Skincapedia.com – Nuface Nu Glow Liquid Acne Prone Care Facial Wash Gel hadir sebagai solusi pembersih wajah yang diformulasikan secara spesifik untuk menjawab kebutuhan kulit yang rentan berjerawat.
Produk ini dirancang tidak hanya untuk membersihkan kotoran dan minyak dari permukaan kulit, tetapi juga secara aktif merawat kondisi kulit berjerawat. Manfaat utamanya mencakup pembersihan mendalam, penanganan masalah jerawat, pencerahan kulit, efek menenangkan pada kulit yang meradang, serta menjaga kelembapan alami kulit.
Penggunaannya sangat mudah. Cukup basahi wajah, aplikasikan Nuface Nu Glow Facial Wash pada wajah dan leher, lalu pijat lembut dengan gerakan memutar. Bilas hingga bersih dan keringkan menggunakan handuk bersih untuk hasil optimal.
|
|
| Nuface Nu Glow Acne Facial Wash. Shopee |
Penjelasan Ingredients Nuface Nu Glow Acne Care Facial Wash
Ingredients:
Aqua, Sodium Laureth Sulfate, Glycerin, Cocamidopropyl Betaine, Sodium Chloride, PEG-120 Methyl Glucose Dioleate, Perfume, Phenoxyethanol, Allantoin, Disodium EDTA, Niacinamide, Sodium Metabisulfite, Propanediol, Propylene Glycol, Sodium Benzoate, PEG-8, Melia Azadirachta (Neem) Leaf Extract, Salicylic Acid, Centella Asiatica Leaf Extract, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, Fomes Officinalis Extract, Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate, Sodium Hydroxide, DMDM Hydantoin, Citric Acid, Potassium Sorbate, Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil.
Key Ingredients
Allantoin.
Senyawa natural yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan luar biasa dalam menenangkan kulit (skin soothing), meredakan peradangan (anti-inflamasi), serta membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
Niacinamide.
Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki beragam manfaat multifaset. Ia efektif mencerahkan kulit, bertindak sebagai antioksidan kuat, membantu sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jerawat. Lebih jauh lagi, Niacinamide dapat melindungi kulit dari dampak negatif radiasi UV dan blue light dengan memperkuat mekanisme pertahanan alami kulit.
Melia Azadirachta (Neem) Leaf Extract.
Ekstrak daun neem, yang populer dalam pengobatan herbal Ayurveda India, kaya akan antioksidan, antiseptik, antibakteri, anti-inflamasi, dan anti-jerawat. Senyawa ini juga turut berperan dalam proses pemulihan luka pada kulit.
Salicylic Acid.
Sebagai anggota golongan BHA (Beta Hydroxy Acid), Salicylic Acid adalah asam organik yang memiliki kemampuan eksfoliasi unggul. Ia mampu menembus lapisan kulit untuk membersihkan pori-pori dari dalam. Sifat keratolitiknya mengikis sel kulit mati dan keratin yang menumpuk. Selain itu, Salicylic Acid juga memiliki khasiat antibakteri, anti-inflamasi, dan mengontrol minyak berlebih. Ini menjadikannya bahan standar emas dalam penanganan masalah kulit seperti komedo, jerawat, peradangan, dan kulit berminyak.
Centella Asiatica Leaf Extract.
Mengandung senyawa aktif seperti madecasoside, asiaticoside, asiatic acid, dan madecassic acid, ekstrak Centella Asiatica sangat baik untuk menenangkan kulit yang iritasi, sensitif, dan rentan breakout. Ia juga membantu melembapkan, menutrisi, serta memiliki properti penyembuhan luka.
Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract.
Berbagai penelitian telah mengkonfirmasi bahwa ekstrak lidah buaya (aloe vera) adalah pelembap yang sangat baik (great moisturizer) dan memiliki sifat anti-inflamasi. Ia juga mendukung proses pemulihan luka. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan di dalamnya menutrisi, menenangkan, melembapkan, dan melindungi kulit, serta beberapa senyawanya bersifat antimikroba.
Fomes Officinalis Extract.
Dikenal juga sebagai agarikon, ekstrak ini memiliki properti astringent yang potensial. Uji klinis menunjukkan bahwa penggunaan 3% agarikon mampu menyamarkan ukuran pori hingga 54%. Bahan ini sangat populer untuk produk yang ditujukan bagi kulit berminyak dan berjerawat karena kemampuannya mengontrol minyak tanpa menyebabkan kulit menjadi kering.
Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil.
Minyak biji safflower berfungsi sebagai antioksidan dan emolien. Kaya akan asam lemak esensial, minyak ini sangat baik untuk menjaga kesehatan skin barrier dan melembapkan kulit, menjadikannya pilihan tepat untuk merawat kulit kering.
Olea Europaea (Olive) Fruit Oil.
Minyak zaitun sangat bermanfaat untuk merawat kulit kering berkat kandungan oleic acid yang tinggi. Selain itu, minyak ini juga mengandung antioksidan dan vitamin E yang melindungi, menutrisi, serta menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
Agen Surfaktan
Sodium Laureth Sulfate.
Dikenal sebagai SLES, ini adalah jenis surfaktan anionik yang sedikit lebih lembut dibandingkan SLS. SLES menghasilkan busa yang melimpah dan memiliki daya pembersihan yang baik. Namun, efektivitasnya dalam membersihkan terkadang dapat menghilangkan minyak dan kelembapan alami kulit, meninggalkan sensasi kering atau tertarik. Efek ini dapat diminimalkan dengan mengombinasikannya dengan surfaktan lain yang lebih lembut, atau dengan menambahkan bahan aktif yang bersifat melembapkan dan menenangkan.
Cocamidopropyl Betaine.
Surfaktan amfoterik ini berfungsi sebagai peningkat busa (foam booster) dan agen pembersih yang lembut dengan tingkat iritasi rendah. Cocamidopropyl Betaine juga berkontribusi dalam menciptakan formula pembersih dengan pH rendah dan bersifat biodegradable serta ramah lingkungan.
PEG-120 Methyl Glucose Dioleate.
Termasuk dalam kategori surfaktan ringan, bahan ini juga berperan dalam mengentalkan formula produk. Ia bersifat non-iritan dan membantu melindungi kulit agar tidak terasa kering akibat efek surfaktan lainnya.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Pelarut utama.
- Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang menarik kelembapan.
- Sodium Chloride: Pengental ionik yang membantu meningkatkan kekentalan formula.
- Perfume: Memberikan aroma pada produk.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam, mencegah gangguan pada kestabilan formula.
- Sodium Metabisulfite: Pengawet tambahan.
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- PEG-8: Pelarut dan pengemulsi.
- Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate: Agen antistatik dan kondisioner kulit.
- Sodium Hydroxide: Penyesuai pH yang bersifat basa.
- DMDM Hydantoin: Pengawet.
- Citric Acid: Penyesuai pH yang bersifat asam.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
Kesimpulan
✔️ Nu Glow Acne Facial Wash merupakan produk dengan formula non-soap yang menggunakan kombinasi tiga agen surfaktan. Perpaduan satu surfaktan kuat dengan dua surfaktan lembut menghasilkan daya pembersihan yang efektif namun tetap bersahabat bagi kulit, tidak terlalu keras.
✔️ Produk ini diperkaya dengan sembilan bahan kunci yang secara aktif membantu merawat kulit berminyak dan berjerawat.
✔️ Bahan-bahan unggulan untuk kulit berjerawat dan berminyak meliputi Salicylic Acid dan Fomes Officinalis.
✔️ Allantoin, Niacinamide, Centella Asiatica, Neem, dan Aloe Vera bekerja sinergis sebagai agen anti-inflamasi dan antioksidan.
✔️ Sunflower Oil dan Olive Oil turut hadir untuk menjaga dan memelihara kelembapan kulit.
✔️ Produk ini bebas alkohol dan paraben.
✔️ pH seimbang, didukung oleh kehadiran Citric Acid.
❗ Meskipun mengandung SLES yang terkadang dikaitkan dengan sensasi kulit kering atau tertarik setelah penggunaan, efek ini dapat diminimalkan berkat keberadaan bahan emolien, penenang kulit (skin soothing), dan kondisioner kulit (skin conditioner) dalam formulasi. Penggunaan hydrating toner atau pelembap setelah mencuci muka juga dapat membantu mengatasi potensi ini.
✔️ Dapat dibeli di Shopee dengan harga terjangkau, sekitar Rp24.000.

