Home » Nuface Cover Me Sun Shield Biru: Ingredients SPF 30 PA+++ Lengkap!

Nuface Cover Me Sun Shield Biru: Ingredients SPF 30 PA+++ Lengkap!

Nuface Cover Me Sun Shield Biru: Ingredients SPF 30 PA+++ Lengkap!

Skincapedia.com – Nuface Cover Me Sun Shield SPF 30 PA+++ varian biru hadir sebagai solusi perlindungan kulit dari paparan sinar UV dan blue light yang semakin intens. Produk ini diklaim menawarkan tekstur ringan dan cepat meresap, didukung oleh formulasi yang diperkaya dengan ekstrak alami untuk menjaga kelembapan dan nutrisi kulit.

Sunscreen ini dirancang untuk memberikan perlindungan optimal, baik saat beraktivitas di dalam maupun luar ruangan. Dengan SPF 30 PA+++, produk ini mampu menangkal radiasi sinar UVA, UVB, serta blue light yang dipancarkan oleh perangkat digital.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Nuface Cover Me Sun Shield disarankan digunakan sebagai langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit pagi hari, setelah membersihkan wajah, menggunakan toner, serum, dan pelembap. Aplikasikan produk ini 15-30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Dosis yang dianjurkan adalah sebanyak dua ruas jari, diratakan ke seluruh wajah dan leher. Pemakaian ulang disarankan setiap 4-5 jam sekali, terutama jika terpapar sinar matahari langsung atau berkeringat.

Nuface Sunscreen Biru. Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients Nuface Sunscreen Biru

Ingredients List:

Aqua, propanediol, ethylhexyl methoxycinnamte, butylmethoxydibenzoylmethane, niacinamide, ammonium acryloyldimethyl taurate/vp Copolymer, silica, glyserine, phenoxyethanol, butylene Glycol, octocrylene, allantoin, disodium EDTA, tocopheryl acetate, lecithin, Propylene Glycol, punica Granatum (pomegranate) fruit extract, honey extract, Aloe barbadensis leaf extract, Chamelia sinensis leaf extract, ethanol, chamomilla Recutita flower extract, Tris (tetramethylhydroxypioeridinol) citrate, sodium benzoate, DMDM Hydantoin, methylparaben, citric acid, ethylparaben.

Key Ingredients

Niacinamide

Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki peran multifungsi. Senyawa ini efektif mencerahkan kulit dengan menghambat transfer melanosom ke keratinosit. Selain itu, niacinamide juga dikenal karena sifat anti-inflamasi dan kemampuannya mengatur produksi sebum, menjadikannya bahan yang sangat baik untuk kulit berjerawat (acne-prone). Lebih lanjut, niacinamide turut memperkuat pertahanan kulit terhadap paparan radiasi UV dan blue light.

Allantoin

Merupakan senyawa alami yang memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing). Allantoin juga berperan dalam mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.

Tocopheryl Acetate

Dikenal sebagai Vitamin E, tocopheryl acetate berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa ini juga memiliki sifat melembapkan kulit (skin moisturizing) dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Punica Granatum (Pomegranate) Fruit Extract

Ekstrak buah delima kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif seperti cathechin, quercetin, dan kaempherol. Kandungan ini memberikan perlindungan foto (foto-protektif) terhadap efek buruk paparan sinar UVB.

Honey Extract

Ekstrak madu memiliki manfaat melembapkan, anti-inflamasi, dan antioksidan. Sifat antibakteri dan anti-funginya menjadikan bahan ini cocok untuk kulit kering, kulit berjerawat meradang, dan fungal acne.

Aloe Barbadensis Leaf Extract

Ekstrak lidah buaya terkenal dengan kemampuannya melembapkan, menenangkan, dan meredakan peradangan pada kulit. Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral di dalamnya juga menutrisi kulit serta mendukung proses penyembuhan luka.

Chamelia Sinensis Leaf Extract

Komponen utama dari ekstrak teh hijau adalah polifenol, khususnya catechin. Senyawa ini memiliki kemampuan antioksidan, memberikan perlindungan terhadap UV (UV protectant), bersifat anti-karsinogenik, dan anti-inflamasi. Catechin mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang membantu perbaikan DNA.

Chamomilla Recutita Flower Extract

Ekstrak German Chamomile mengandung senyawa aktif bisabolol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Bahan ini sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Ekstrak ini juga diperkaya dengan senyawa antioksidan.

