Skincapedia.com – Memahami kandungan produk perawatan kulit adalah kunci untuk memilih yang tepat bagi kebutuhan kulit Anda. Kali ini, Skincapedia akan mengulas tuntas mengenai ingredients dalam Bloomka Happy Barrier Melted Moisturizer, sebuah produk yang diformulasikan untuk memperkuat skin barrier dan menenangkan kulit.
BLOOMKA Happy Barrier Melted Moisturizer hadir sebagai solusi bagi kulit yang membutuhkan pemulihan kekuatan pelindung alaminya. Pelembab wajah ini secara spesifik dirancang dengan kombinasi bahan-bahan yang bekerja sinergis untuk mengembalikan fungsi skin barrier yang sehat. Formulasi utamanya mencakup hydrolyzed sodium hyaluronate, ceramide, dan cholesterol, yang merupakan komponen vital dalam menjaga integritas lapisan pelindung kulit. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan ekstrak bunga calendula (Calendula Officinalis Flower Extract) serta soothing active yang berasal dari ekstrak Phragmites Kharka dan ekstrak Poria Cocos. Kombinasi ini bertujuan untuk meredakan kemerahan dan iritasi yang seringkali dialami oleh kulit sensitif atau yang sedang mengalami gangguan skin barrier, sekaligus menjaga keseimbangan alami kulit.
Produk ini hadir dengan ukuran 30 gram dan dibanderol dengan harga sekitar Rp 90.000.
|
|
| Bloomka Happy Barrier Melted Moisturizer. Sumber: shopee |
Penjelasan Ingredients Bloomka Happy Barrier Melted Moisturizer
Ingredients:
Water, Glycerin, Sodium Acrylates Copolymer, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Ceramide 3, Cholesterol, Phragmites Kharka Extract, Poria Cocos Extract, Calendula Officinalis Flower Extract, Lecithin, Hydrogenated Lecithin, Hippophae Rhamnoides Oil, Deoxyphytantriyl Palmitamide Mea, Tocopherol, Caprylic/capric Triglyceride, Ethylhexylglycerin, Phenoxyethanol, Sorbic Acid, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Sodium Citrate, Citric Acid, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate.
Bahan Aktif Unggulan
Hydrolyzed Sodium Hyaluronate
Dikenal juga sebagai Mini HA, bahan ini merupakan molekul hyaluronic acid yang telah dipecah menjadi ukuran nano. Ukuran yang lebih kecil ini memungkinkan penetrasi yang lebih mudah dan mendalam ke dalam lapisan kulit, sehingga memberikan hidrasi yang tahan lama dan efektif.
Ceramide 3
Merupakan salah satu jenis ceramide yang secara alami terdapat di dalam kulit kita. Ceramide adalah komponen esensial yang membentuk sekitar 50% dari struktur skin barrier. Perannya sangat krusial dalam menjaga kesehatan skin barrier dan mencegah hilangnya kelembaban dari kulit, sehingga kulit tetap terhidrasi dengan baik.
Cholesterol
Sebagai salah satu komponen identik kulit (skin identical), cholesterol berfungsi sebagai emollient yang sangat baik. Keberadaannya dalam struktur skin barrier turut berperan dalam melindungi kulit dari ancaman lingkungan eksternal dan menjaga kelembaban.
Phragmites Kharka Extract
Ekstrak dari tanaman Reed Grass ini mengandung komponen aktif seperti Beta-sitosterol, alpha-cinnamic acid, hydroxycinnamic acid, dan methyl gallate. Bahan ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Selain itu, ia juga diklaim memiliki potensi mencerahkan kulit dengan cara menghambat aktivitas enzim tyrosinase.
Poria Cocos Extract
Dikenal juga sebagai Hoelen atau Fu Ling, ekstrak jamur ini kaya akan polysaccharides (seperti pachyman) dan triterpenoid, serta antioksidan. Poria Cocos Extract memiliki manfaat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing). Ia efektif dalam mengurangi kemerahan, bengkak, dan sangat direkomendasikan untuk kulit yang iritasi, sensitif, serta penderita kondisi atopik.
Calendula Officinalis Flower Extract
Ekstrak dari bunga marigold ini memberikan efek membuat kulit terasa lebih kenyal dan kencang. Ia juga menstimulasi produksi Natural Moisturizing Factor (NMF) pada kulit. Sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan kemampuannya melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV menjadikannya bahan yang multifungsi. Selain itu, ekstrak ini membantu melindungi jaringan kolagen dan elastin, meratakan warna kulit dengan mengurangi produksi melanin, serta memiliki kemampuan penyembuhan luka dan sifat antiseptik.
