo Cream. Sumber: shopee

Perhatian Khusus untuk Zona U: Krim Putih AXIS-Y

Ceramide U-Zone Cream: Pelembap Intensif untuk Kulit Kering

Area U-Zone pada wajah, yang meliputi pipi dan area sekitar rahang, secara alami cenderung memiliki kelenjar minyak yang lebih sedikit dibandingkan T-Zone. Kondisi ini membuat kulit di area tersebut lebih rentan mengalami kekeringan, dehidrasi, dan bahkan iritasi jika tidak mendapatkan hidrasi yang memadai.

Daftar Lengkap Bahan (U-Zone Cream)

Water, Butylene Glycol, Glycerin, Cetyl Ethylhexanoate, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Isohexadecane, Sodium Hyaluronate, Ceramide NP, Sorbitan Stearate, Glyceryl Stearate, Microcrystalline Wax, Sorbitol, Centella Asiatica Extract, Candelilla Cera, Sorbitan Sesquioleate, Sorghum Bicolor Leaf/Stem Extract, Aspergillus Ferment, Portulaca Oleracea Extract, Salicornia Herbacea Extract, Phragmites Communis Extract, Chlorphenesin, Arginine, Carbomer, Xanthan Gum, Allantoin, Ethylhexylglycerin

Bahan Aktif Unggulan (Key Ingredients) untuk U-Zone

Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil.

Minyak jojoba memiliki komposisi yang sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, menjadikannya sebagai bahan “skin-identical” yang luar biasa. Sifatnya yang ringan dan mudah meresap menjadikannya pilihan ideal untuk menjaga kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa berat atau lengket. Minyak ini efektif dalam memperkuat lapisan pelindung kulit.

Sodium Hyaluronate.

Sebagai bentuk garam dari hyaluronic acid, sodium hyaluronate memiliki ukuran molekul yang lebih kecil dan kemampuan yang sangat baik untuk menarik dan menahan kelembapan. Bahan ini bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung non-oklusif yang membantu mencegah hilangnya air transepidermal (TEWL) dan memperkuat integritas skin barrier.

Ceramide NP.

Dikenal juga sebagai Ceramide 3, ceramide NP adalah komponen lipid penting yang secara alami terdapat dalam lapisan kulit. Bersama dengan ceramide jenis lain, ceramide NP berperan krusial dalam memperbaiki dan memperkuat struktur skin barrier yang rusak, mencegah masuknya iritan, dan menjaga kelembapan.

Centella Asiatica Extract.

Ekstrak Centella Asiatica, atau yang populer dikenal sebagai Cica, memiliki segudang manfaat. Bahan ini efektif dalam merangsang produksi kelembapan alami kulit, memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat untuk menenangkan kulit yang teriritasi, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Sifat antioksidannya juga membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, menjadikannya ideal untuk kulit berjerawat, sensitif, dan meradang.

Sorghum Bicolor Leaf/Stem Extract.

Ekstrak sorgum kaya akan polifenol, sebuah kelompok antioksidan kuat yang mampu menetralisir radikal bebas yang berasal dari polusi lingkungan. Selain itu, ekstrak ini juga memiliki efek anti-inflamasi yang dapat mengurangi kemerahan dan mencegah hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH).

Aspergillus Ferment.

Merupakan hasil fermentasi beras menggunakan jamur Aspergillus. Bahan ini tidak hanya berfungsi sebagai pelembap yang mengembalikan kekenyalan kulit, tetapi juga memiliki kemampuan mencerahkan kulit. Mekanismenya adalah dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase, yang berperan dalam produksi melanin, sehingga membantu meratakan warna kulit.

Portulaca Oleracea Extract.

Ekstrak krokot ini kaya akan vitamin A, C, dan E, mineral, asam amino, serta antioksidan kuat seperti glutathione. Kandungan nutrisi ini sangat baik untuk menutrisi kulit, sementara sifat anti-inflamasi dan penenangnya membantu meredakan iritasi dan kemerahan.

Salicornia Herbacea Extract.

Dikenal juga sebagai Glasswort Extract, tanaman sukulen ini kaya akan betaine, asam amino, antioksidan, dan mineral. Ekstrak ini sangat efektif dalam memperkuat skin barrier dengan cara meningkatkan kemampuan regenerasi kulit dan memberikan efek hidrasi mendalam.