Agen Sunscreen

Ethylhexyl Methoxycinnamte

Merupakan agen sunscreen kimiawi yang berfungsi sebagai penyerap sinar UVB (UVB absorber). Senyawa ini memiliki tekstur ringan dan mudah diformulasikan. Namun, perlu dicatat bahwa senyawa ini tidak sepenuhnya foto stabil, nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.

Butylmethoxydibenzoylmethane

Dikenal juga sebagai Avobenzone, senyawa ini adalah agen sunscreen generasi lama yang banyak digunakan secara global. Avobenzone efektif menyerap sinar UVA I dan UVA II. Kelemahannya adalah tidak foto stabil, di mana perlindungannya dapat berkurang hingga 36% setelah terpapar sinar matahari langsung selama satu jam.

Octocrylene

Agen ini memberikan perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA II. Octocrylene tergolong cukup foto stabil, dengan penurunan perlindungan hanya sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil, seperti Avobenzone, serta meningkatkan efek tahan air (water-resistant) agar perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan. Berasal dari gula jagung, propanediol menjadi alternatif alami dari propilen glikol.
  • Ammonium Acryloyldimethyl Taurate/VP Copolymer: Pengental sintetis yang membantu menciptakan formula bertekstur gel.
  • Silica: Mineral pengental yang tidak hanya menambah kekentalan formula, tetapi juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil absorbent).
  • Glycerine: Pelarut, komponen yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang efektif.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralkan ion logam, sehingga mencegah gangguan pada kestabilan formula.
  • Lecithin: Pengemulsi dan emolien yang berasal dari bahan alami.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Ethanol: Pelarut yang sangat baik, membantu penyerapan formula (penetration enhancer), meringankan formula yang berat, serta memiliki efek kontrol minyak dan astringen yang kuat, serta bersifat antimikroba.
  • Tris (tetramethylhydroxypiperidinol) Citrate: Penyerap UV yang melindungi formula dari degradasi akibat paparan cahaya.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • DMDM Hydantoin: Pengawet yang melepaskan formaldehida.
  • Methylparaben: Pengawet.
  • Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Ethylparaben: Pengawet.

Kesimpulan

✔️ Nuface Cover Me Sun Shield (Biru) merupakan sunscreen kimiawi 100% yang dilengkapi dengan tiga agen sunscreen utama. Produk ini menawarkan perlindungan SPF 30, yang mampu melindungi kulit dari sinar UVB hingga 97%, dan PA+++, yang memberikan perlindungan terhadap sinar UVA 8-16 kali lebih lama dibandingkan tanpa penggunaan sunscreen.

✔️ Tekstur produk ini diklaim ringan, menyerupai watery cream.

Tekstur Nuface Sunscreen Biru terlihat ringan seperti watery cream.

SPF 30 PA+++ Cukup untuk Berapa Jam?

Durasi perlindungan sunscreen sangat bergantung pada aktivitas. Untuk penggunaan di luar ruangan, disarankan untuk melakukan aplikasi ulang (reapply) setiap 2 jam atau lebih. Mengingat beberapa agen sunscreen dalam formula ini kurang stabil dan dapat berkurang efektivitasnya hingga 10-30% setelah terpapar sinar matahari langsung, aplikasi ulang menjadi krusial. Sementara itu, untuk aktivitas di dalam ruangan yang tidak melibatkan paparan sinar matahari langsung atau keringat berlebih, reapply mungkin tidak terlalu mendesak. Penting untuk dipahami bahwa agen sunscreen dapat “rusak” atau berkurang efektivitasnya akibat paparan sinar matahari langsung, bukan semata-mata karena berjalannya waktu.

✔️ Produk ini diperkaya dengan 8 bahan utama (key ingredients) yang berkontribusi dalam merawat kesehatan kulit, memberikan nutrisi, efek menenangkan, serta perlindungan antioksidan.

✔️ Memberikan hasil akhir yang dewy.

✔️ Bebas pewangi (no fragrance).

✔️ Bebas silikon (no silicone).

Pertanyaan: Apakah silica itu sama dengan silicone?

Jawaban: Perbedaan silica dan silicone dapat dianalogikan seperti tomat dan saus tomat. Tomat bukanlah saus tomat, namun saus tomat terbuat dari tomat. Demikian pula, silica bukanlah silicone, namun silicone berasal dari silica. Jadi, keduanya berbeda.

✔️ Formula bebas minyak (oil-free) dan non-komedogenik.

