Home » Kebiasaan Belanja Cerminan Kesehatan Finansial: Perspektif Psikologi

Kebiasaan Belanja Cerminan Kesehatan Finansial: Perspektif Psikologi

Skincapedia.com – Promo terbatas, diskon menggiurkan, hingga barang yang sedang viral kerap kali menjadi pemicu utama seseorang untuk melakukan pembelian. Namun, di balik setiap keputusan belanja yang diambil, tersimpan sebuah cerminan dari financial mindset atau pola pikir finansial seseorang.

Cara seseorang dalam mengelola setiap rupiah yang dimilikinya, mengatur alokasi pengeluaran, hingga bagaimana ia mengambil keputusan saat berhadapan dengan pilihan belanja, semuanya dapat memberikan gambaran jelas mengenai pandangan mereka terhadap uang.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Bank Marketing oleh Plessis, Jordan, dan Westhuizen, mengemukakan bahwa individu yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri dalam hal pengeluaran cenderung menikmati financial well-being atau kesejahteraan finansial yang lebih baik.

Untuk membantu Anda mengidentifikasi orang-orang yang memiliki pola pikir finansial yang sehat, perhatikanlah beberapa tanda yang tercermin dari kebiasaan belanja mereka berikut ini.

1. Tidak Mudah Terjebak Impulsivitas Akibat Diskon

Salah satu indikator kuat seseorang memiliki financial mindset yang sehat adalah ketidakmampuannya untuk terpengaruh secara impulsif oleh godaan diskon atau promo yang ditawarkan. Individu yang benar-benar memahami dan memprioritaskan kesehatan finansialnya akan mampu meneguhkan kontrol diri, terutama saat keinginan untuk berbelanja muncul.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal PLOS One menegaskan bahwa self-control atau pengendalian diri memainkan peran krusial dalam setiap pengambilan keputusan finansial yang dihadapi sehari-hari. Orang-orang yang memiliki tingkat pengendalian diri yang tinggi akan lebih mampu menghindari pembelian impulsif dan tidak mudah terbuai oleh iming-iming diskon.

Baca juga: Mengapa Introvert Cenderung Lebih Pendiam Saat Berkumpul

2. Lebih Fokus pada Nilai daripada Tren

Individu dengan pola pikir finansial yang sehat memiliki kesadaran mendalam akan nilai intrinsik dari suatu barang. Prioritas mereka lebih tertuju pada pembelian barang yang menawarkan manfaat jangka panjang, alih-alih sekadar mengikuti tren atau sesuatu yang sedang viral di media sosial.

Hasil penelitian dari UMSIDA menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti lingkungan sosial, perilaku konsumen, dan gaya hidup memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan belanja seseorang. Berada di lingkungan yang didominasi oleh orang-orang yang gemar berbelanja dan sering membagikan informasi diskon, dapat meningkatkan risiko seseorang untuk turut terpancing melakukan pembelian.

Sebaliknya, ketika seseorang secara aktif membangun gaya hidup yang lebih sederhana dan mampu menerapkan kontrol diri yang baik, maka perilaku konsumtifnya pun akan cenderung lebih terkendali.

3. Bisa Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Bagi banyak orang, membedakan antara apa yang benar-benar merupakan kebutuhan dan apa yang hanya sekadar keinginan bisa menjadi sebuah tantangan. Ketidakmampuan dalam memilah ini seringkali berujung pada kesulitan dalam mengatur prioritas pengeluaran.

Namun, individu yang memiliki pola pikir finansial sehat memiliki keunggulan dalam membedakan secara jelas antara sesuatu yang esensial dan mutlak dibutuhkan, dengan sesuatu yang hanya bersifat keinginan sesaat.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal PLOS One mengindikasikan bahwa orang-orang yang mahir dalam mengelola keuangan pribadi mereka mampu mengatur prioritas finansial dengan sangat baik. Kemampuan ini membuat mereka sadar akan perbedaan mendasar antara kebutuhan dan keinginan.

4. Memperhatikan Budget Sebelum Checkout

Keinginan untuk segera menyelesaikan pembelian barang impian di berbagai platform marketplace bukanlah suatu kesalahan. Akan tetapi, individu yang memiliki pola pikir finansial sehat akan senantiasa merencanakan keuangannya terlebih dahulu, termasuk menetapkan anggaran khusus untuk barang yang diinginkan. Hal ini memastikan pengelolaan keuangan yang bijak dan mencegah pemotongan tabungan secara sembarangan.

Dalam studi yang dipublikasikan di International Journal of Bank Marketing, disebutkan bahwa orang yang mampu mengontrol pengeluaran mereka secara efektif cenderung merasakan tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi. Sebaliknya, seseorang yang terbiasa berbelanja secara impulsif berisiko tinggi mengalami penyesalan di kemudian hari.

Demikianlah beberapa cara untuk mengenali individu yang memiliki financial mindset sehat, yang tercermin dari kebiasaan belanja mereka. Pada intinya, memiliki pola pikir yang sadar akan kondisi finansial bukan berarti harus senantiasa hidup berhemat secara ekstrem, melainkan tentang kemampuan untuk membuat keputusan yang bijak dalam setiap pengeluaran uang.

Artikel menarik Lainnya