Phragmites Communis Extract.

Ekstrak dari tanaman Reed Grass ini mengandung komponen aktif seperti Beta-sitosterol, alpha-cinnamic acid, hydroxycinnamic acid, dan methyl gallate. Bahan-bahan ini memberikan manfaat antioksidan, anti-inflamasi, dan mencerahkan kulit dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase.

Arginine.

Sebagai asam amino semi-esensial yang juga merupakan “skin-identical ingredient”, arginin secara alami ditemukan dalam berbagai sumber makanan. Manfaat utamanya meliputi sifat antioksidan yang kuat, kemampuan sebagai humektan untuk menarik kelembapan, dan stimulasi produksi kolagen. Arginin juga dapat membantu mengurangi sensasi tingling yang terkadang muncul akibat penggunaan asam seperti lactic acid.

Allantoin.

Diperoleh dari tanaman Comfrey, allantoin adalah senyawa alami yang dikenal luas karena sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (soothing), dan kemampuannya dalam mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.

Bahan Pendukung Lainnya (U-Zone Cream)

  • Water: Basis utama formula.
  • Butylene Glycol: Pelarut, penambah penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin-identical), dan humektan.
  • Cetyl Ethylhexanoate: Emolien yang berfungsi melembutkan kulit dan membantu menstabilkan emulsi krim.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien ringan yang mudah meresap.
  • Isohexadecane: Pelarut dan emolien yang memberikan rasa halus pada kulit.
  • Sorbitan Stearate: Pengemulsi dan emolien.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emolien yang membantu menciptakan tekstur krim.
  • Microcrystalline Wax: Memberikan kekentalan pada formula dan berfungsi sebagai penstabil emulsi.
  • Sorbitol: Humektan alami yang berasal dari molekul gula.
  • Candelilla Cera: Emolien alami dan pengental.
  • Sorbitan Sesquioleate: Pengemulsi.
  • Chlorphenesin: Pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
  • Carbomer: Agen pengental untuk menciptakan tekstur gel pada formula.
  • Xanthan Gum: Pengental alami yang memberikan tekstur halus.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan juga berfungsi sebagai humektan.

Evaluasi Krim U-Zone

✔️ Krim U-Zone dari AXIS-Y ini diperkaya dengan 11 bahan aktif utama yang berfokus pada menenangkan kulit, memberikan hidrasi optimal, dan memperkuat skin barrier.
✔️ Formula ini mengandung banyak emolien yang sangat baik untuk melembutkan dan melembapkan kulit kering.
✔️ Sangat direkomendasikan untuk pemilik kulit normal cenderung kering.
✔️ Bebas alkohol, pewangi, paraben, dan silikon.
✔️ Meskipun tidak “oil-free”, produk ini bersifat non-komedogenik, artinya tidak menyumbat pori-pori.
❗ Perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak sepenuhnya aman untuk fungal acne (jerawat jamur), karena mengandung bahan seperti jojoba oil, glyceryl stearate, Sorbitan Stearate, sorbitan sesquioleate yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur Malassezia.

Fokus pada Zona T: Krim Biru AXIS-Y

Heartleaf T-Zone Cream: Solusi untuk Kulit Berminyak

Area T-Zone, yang mencakup dahi, hidung, dan dagu, secara alami memiliki aktivitas kelenjar minyak yang lebih tinggi. Hal ini menyebabkan produksi sebum yang berlebih, yang seringkali berujung pada masalah seperti kilap berlebih, komedo, dan jerawat. Krim T-Zone diformulasikan khusus untuk mengatasi tantangan ini.

Daftar Lengkap Bahan (T-Zone Cream)

Water, Propanediol, Glycerin, Sodium Hyaluronate, Butylene Glycol, Sorbitol, Isohexadecane, Caprylic/Capric Triglyceride, Houttuynia Cordata Extract, Betaine, Centella Asiatica Extract, Glyceryl Stearate, Salvia Officinalis (Sage) Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Sorgum Bicolor Leaf / stem extract, Aspergillus Ferment, Chlorphenesin, Arginine, Acrylates/c10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Allantoin, Sorbitan Sesquioleate, Ethylhexylglycerin, Xantham Gum, Guaiazulene.

