Skincapedia.com – Clean&Clear Essential Moisturizer hadir sebagai solusi pelembap wajah yang ringan, bebas rasa lengket, dan greasy. Produk ini diklaim oil-free dan tidak menyumbat pori, menjadikannya pilihan yang baik bagi pemilik kulit yang rentan terhadap blackhead dan jerawat. Keunggulan lainnya adalah kandungan Salicylic acid yang dirancang khusus untuk membantu mengatasi masalah kulit berjerawat.
|
|
| Clean&Clear Essential Moistirizer. Foto by Rosakrtk FD Member |
Dengan harga sekitar Rp 16.000 untuk kemasan 50ml, produk ini mendapat rating 3,7 bintang dari FemaleDaily. Dari 432 pengguna yang memberikan ulasan, 66% merekomendasikan produk ini.
Penjelasan Ingredients Clean&Clear Moisturizer
Ingredients:
Water, Propylene Glycol, C12-15 Alkyl Benzonate, Cetyl Alcohol, Stearyl Alcohol, Salicylic Acid, Stearic Acid, Propylene Glycol Isostearate, Phenoxyethanol, Cyclopentasilicocane, Dimethicone, Glyceryl Stearate, Cyclohexasilicocane, PEG-100 Stearate, Sodium Isostearoyl Lactylate, Carbomer, Acrylates/C10-3D, Alkyl Acrylate Crosspolymer, Disodium EDTA, Sodium Hydroxide, Methylparaben, Propylparaben, Fragrance, Ethylparaben.
Bahan Aktif
Salicylic Acid
Salicylic Acid termasuk dalam golongan BHA (Beta Hydroxy Acid). Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diketahui mengenai Salicylic acid:
- Bersifat exfolliant, bekerja efektif baik di permukaan kulit maupun di dalam pori-pori.
- Mekanisme kerjanya tidak bergantung pada pH, berbeda dengan AHA yang memerlukan pH tertentu untuk bekerja optimal.
- Tidak menyebabkan photosensitivity atau kepekaan terhadap sinar matahari.
- Merupakan agen anti-inflamasi yang potensial, membantu meredakan peradangan pada kulit.
- Memiliki sifat oil-control, antibakteri, dan dianggap sebagai gold standard ingredient untuk mengatasi masalah kulit berminyak, rentan berjerawat (acne-prone), dan mudah komedo (comedogenic-prone).
- Untuk mengatasi jerawat yang membandel, Salicylic Acid dapat dikombinasikan dengan agen antibakteri lain seperti benzoyl peroxide atau azelaic acid.
- Konsentrasi 0,5-2% sudah cukup efektif dan aman untuk penggunaan sehari-hari.
- Konsentrasi 2% merupakan batas maksimum untuk produk skincare, sementara produk treatment bisa memiliki konsentrasi lebih tinggi.
Bahan Pelengkap
- Water: Basis utama dalam formulasi produk perawatan kulit.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer (membantu penyerapan bahan lain), dan humektan (menarik kelembapan). Berasal dari turunan minyak bumi.
- C12-15 Alkyl Benzonate: Merupakan emollient dengan tekstur ringan dan halus yang memudahkan formula diratakan. Sangat lembut di kulit dan mata, serta memiliki sifat antimikroba.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, pengemulsi, dan penambah kekentalan formula. Tidak menyebabkan kulit kering.
- Stearyl Alcohol: Memiliki fungsi yang serupa dengan cetyl alcohol.
- Stearic Acid: Emollient, pengemulsi, dan penambah kekentalan formula.
- Propylene Glycol Isostearate: Berfungsi sebagai emollient dan pengemulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet yang digunakan dengan konsentrasi maksimum 2%.
- Cyclopentasilocane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient dan pelumas, membantu formula mudah diratakan. Cepat menguap.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient dan pelumas. Memberikan efek filler sementara dan mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit bernapas.
- Glyceryl Stearate: Berfungsi sebagai emollient dan pengemulsi.
- Cyclohexasilicocane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient dan pelumas, memudahkan formula diratakan dan cepat menguap.
- PEG-100 Stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Sodium Isostearoyl Lactylate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Carbomer: Agen pembentuk gel yang menambah kekentalan formula dengan menciptakan tekstur seperti gel.
- Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Berfungsi menambah kekentalan formula.
- Disodium EDTA: Menetralisir ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
- Methylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
- Propylparaben: Pengawet dengan konsentrasi 0,19%.
- Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
- Ethylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan 0,4%.
Kesimpulan
- ✔️ Mengandung Gold Standard Ingredients yang efektif untuk mengatasi masalah kulit seperti: berminyak, rentan berjerawat, dan mudah komedo.
- ✔️ Kaya akan emollient, sehingga baik untuk menjaga kelembapan kulit kering.
- ✔️ Cocok digunakan baik pada pagi maupun malam hari.
- ❗ Tidak mengandung agen sunscreen, sehingga disarankan untuk menggunakan tabir surya secara terpisah jika digunakan di pagi hari.
- ❗ Mengandung bahan dengan potensi komedogenik level rendah hingga medium, yaitu:
- Cetyl alcohol (level 2)
- Stearyl alcohol (level 2)
- Stearic acid (level 3)
- PEG-100 stearate (level 1)
- Dimethicone (level 1)
Keterangan Level Potensi Komedogenik: Level 1 memiliki kesempatan kecil menyumbat pori, Level 2 memiliki kemungkinan menyumbat pori, dan Level 3 mungkin menyumbat pori.
- ❗ Tidak aman untuk fungal acne, karena mengandung bahan seperti: Stearic acid, Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate.
Sumber referensi: Incidekoder, Paula’s Choice Cosmetic Dictionary, HolisticHealthHerbalist.

