Skincapedia.com – Memilih tabir surya yang tepat adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan dan penampilan kulit, terutama di tengah paparan sinar matahari yang terus-menerus. Natur Miracle Calming Sunscreen Cream hadir sebagai salah satu pilihan yang menarik perhatian, menawarkan kombinasi perlindungan dan perawatan kulit. Artikel ini akan mengupas tuntas kandungan di balik produk ini untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi para konsumen.
Natur Miracle Calming Sunscreen Cream dirancang sebagai moisturizer sunscreen cream yang memiliki formula ringan, cepat meresap, dan tidak meninggalkan rasa lengket atau berminyak di wajah. Keunggulan utamanya terletak pada kandungan bahan aktif yang berfokus pada hidrasi dan menenangkan kulit. Natural Hyaluronate bertugas menjaga kelembapan kulit, sementara Centella Asiatica hadir untuk membantu menyamarkan kemerahan akibat bekas jerawat serta merawat kekencangan kulit. Tidak ketinggalan, Witch Hazel turut berperan dalam menyamarkan dan mengecilkan tampilan pori-pori di wajah.
Produk ini ditawarkan dalam kemasan 25 gram dengan kisaran harga sekitar 100 ribu rupiah.
|
|
| Natur Miracle Calming Sunscreen Cream. Sumber Shopee |
Penjelasan Ingredients Natur Miracle Calming Sunscreen Cream
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Water, Ethylhexyl methoxycinnamate, Benzophenone-3, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Centella asiatica leaf extract, Cyclopentasiloxane, Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol, Cetearyl Alcohol, Glyceryl stearate, Hamamelis virginiana extract, Allantoin, C12-15 Alkyl Benzoate, Octocrylene, Aloe barbadensis extract, Phenoxyethanol, Stearic Acid, Decyl Glucoside, Cetyl Alcohol, Ceteareth-20, Imidazolidinyl Urea, Bisabolol, PEG-75 Stearate, Carbomer, Ceteareth-12, Cetyl Palmitate, Phenyl Trimethicone, Sodium Hyaluronate, Potassium Hydroxide, 1,2-Hexanediol, Niacinamide, Petrolatum, Acrylates Copolymer, Ceteth-20, Steareth-20, Panthenol, Tocopheryl Acetate, Biosaccharide Gum-4, BHT, Propylene Glycol, Tetrasodium EDTA, Xanthan Gum.
Bahan Aktif Unggulan
Centella asiatica leaf extract (Ekstrak Cica)
Dikenal luas sebagai ‘cica’, ekstrak ini kaya akan senyawa aktif seperti madecassoside yang terbukti membantu proses pemulihan luka dan stimulasi sintesis kolagen. Selain itu, asiaticoside memiliki peran sebagai agen anti-jerawat, anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba, serta mampu menstimulasi produksi kolagen. Madecassic acid berkontribusi dalam menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dan hyaluronic acid, yang secara signifikan meningkatkan tingkat kelembapan kulit.
Hamamelis virginiana extract (Witch Hazel)
Ekstrak ini memiliki sifat astringent dan oil control yang sangat baik. Manfaatnya meliputi meringkas dan mengencangkan pori-pori, membantu mengontrol produksi minyak berlebih, serta meredakan peradangan pada kulit.
Allantoin
Merupakan senyawa alami yang memiliki efek anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan mendukung proses penyembuhan luka pada kulit.
Aloe barbadensis extract (Lidah Buaya)
Dikenal sebagai pelembap yang sangat baik dan memiliki sifat anti-inflamasi berkat kandungan komponen seperti salisilat, polisakarida, magnesium laktat, dan c-glucosyl chromone. Lidah buaya juga mengandung senyawa antibakteri dan membantu proses regenerasi sel serta penyembuhan luka.
Bisabolol
Merupakan komponen utama dari bunga chamomile yang memiliki khasiat menenangkan kulit (skin soothing) dan anti-inflamasi. Sangat baik untuk merawat kulit yang mengalami iritasi dan sensitif.
Sodium Hyaluronate
Senyawa ini identik dengan komponen alami kulit dan memiliki kemampuan luar biasa untuk mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri. Manfaatnya adalah menjaga kelembapan dan elastisitas kulit, serta memperkuat fungsi skin barrier.
Niacinamide (Vitamin B3)
Bahan multifungsi ini dikenal sebagai agen pencerah kulit (skin brightening). Niacinamide juga memicu sintesis ceramide yang vital untuk kesehatan skin barrier, mengatur produksi sebum, bersifat anti-inflamasi, serta melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan bluelight.
Panthenol
Memiliki properti humektan atau pelembap. Panthenol mampu menstimulasi kulit untuk memproduksi lipid yang penting bagi skin barrier. Selain itu, ia juga bersifat skin soothing, anti-inflamasi, dan mendukung proses penyembuhan luka (wound healing).
Tocopheryl Acetate (Vitamin E)
Sebagai antioksidan, Vitamin E berperan penting dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Ia juga berfungsi sebagai pelembap kulit dan memberikan perlindungan terhadap paparan sinar UVB.