Hippophae Rhamnoides Oil
Dikenal juga sebagai sea buckthorn oil, minyak ini kaya akan Beta-carotene, vitamin, mineral, antioksidan, serta asam lemak esensial seperti Omega-3 (sekitar 30%), Omega-6 (sekitar 40%), dan Omega-9 (sekitar 19%). Minyak ini memiliki beragam manfaat:
- Mendukung regenerasi sel kulit (cell regenerating) dan aktivitas sel (cell activating), yang membantu melancarkan metabolisme dan pembaharuan sel kulit.
- Memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing).
- Membantu mempercepat proses penyembuhan luka (wound healing).
- Baik untuk perawatan kulit berjerawat.
- Merupakan antioksidan kuat yang bermanfaat untuk perawatan kulit yang menua (aging).
- Mudah diratakan dan cepat meresap ke dalam kulit.
- Memberikan warna natural pada kulit.
Tocopherol
Merupakan bentuk murni dari Vitamin E. Tocopherol berfungsi sebagai antioksidan yang efektif dalam melembabkan kulit dan membantu menetralisir radikal bebas. Ia juga memberikan perlindungan terhadap efek buruk sinar UVB.
Bahan Pelengkap
- Water: Pelarut utama dalam formulasi.
- Glycerin: Merupakan humektan yang menarik kelembaban ke kulit, serta bersifat skin identical.
- Sodium Acrylates Copolymer: Pengental sintetis yang membantu menciptakan tekstur gel yang nyaman pada produk.
- Lecithin: Berasal dari kedelai, lesitin berfungsi sebagai pengemulsi dan emollient yang memiliki kemampuan mengikat air.
- Hydrogenated Lecithin: Versi lesitin yang lebih stabil.
- Deoxyphytantriyl Palmitamide Mea: Bahan kimia yang berfungsi untuk melembabkan dan melindungi kulit, merupakan campuran dari palmitamide MEA dan deoxyphytantriol yang berasal dari tanaman.
- Caprylic/capric Triglyceride: Emollient yang membantu melembutkan dan menghaluskan kulit.
- Ethylhexylglycerin: Booster pengawet yang juga berfungsi sebagai humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit.
- Sorbic Acid: Pengawet ringan yang berasal dari sumber alami.
- Potassium Sorbate: Pengawet yang efektif.
- Sodium Benzoate: Pengawet yang juga umum digunakan.
- Sodium Citrate: Garam dari citric acid yang berfungsi sebagai pengatur pH.
- Citric Acid: Berfungsi sebagai pengatur keasaman (pH adjuster) dan bersifat asam.
- Trisodium Ethylenediamine Disuccinate: Dikenal juga sebagai EDDS, bahan ini berfungsi sebagai agen pengkelat (chelating agent) yang membantu menetralkan ion logam agar tidak bereaksi dengan formula produk.
Kesimpulan
✔️BLOOMKA Happy Barrier Melted Moisturizer unggul dengan kandungan 8 bahan aktif utamanya yang secara spesifik menargetkan penguatan skin barrier, menenangkan kulit, serta memberikan hidrasi yang optimal.
✔️Produk ini sangat direkomendasikan untuk semua jenis kulit, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau mengalami masalah pada skin barrier.
✔️Kelebihan lainnya, pelembab ini dapat dikombinasikan dengan bahan aktif lain seperti retinol atau Vitamin C untuk membantu meredakan efek samping yang mungkin timbul, seperti kulit kering atau rasa perih. Produk ini juga sangat cocok sebagai pertolongan pertama saat menjalani perawatan obat jerawat atau peeling, serta sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit dasar (basic skincare).
✔️Teksturnya digambarkan sebagai water cream, yang ringan dan nyaman di kulit.
|
|
| Tekstur Bloomka Happy Barrier Melted Moisturizer. |
✔️Pelembab ini dapat digunakan baik pada rutinitas pagi (AM) maupun malam (PM).
✔️Produk ini bebas dari alkohol, pewangi (fragrance), paraben, silikon, dan pewarna buatan. Warna oranye yang terlihat berasal dari kandungan sea buckthorn oil yang kaya akan Beta-carotene.
✔️Meskipun tidak oil-free, formulanya diklaim non-comedogenic, artinya tidak menyumbat pori-pori.
✔️Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.
❗Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung lecithin dan sheabuckthorn oil, yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur pada kulit yang rentan.