❗ Mengandung alkohol (ethanol) yang berada di urutan ke-21 dalam daftar bahan. Pengguna dengan kulit sensitif, kering, atau yang menghindari alkohol disarankan untuk melakukan uji tempel (test patch) terlebih dahulu.

❗ Tidak sepenuhnya ramah untuk fungal acne karena mengandung lecithin. Meskipun demikian, beberapa produk yang diklaim fungal acne-friendly tetap menggunakan lecithin dengan alasan kandungan asam lemaknya tidak sebanyak dalam minyak, sehingga masih dapat ditoleransi oleh sebagian penderita fungal acne. Namun, untuk berjaga-jaga atau bagi yang sangat sensitif terhadap pemicu fungal acne, disarankan untuk berhati-hati.

❗ Mengandung paraben. Bagi yang menghindari paraben, disarankan untuk melakukan uji tempel atau mencari alternatif produk lain. Perlu dicatat bahwa methyl dan ethyl paraben termasuk jenis paraben yang lebih ringan dibandingkan propyl dan butylparaben. Dalam skala EWG (Environmental Working Group), methyl dan ethyl paraben memiliki bendera oranye, sementara propyl dan butylparaben memiliki bendera merah.

✔️ Perkiraan harga produk ini adalah Rp 27.000 untuk kemasan 50ml.

Harga yang sangat terjangkau untuk ukuran kemasan yang cukup banyak.

Review Pengguna

Berikut adalah beberapa ulasan produk Nuface Sunscreen biru dari pengguna di female daily, yang dapat memberikan gambaran singkat mengenai tekstur dan sensasi saat menggunakan sunscreen ini:

Mscony (tipe kulit Oily): “Dari segi tekstur terlihat seperti cream, tapi saat dioles ternyata lebih ke arah watery texture seperti klaimnya. Tidak berbau dan tidak meninggalkan whitecast di kulit. Butuh beberapa waktu sampai benar” menyerap tapi tidak lama. Karena lebih sering di indoor, jadi pakai yg spf 30 sudah cukup untukku. Di kulitku ini aman, tidak menimbulkan jerawat, dan lumayan kontrol minyak. Dari segi harga juga murah utk ukuran 50ml.”
Bunga_Pasadena (tipe kulit normal): “Sunscreen ini cocok untuk yang kulitnya dry karena menurutku dia lembab banget. Di kulitku yang normal to dry ga bikin breakout masih aman-aman aja. Cuma di T zone jadi sedikit berminyak. Aku kasih bintang 3, karena sayangnya waktu udah lama make di mukaku jadi keliatan kusem, tapi kalo untuk base make up masih oke. Recommend buat aktivitas indoor, meskipun di aku buat outdoor juga masih aman, tapi buat yang kulitnya gampang sunburn mungkin bisa coba yg spf nya lebih tinggi.”
AnyaKusuma (tipe kulit Oily): “Sunscreen murah meriah, isinya banyak, gak whitecast pula. Bingung aku sama sunscreen ini, soalnya harganya termasuk murah untuk isi yang lumayan banyak. Sunscreen ini cocok buat di rumah aja, karena SPF nya 30. Sama sekali gak ada whitecast, pas di blend ringan banget. Cepat menyerap dan gak bikin wajah ekstra berminyak buat teman-teman yang punya skin type oily skin. Sangat aku rekomendasikan banget untuk coba. Pasti akan repurchase!!”
Nurbaetihh (tipe kulit Combination): “Aku pakai ini bener bener enak bangett dan udah jadi sunscreen rutin aku, ga makan tempat untuk aku yang suka bepergian ini cocok bangett, ga whitecast dan ngelembapinn dong di mukaa ku, pokoknya aku suka ini, dan harga menurutku masih masuk di kantong.”
Ni_Sa (tipe kulit Oily): “Teksturnya ringan, gampang diblend, dan cepat meresap. Cuma ini rasanya pengap banget kalau pakainya sambil ditimpa bedak, kalau ga ditimpa bedak ya bakal berminyak dikit ni wajah. Selain itu, lama-lama juga bikin wajah terasa kaku, terutama di bagian dekat hidung, dan bikin jerawatan kecil-kecil. Itu semua masih kumaklumi. Hingga dua bulan pemakaian, aku ga pakai lagi. Aku stop karena bikin jerawat kecil di kelopak mata dan susah nyembuhin jerawat di mata itu. Jadi, ga recommended.”

Artikel menarik Lainnya