Komposisi Agen Sunscreen
Ethylhexyl methoxycinnamate
Ini adalah agen penyerap sinar UVB (UVB absorber) dari generasi lama. Meskipun tidak sepenuhnya photostable (kemampuannya berkurang sekitar 10% setelah 35 menit terpapar matahari), ia sangat populer karena memberikan hasil akhir yang cosmetically elegant dan mudah diratakan.
Benzophenone-3
Agen penyerap UVB lainnya yang cenderung stabil namun memberikan perlindungan yang lebih lemah. Oleh karena itu, ia sering dikombinasikan dengan agen sunscreen lainnya untuk meningkatkan efektivitas perlindungan.
Butyl Methoxydibenzoylmethane
Dikenal juga sebagai Avobenzone, bahan ini berfungsi sebagai filter UVA I dan UVA II. Namun, Avobenzone memiliki masalah stabilitas yang cukup signifikan, dengan penurunan efektivitas hingga 36% setelah satu jam terpapar sinar matahari langsung.
Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol
Dikenal dengan nama dagang Tinosorb M, ini adalah agen sunscreen generasi baru yang termasuk dalam kategori hybrid sunscreen. Artinya, ia dapat memantulkan sekaligus menyerap sinar UV. Tinosorb M menawarkan perlindungan spektrum luas (UVB dan UVA) dan sangat photostable. Namun, salah satu kekurangannya adalah potensi meninggalkan white-cast atau efek putih pada kulit.
Octocrylene
Termasuk dalam kategori sunscreen kimiawi, Octocrylene memberikan perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA II. Bahan ini cukup photostable (hanya berkurang sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian) dan memiliki kemampuan untuk menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone. Selain itu, Octocrylene juga dapat meningkatkan ketahanan formula terhadap air (water-resistant), sehingga perlindungan tidak mudah luntur oleh keringat.
Bahan Pelengkap Lainnya
- Water: Pelarut utama dalam formulasi.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient dan slip agent, memberikan sensasi halus pada kulit.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Glyceryl Stearate: Emulsifier dan emollient yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
- C12-15 Alkyl Benzoate: Berfungsi sebagai emollient untuk memudahkan perataan tekstur, sekaligus memiliki sifat antimikroba. Cukup lembut untuk kulit dan mata.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Stearic Acid: Asam lemak yang berperan sebagai emollient, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Decyl Glucoside: Emulsifier yang lembut.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Ceteareth-20: Emulsifier yang membantu menciptakan tekstur krim yang stabil.
- Imidazolidinyl Urea: Pengawet yang bekerja dengan melepaskan sejumlah kecil formaldehyn.
- PEG-75 Stearate: Emulsifier dan emollient yang berkontribusi pada tekstur produk.
- Carbomer: Pengental sintetis yang membantu mencapai kekentalan yang diinginkan.
- Ceteareth-12: Emulsifier.
- Cetyl Palmitate: Emollient berbasis minyak kelapa yang memberikan tekstur lembut.
- Phenyl Trimethicone: Silikon cair yang berfungsi sebagai emollient, memudahkan aplikasi, dan mengurangi rasa lengket.
- Potassium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut, humektan, dan peningkat efektivitas pengawet.
- Petrolatum: Petrolatum atau petroleum jelly berfungsi sebagai emollient dan oklusif yang sangat baik untuk mengunci kelembapan.
- Acrylates Copolymer: Agen pengental yang juga meningkatkan ketahanan formula terhadap air.
- Ceteth-20: Emulsifier.
- Steareth-20: Emulsifier.
- Biosaccharide Gum-4: Memberikan hidrasi dan perlindungan kulit dengan membentuk lapisan yang mencegah penetrasi polutan.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
- Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat yang menstabilkan formula dengan menetralkan ion logam.
- Xanthan Gum: Pengental alami yang memberikan tekstur pada produk.
Kesimpulan Ulasan
Natur Miracle Calming Sunscreen Cream dapat dikategorikan sebagai hybrid sunscreen karena menggabungkan beberapa jenis agen sunscreen, termasuk yang bersifat hybrid. Produk ini menawarkan perlindungan SPF 32, namun detail mengenai tingkat perlindungan PA-nya tidak tercantum secara spesifik. Perlindungan terhadap sinar UVA berasal dari kombinasi Tinosorb S dan Octocrylene.
Formulasi produk ini diperkaya dengan sembilan bahan aktif yang berfokus pada fungsi menenangkan (skin soothing) dan menghidrasi kulit (skin hydrating). Keunggulan lainnya adalah formula ini bebas alkohol, paraben, pewangi (fragrance), dan minyak (oil-free).
Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini memiliki potensi komedogenik yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh kombinasi beberapa bahan seperti Cetearyl alcohol, Stearic acid, Cetyl alcohol, Ceteareth-20, dan Steareth-2. Khususnya, kombinasi cetearyl alcohol dan ceteareth-20 dalam satu formula dapat meningkatkan peringkat komedogeniknya menjadi 4 (tinggi).
Selain itu, produk ini tidak sepenuhnya aman untuk penderita fungal acne karena mengandung bahan seperti stearic acid, cetyl palmitate, glyseryl stearate, dan peg-75 stearate yang diketahui dapat memicu pertumbuhan jamur. Meskipun demikian, produk ini diklaim ramah untuk kulit sensitif dan kulit remaja, serta telah teruji secara dermatologis dan memiliki sertifikasi halal.

