Skincapedia.com – Bloomka Manuka Magnolia Anti-Acne Water Cream hadir sebagai solusi perawatan kulit berjerawat dengan formula unik yang kaya akan bahan aktif alami. Produk ini diformulasikan secara cermat untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit yang berkaitan dengan jerawat, minyak berlebih, hingga bekas luka. Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi bahan-bahan pilihan yang bekerja sinergis untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat dan menyeimbangkan produksi sebum.
Produk ini secara spesifik menargetkan kulit yang rentan berjerawat, berminyak, dan memiliki masalah seperti komedo serta pori-pori besar. Dengan harga yang terjangkau, sekitar 90 ribu rupiah untuk kemasan 30ml, Bloomka Manuka Magnolia Anti-Acne Water Cream menawarkan nilai yang signifikan bagi konsumen yang mencari perawatan efektif tanpa menguras kantong.
|
|
| Bloomka Manuka Magnolia Anti-Acne Water Cream. Sumber shopee |
Klaim produk ini mencakup penanganan kulit berjerawat, kulit berminyak, bekas jerawat, serta masalah komedo dan pori-pori besar. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi individu yang menghadapi tantangan kulit kompleks.
Penjelasan Ingredients Bloomka Manuka Magnolia Anti-Acne Water Cream
Ingredients:
Water, Niacinamide, Butylene Glycol, Sodium Acrylates Copolymer, Taraktogenos Kurzii Seed Oil, Nigella Sativa Seed Oil, Magnolia Grandiflora Bark Extract, Leptospermum Scoparium Branch/leaf Oil, 10-hydroxydecanoic Acid, Potassium Lauroyl Wheat Amino Acids, Lechitin, Hydrogenated Palm Glycerides Citrate, Tea Tree (Melaleuca Alternifolia) Oil, Anthemis Nobilis Flower Oil, Ascorbyl Palmitate, Tocopherol, Malachite Extract, Palm Glycerides, Capryloyl Glycine, 1,10-decanediol, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate, 2-phenoxyethanol, Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin, Sebacic Acid.
Bahan aktif
Niacinamide.
Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki segudang manfaat untuk kulit. Ia berperan dalam mencerahkan kulit, memperkuat fungsi barrier kulit dengan meningkatkan produksi ceramide, serta efektif mengontrol produksi minyak berlebih. Sifat anti-inflamasinya juga sangat membantu dalam meredakan peradangan pada kulit berjerawat dan mengatasi masalah jerawat itu sendiri.
Taraktogenos Kurzii Seed Oil.
Juga dikenal sebagai chaulmoogra oil, minyak ini memiliki sejarah panjang penggunaan dalam pengobatan tradisional Ayurveda. Kandungan cyclic fatty acid unik di dalamnya memberikan properti antibakteri dan anti-inflamasi yang kuat, menjadikannya sangat efektif untuk merawat kulit berjerawat, eksim, dan infeksi kulit. Selain itu, minyak ini juga berfungsi melembapkan dan membantu menormalkan produksi sebum, serta aman digunakan bahkan oleh kulit sensitif.
Nigella Sativa Seed Oil.
Minyak ini, yang lebih dikenal sebagai minyak habbatussauda atau black cumin oil, memiliki kemampuan anti-inflamasi, antimikroba, dan antioksidan yang sangat baik. Selain melembapkan, minyak ini juga kaya akan nutrisi yang menyehatkan kulit.
Magnolia Grandiflora Bark Extract.
Ekstrak dari kulit kayu Magnolia ini mengandung senyawa aktif seperti magnolol dan honokiol. Keduanya memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, mampu mengurangi kemerahan, serta meredakan rasa gatal pada kulit. Ekstrak ini juga memiliki efek antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan.
Leptospermum Scoparium Branch/leaf Oil.
Dikenal juga sebagai manuka oil, minyak ini memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, antiseptik, dan fungisida yang kuat. Sangat cocok untuk perawatan jerawat, eksim, masalah kulit inflamasi, iritasi, hingga psoriasis. Manuka oil juga mengandung komponen aktif cicatrisant dan cytophylactic yang merangsang pertumbuhan sel, sehingga mempercepat proses penyembuhan luka.
Tea Tree (Melaleuca Alternifolia) Oil.
Minyak pohon teh atau TTO adalah bahan yang sangat populer dalam produk anti-jerawat. Sifat antibakterinya yang efektif, astringen, kemampuannya mengontrol minyak, serta sifat anti-inflamasinya menjadikannya pilihan utama untuk mengatasi jerawat.
