Home » Cara Memilih Jeruk Manis dan Segar

Cara Memilih Jeruk Manis dan Segar

Skincapedia.com – Membeli jeruk terkadang terasa menantang. Dari luar, tampilannya bisa saja kelihatan segar dan mulus, tapi begitu dikupas, isinya justru kering dan sama sekali tidak ada rasanya. Pengalaman seperti ini jelas menyebalkan, apalagi kalau kamu sedang membayangkan segarnya jeruk yang manis dan melegakan tenggorokan.

Menurut Tony Marquez, seorang pemilik Pearson Ranch di California yang sudah mengelola kebun jeruk hampir tiga puluh tahun, jeruk yang sempurna sebenarnya menawarkan keseimbangan yang pas antara rasa asam yang segar dan rasa manis.

Biar belanjaanmu tidak zonk lagi, yuk simak lima tipsnya.

Pilih Jeruk yang Terasa Mantap dan Berat saat Diangkat

Tips pertama ini adalah yang paling krusial tapi sayangnya paling sering dilewatkan banyak orang: selalu pilih jeruk yang terasa berat untuk ukurannya. Semakin berat bobot sebuah jeruk, berarti semakin melimpah pula kandungan air di dalamnya. Bobot inilah yang menjadi jaminan utama kalau jeruk tersebut bakal terasa juicy saat kamu gigit.

Jeruk yang terasa ringan biasanya memiliki daging buah yang cenderung kering dan terlalu banyak kulit putih tebal di dalamnya. Bayangkan jeruk segar seperti segelas jus jeruk yang belum diperas. Jadi, kalau beratnya terasa mantap di telapak tangan, otomatis jus di dalamnya pun melimpah.

Kepadatan dan bobot yang terasa mantap di tangan adalah indikator utama kandungan air yang melimpah di dalam buah jeruk.

Perhatikan Warna yang Merata dan Kulit yang Kencang

Jeruk menjadi salah satu buah favorit karena harganya yang terjangkau, mudah ditemukan, dan punya manfaat luar biasa untuk membantu memulihkan cairan tubuh setelah berpuasa.

Jeruk yang matang pohon dan punya kualitas baik biasanya punya warna yang cerah sekaligus merata. Hindari jeruk yang memiliki bercak putih, karena hal itu bisa menjadi tanda adanya kerusakan atau memar yang terjadi selama proses pengiriman dari kebun ke toko.

Selain warna, tekstur kulit juga memegang peranan penting. Kulit jeruk yang halus, tipis, dan kencang umumnya menandakan kalau buah di dalamnya jauh lebih berair karena tidak habis terbuang oleh ketebalan kulitnya. Adanya sedikit noda ringan atau goresan alami pada kulit luar itu sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan, karena sama sekali tidak memengaruhi kelezatan isinya.

Yang wajib dihindari justru adalah jeruk dengan kulit yang sudah keriput atau terasa lemas, karena itu tanda buahnya sudah terlalu lama disimpan dan mulai dehidrasi di dalam.

Tekan Sedikit untuk Memastikan Kepadatannya

Setelah melihat tampilan fisik dan bobotnya, langkah berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah menekan jeruk tersebut dengan lembut untuk merasakan tingkat kekerasannya. Jeruk yang baru saja dipetik dari pohonnya biasanya akan terasa padat dan kokoh saat dipegang, dan ini adalah indikator kesegaran yang sangat bagus.

Pilih jeruk yang terasa padat saat ditekan, dan sebisa mungkin hindari buah yang terasa lembek atau terasa ada ruang kosong di bawah kulitnya. Bagian yang lembek tersebut biasanya menjadi pertanda kalau buah sudah mulai membusuk atau mengering di dalam.

Jangan Ragu untuk Mencium Aromanya

Jeruk./ Foto: pexels.com/Andrey Safonov

Tips yang satu ini mungkin terdengar agak unik atau bahkan bikin kamu merasa sedikit tidak enak saat melakukannya di toko buah, tapi percayalah, cara ini sangat efektif. Jeruk yang matang sempurna dan kaya akan air pasti akan memancarkan aroma sitrus yang manis khas dan segar, terutama di area ujung dekat tangkainya.

Sedikit menggaruk permukaan kulit jeruk sebelum membelinya dapat membantu melepaskan minyak esensial yang tersimpan di pori-porinya. Semakin harum dan segar aroma yang keluar, maka kualitas rasanya pun akan semakin baik. Jeruk yang sama sekali tidak mengeluarkan aroma segar kemungkinan besar rasanya akan hambar dan mengecewakan lidahmu.

Simpan dengan Cara yang Benar agar Tetap Segar

Perjuanganmu mencari jeruk terbaik akan sia-sia kalau cara penyimpanannya di rumah ternyata keliru. Sebaiknya simpan jeruk di dalam laci khusus sayur dan buah (crisper) di dalam kulkas. Jangan memasukkannya ke dalam kantong plastik yang diikat rapat, karena buah juga butuh ruang untuk bernapas agar kesegarannya bisa bertahan jauh lebih lama.

Baca juga: Sooyoung Akan Bintangi Drakor Baru dari Penulis 'Crash Course in Romance

Menyimpan jeruk dalam wadah yang tersegel rapat justru akan menjebak kelembapan berlebih yang bisa memicu munculnya jamur dan mempercepat pembusukan. Jika berencana untuk langsung menghabiskannya dalam waktu dekat, meletakkannya di atas meja dapur dalam suhu ruangan selama satu minggu sebenarnya masih sangat aman. Hindari meletakkannya di bawah paparan sinar matahari langsung, karena suhu panas bisa merusak nutrisi dan membuat jeruk cepat keriput.

Artikel menarik Lainnya