Home » Emina Aloe Vera Gel: Manfaat, Komposisi, dan Cara Pakai

Emina Aloe Vera Gel: Manfaat, Komposisi, dan Cara Pakai

Emina Aloe Vera Gel: Manfaat, Komposisi, dan Cara Pakai

Skincapedia.com – Emina Aloevera Gel hadir dalam kemasan yang lebih ringkas berukuran 60ml, menjadikannya pilihan yang sangat ramah untuk dibawa bepergian. Ukuran ini juga memungkinkan pengguna untuk lebih cepat mengganti produk jika menginginkan variasi.

Emina Aloevera Gel by elsafebrinapitri FD member

Klaim Produk:
Produk ini diklaim mengandung 92% ekstrak lidah buaya dan Quadruple Hydration System yang mampu melembapkan kulit dari luar hingga dalam. Diformulasikan dengan tekstur ringan, mudah meresap, dan tidak meninggalkan rasa lengket.


Penjelasan Ingredients Emina Aloevera Gel

Ingredients:

Aloe barbadensis leaf extract, pentylene glycol, aqua, carbomer, centella asiatica extract, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, camellia seinensis leaf extract, glycyrriza glabra (licorice) root extract, camomilla recutita (matricaria) flower extract, rosmarinus officinalis (rosemary) leaf extract, butylene glycol, allantoin, citric acid, sodium benzoate, phenoxyethanol, chlorphenesin, glyserin, peg-40 hydrogenated castor oil, trideceth-9, polysorbate-20, amino propanol, disodium edta, fragrance


Ada 9 Bahan Aktif

1). Aloe barbadensis leaf extract

Berbagai penelitian telah mengonfirmasi bahwa ekstrak lidah buaya memiliki kemampuan sebagai pelembap yang sangat baik dan memiliki sifat anti-inflamasi. Selain itu, ia juga membantu proses pemulihan luka, kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, serta beberapa senyawa antimikroba. Secara umum, ekstrak lidah buaya sangat bermanfaat bagi kulit.

Namun, perlu diketahui bahwa sebagian orang mungkin mengalami alergi terhadap lidah buaya. Hal ini dikarenakan lidah buaya mengandung zat alergen seperti aloin, yang dapat memicu iritasi berupa rasa panas, kemerahan, bengkak, dan gatal. Meskipun demikian, tingkat alergen pada lidah buaya tergolong rendah.

2.) centella asiatica extract

Dikenal juga sebagai cica, pegagan, gotu kola, tapak kaki kuda, atau tiger grass. Ekstrak ini mengandung senyawa aktif seperti asiaticoside, madecassoside, asiatic, dan madecassic acid (centelloside). Ekstrak cica mampu merangsang produksi kelembapan alami kulit, seperti glycosamino glycans dan hyaluronic acid. Ia juga membantu mempercepat penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Lebih lanjut, ekstrak cica memiliki kemampuan anti-inflamasi yang baik.

3). polygonum cuspidatum root extract,

Tanaman ini juga dikenal sebagai Japanesse Knotweed, merupakan herbal pengobatan tradisional Tiongkok. Salah satu kandungan utamanya adalah resveratrol, sejenis antioksidan kuat dari golongan polyphenolic. Senyawa ini mampu menghambat kerusakan DNA yang disebabkan oleh radikal bebas dan dapat mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit.

4). scutellaria baicalensis root extract,

Ekstrak akar Skullcap ini merupakan herbal tradisional Tiongkok. Mengandung Flavonoids seperti baicalin, baicalein, dan wogonin, yang memiliki potensi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.

5). camellia seinensis leaf extract.

Komponen utama dari teh hijau adalah polyphenol, terutama catechin. Senyawa ini memiliki kemampuan antioksidan, melindungi dari sinar UV, bersifat antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Ia dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang membantu perbaikan DNA. Selain itu, ekstrak teh hijau juga memiliki aktivitas antimikroba. Penggunaan 2% ekstrak teh hijau terbukti efektif mengatasi jerawat ringan hingga sedang.

6). glycyrriza glabra (licorice) root extract

Ekstrak akar manis ini populer sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Komponen utamanya adalah glabridin (agen pencerah kulit) dan glycyrrhizin (agen anti-inflamasi).

7). camomilla recutita (matricaria) flower extract,

Ekstrak bunga chamomile ini memiliki komponen utama bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing). Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Mengandung juga senyawa antioksidan seperti matricine, apigenin, dan liteolin.

8). rosmarinus officinalis (rosemary) leaf extract.

Komponen utamanya meliputi rosmarinic acid, flavonoids, phenolic acid, dan diterpenes. Bahan ini berkhasiat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial, serta memiliki sifat antibakteri, astringen, dan toning.

9). alantoin.

Senyawa ini berkhasiat menenangkan kulit yang mengalami iritasi dan sensitif, serta membantu proses pemulihan luka.

Ada 15 Bahan Pelengkap

  • pentylene glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, humektan, dan peningkat efektivitas pengawet.
  • aqua. Berfungsi sebagai pelarut utama.
  • carbomer. Berfungsi sebagai agen pengental untuk menciptakan tekstur gel pada produk.
  • butylene glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan. Tingkat keamanannya lebih baik dibandingkan propilen glikol.
  • citric acid. Berfungsi sebagai pengatur pH yang bersifat asam.
  • sodium benzoate. Berfungsi sebagai pengawet.
  • phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 2%.
  • chlorphenesin. Berfungsi sebagai pengawet.
  • glyserin. Berfungsi sebagai pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin-identical ingredient), dan humektan yang baik.
  • peg-40 hydrogenated castor oil. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • trideceth-9. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • polysorbate-20. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • amino propanol. Berfungsi sebagai pengatur pH yang bersifat basa.
  • disodium edta. Berfungsi sebagai agen pengkelat (chelating agent) yang menjaga kestabilan formula produk.
  • fragrance. Memberikan aroma pada produk.

Kesimpulan

✔️ Produk ini merupakan Aloevera Gel yang diperkaya dengan berbagai ekstrak tumbuhan, yang sebagian besar memiliki khasiat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin-soothing), dan antioksidan. Beberapa bahkan memiliki sifat antimikroba.

✔️ Ekstrak lidah buaya menempati urutan pertama dalam daftar bahan, menunjukkan konsentrasi yang signifikan.

✔️ Kandungan bahan aktifnya menjadikan produk ini cocok untuk merawat kulit yang berjerawat, iritasi, dan sensitif.
✔️ Sifat anti-inflamasi sangat penting karena inflamasi yang berkelanjutan dapat berdampak buruk pada kolagen kulit.

✔️ Tidak mengandung alkohol.
✔️ Bebas paraben.
✔️ Bebas minyak (oil-free) dengan formula yang tidak menyumbat pori-pori (non-comedogenic).

✔️ Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.
✔️ Ideal untuk semua jenis kulit, kecuali bagi yang sensitif terhadap pewangi (fragrance).

✔️ Mendapat rating tinggi di forum FD sebesar 4,4 bintang, dengan 88% pengguna menyatakan cocok menggunakan produk ini dari total 209 pengguna.

❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung peg-40 hydrogenated castor oil dan polysorbate 20. Pengguna dengan kondisi fungal acne disarankan untuk berhati-hati.

✔️ Harga produk sekitar Rp 28.000 untuk kemasan 60ml.

✔️ Anda dapat menemukan penawaran promo di Official store.

Artikel menarik Lainnya