Anthemis Nobilis Flower Oil.
Minyak esensial chamomile ini memiliki properti antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Sangat efektif dalam meredakan rasa gatal pada kulit.
Ascorbyl Palmitate.
Merupakan turunan Vitamin C yang merupakan kombinasi dari asam askorbat dan asam palmitat. Dibandingkan dengan turunan Vitamin C lainnya, Ascorbyl Palmitate memiliki potensi yang lebih rendah.
Tocopherol.
Vitamin E murni ini berfungsi sebagai antioksidan kuat yang membantu menetralkan radikal bebas. Selain itu, Tocopherol juga berperan sebagai pelembap kulit dan melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Malachite Extract.
Ekstrak dari batu malakit ini, yang telah dikenal sejak zaman Mesir kuno karena khasiat penyembuhannya, kaya akan tembaga. Dalam dunia kosmetik, ekstrak malakit memberikan perlindungan antioksidan dengan menghambat zat oksidatif dan memicu produksi glutathione dalam sel. Kandungan tembaganya juga dapat meningkatkan produksi kolagen dan elastin.
Capryloyl Glycine.
Merupakan kombinasi antara asam kaprilat dan asam amino glisin. Bahan ini berperan penting dalam metabolisme sel kulit, menghambat perkembangan bakteri, dan mengontrol produksi sebum. Ia juga berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet.
Bahan pelengkap
- Water
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Sodium Acrylates Copolymer: Pengental sintetis yang berfungsi untuk menambah kekentalan formula.
- 10-hydroxydecanoic Acid: Juga dikenal sebagai 10 HDA, bahan alami yang berasal dari asam lemak seperti pada royal jelly. Bekerja sebagai emolien dan oklusif, serta memiliki sifat anti-inflamasi.
- Potassium Lauroyl Wheat Amino Acids: Berbahan dasar alami dari asam amino, berfungsi sebagai pengemulsi.
- Lecithin: Lesitin kedelai ini selain sebagai pengemulsi juga bersifat emolien dan memiliki kemampuan mengikat air.
- Hydrogenated Palm Glycerides Citrate: Berbahan dasar 100% alami dari sumber seperti kelapa, inti sawit, bunga matahari, dan gula. Berfungsi sebagai emolien dan penstabil formula.
- Palm Glycerides: Komponen asam lemak dari minyak sawit yang berfungsi sebagai pengemulsi sekaligus emolien.
- 1,10-decanediol: Berfungsi sebagai pelarut.
- Trisodium Ethylenediamine Disuccinate: Dikenal sebagai EDDS, agen pengkelat yang menetralkan ion logam agar tidak bereaksi dengan formula.
- 2-phenoxyethanol: Pengawet.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Sebacic Acid: Berasal dari turunan minyak jarak, biasa digunakan sebagai pengatur pH (pH adjuster).
Kesimpulan
✔️ Bloomka Manuka Magnolia Anti-Acne Water Cream diperkaya dengan 11 bahan aktif, mayoritas berasal dari tumbuhan. Bahan-bahan ini memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan membantu mengatur produksi sebum.
✔️ Produk ini juga dilengkapi dengan formula Acnacidol™ BG, sebuah kombinasi dari 10-hydroxydecanoic acid, sebacic acid, dan 1,10-decanediol. Kombinasi ini sangat baik untuk kulit berminyak dan berjerawat karena memiliki kemampuan mengatur sebum, antibakteri, dan antijamur.
✔️ Formula produk ini lebih banyak menggunakan bahan alami dibandingkan bahan sintetis.
✔️ Teksturnya adalah Water Cream atau gel, yang ringan dan mudah menyerap.
|
|
| Tekstur Bloomka anti acne water Cream Sumber: shopee |
✔️ Produk ini bebas alkohol, bebas pewangi (fragrance), bebas paraben, dan bebas silikon.
✔️ Tidak mengandung bahan yang bersifat oil-free, namun memiliki potensi komedogenik yang rendah. Hanya mengandung dua bahan yang berpotensi komedogenik, yaitu butylene glycol (1) dan ascorbyl palmitate (2), yang mungkin dapat diabaikan oleh sebagian orang.
✔️ Diklaim cocok untuk kulit berminyak, kombinasi, dan acne-prone skin.
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung oil, ascorbyl palmitate, dan lecithin.