Bahan Aktif Unggulan (Key Ingredients) untuk T-Zone

Sodium Hyaluronate.

Bahan ini bekerja sebagai magnet kelembapan, menarik air ke permukaan kulit dan membentuk lapisan pelindung yang mencegah penguapan air. Efektif dalam menjaga hidrasi kulit tanpa rasa berat.

Houttuynia Cordata Extract.

Dikenal juga sebagai Heartleaf, ekstrak ini kaya akan antioksidan seperti quercetin dan rutin, yang memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Kandungan polisakaridanya juga membantu menghidrasi kulit, menjaga keseimbangan mikrobioma, dan mendukung fungsi skin barrier.


Betaine
.

Diperoleh dari bit gula, betaine adalah humektan yang sangat efektif dan memiliki kemampuan osmoprotektan, yaitu membantu sel kulit mempertahankan keseimbangan kadar airnya, terutama di bawah kondisi stres lingkungan.

Centella Asiatica Extract.

Seperti pada krim U-Zone, ekstrak Centella Asiatica di sini berperan dalam melembapkan, menenangkan kulit yang teriritasi, dan mendukung proses penyembuhan luka. Sifat antioksidannya juga melindungi kulit.

Salvia Officinalis (Sage) Extract.

Ekstrak daun sage memiliki kemampuan antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Sifatnya yang mengontrol minyak menjadikannya bahan yang ideal untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract.

Ekstrak akar manis ini adalah bahan pencerah yang aman dan populer. Komponen utamanya, glabridin, bekerja sebagai agen pencerah kulit, sementara glycyrrhizin memiliki efek anti-inflamasi yang kuat.

Sorghum Bicolor Leaf/Stem Extract.

Ekstrak sorgum kaya antioksidan polifenol yang melawan radikal bebas dan polusi. Ia juga memiliki sifat anti-inflamasi dan mencerahkan, membantu mengurangi peradangan dan mencegah PIH.

Aspergillus Ferment.

Fermentasi beras ini melembapkan, mengembalikan kekenyalan, dan mencerahkan kulit dengan menghambat produksi melanin.

Arginine

Asam amino ini bertindak sebagai antioksidan, humektan, dan pendorong kolagen, serta dapat mengurangi sensasi tingling.

Allantoin.

Senyawa alami ini menenangkan kulit, mengurangi peradangan, dan mendukung regenerasi kulit.

Guaiazulene.

Derivatif biru alami dari azulene yang ditemukan dalam chamomile. Guaiazulene memiliki sifat antioksidan, antijamur, antimikroba, anti-inflamasi, dan relaksasi, memberikan efek menenangkan pada kulit.

Bahan Pendukung Lainnya (T-Zone Cream)

  • Water: Basis utama.
  • Propanediol: Pelarut, penambah penetrasi, dan humektan.
  • Glycerin: Pelarut, skin-identical, dan humektan.
  • Butylene Glycol: Pelarut, penambah penetrasi, dan humektan.
  • Sorbitol: Humektan.
  • Isohexadecane: Pelarut dan emolien.
  • Caprylic/Capric Triglyceride. Emolien.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emolien.
  • Chlorphenesin: Pengawet.
  • Acrylates/c10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer. Pengental sintetis untuk tekstur gel.
  • Sorbitan Sesquioleate. Pengemulsi dan emolien.
  • Ethylhexylglycerin. Peningkat pengawet dan humektan.
  • Xanthan Gum. Pengental alami.

Evaluasi Krim T-Zone

✔️ Krim Heartleaf T-Zone dari AXIS-Y mengandung 11 bahan aktif unggulan yang dirancang untuk merawat, menutrisi, dan menenangkan kulit area T-Zone.

✔️ Teksturnya cenderung lebih ringan dan cepat meresap dibandingkan dengan krim U-Zone, menjadikannya nyaman untuk kulit berminyak.

✔️ Warna biru alami produk berasal dari Guaiazulene, yang juga memberikan manfaat menenangkan.

✔️ Bebas alkohol, pewangi, paraben, dan silikon.

✔️ Produk ini bebas minyak (oil-free) dan bersifat