Home » Pond’s Cleansing Balm: Ingredients Rahasia Makeup Remover

Pond’s Cleansing Balm: Ingredients Rahasia Makeup Remover

Pond's Cleansing Balm: Ingredients Rahasia Makeup Remover

Skincapedia.com – Pond’s Cleansing Balm hadir sebagai solusi efektif untuk menghapus riasan wajah, bahkan yang paling membandel sekalipun, tanpa perlu menggosok berulang kali.

Produk ini dirancang untuk memberikan pengalaman membersihkan wajah yang praktis dan nyaman. Cukup aplikasikan balm pada wajah, ratakan, dan pijat lembut. Balm akan bertransformasi menjadi minyak sutra yang mampu mengangkat makeup serta kotoran secara mendalam.

Sentuhan sedikit air akan mengubah tekstur balm menjadi seperti susu, memungkinkan Anda untuk melanjutkan pijatan lembut hingga seluruh sisa makeup terangkat sempurna. Setelah itu, bilas wajah hingga bersih dan keringkan dengan tepukan lembut menggunakan handuk untuk mendapatkan kulit yang bersih, lembap, dan ternutrisi.

Diformulasikan dengan 100% Ekstrak Mawar Prancis Organik, cleansing balm ini tidak hanya membersihkan, tetapi juga menutrisi dan melembapkan kulit wajah. Manfaatnya juga meluas untuk membantu meredakan kemerahan dan iritasi pada kulit, serta bebas dari kandungan mineral oil.

Pond’s Cleansing Balm Make up remover. Sumber: shopee

Pond’s Cleansing Balm direkomendasikan sebagai langkah pertama dalam rutinitas Double Cleansing Anda, diikuti dengan pembersih wajah.

  • Langkah 1: Pond’s Cleansing Balm (sebagai penghapus makeup).
  • Langkah 2: Pond’s White Beauty Facial Foam (sebagai pembersih wajah lanjutan).

Cek harga produk ini berkisar di angka 85 ribu rupiah untuk kemasan 44ml.

Analisis Mendalam Komposisi Pond’s Cleansing Balm

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Ethylhexyl Palmitate, Cetyl Ethylhexylhexanoate, Peg-20 Glyceryl Triisostearate, Polyethylene, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Butter, Ozokerite, Polysorbate 80, Glyceryl Stearate, Peg-100 Stearate, Caprylic/Capric Triglyceride, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Ricinus Communis (Castor) Seed Oil, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Hydroxystearic Acid, Prunus Armeniaca (Apricot) Kernel Oil, Tocopheryl Acetate, Octyldodecaanol, Rosa Damascena Flower Water, Echium Plantagineum Seed Oil, Cardiospermum Halicacabum Flower/Leaf/Vine Extract, Tocopherol, Phytosteryl/Octylcodecyl Lauroyl Glutamate, Perfume, Citric Acid, Benzotriazoyl Dodecyl P-Cresol, Potassium Sorbate.

Bahan Aktif Unggulan dan Manfaatnya:

Butyrospermum Parkii (Shea) Butter.

Lemak alami yang berasal dari pohon kacang Afrika ini kaya akan asam lemak. Fungsinya sebagai pelembap alami yang efektif, memiliki sifat anti-inflamasi, serta berperan penting dalam menjaga kesehatan skin barrier.

Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Butter.

Kandungan antioksidan tinggi dalam cocoa butter efektif melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan paparan sinar UV. Selain itu, ia juga memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil.

Minyak almond manis kaya akan asam oleat (55-86%) dan asam linoleat (7-38%), serta vitamin E dan B. Memberikan efek menghaluskan, melembutkan, dan melembapkan, sangat cocok untuk perawatan kulit kering.

Ricinus Communis (Castor) Seed Oil.

Minyak jarak merupakan sumber asam lemak yang sangat baik untuk menutrisi kulit. Senyawa ricinoleic acid di dalamnya memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil.

Kandungan asam linoleat yang tinggi dalam minyak bunga matahari berfungsi sebagai agen anti-inflamasi. Minyak ini juga membantu kulit dalam sintesis lipid dan ceramide, yang penting untuk memperbaiki dan memperkuat skin barrier.

Prunus Armeniaca (Apricot) Kernel Oil.

Minyak dari biji aprikot mengandung vitamin C dan E, serta asam lemak omega 6 dan 9. Manfaatnya meliputi nutrisi, hidrasi, dan perlindungan terhadap skin barrier.

Tocopheryl Acetate.

Merupakan bentuk dari Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan, pelembap kulit, dan pelindung dari efek buruk sinar UVB.

Rosa Damascena Flower Water.

Dikenal sebagai air mawar atau rose hydrosol, bahan ini memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, melembapkan, astringen, serta menenangkan dan merelaksasi kulit.

Echium Plantagineum Seed Oil

Kaya akan asam lemak dan fosfolipid, minyak dari biji echium ini sangat baik untuk menutrisi dan melindungi integritas skin barrier.

Cardiospermum Halicacabum Flower/Leaf/Vine Extract.

Ekstrak dari tanaman balloon plant ini mengandung antioksidan, fitosterol, dan triterpen. Fungsinya sebagai agen anti-inflamasi yang efektif mengurangi kemerahan, gatal, dan reaksi alergi pada kulit.

Tocopherol.

Bentuk murni dari Vitamin E, berfungsi sebagai antioksidan kuat, pelembap kulit, dan pelindung terhadap dampak negatif sinar UVB.

Peran Agen Surfaktan dalam Formula

Peg-20 Glyceryl Triisostearate.

Bahan ini bertindak sebagai surfaktan ringan yang efektif (sebuah water-rinsable oil cleanser) sekaligus emollient.
Menurut informasi dari produsennya:
Peg-20 Glyceryl Triisostearate mampu menciptakan microemulsion facial cleansers yang lembut di kulit dan mudah dibilas tanpa meninggalkan residu. Kemampuannya menyatukan air, minyak, dan surfaktan menjadikannya pilihan ideal untuk pembersih wajah yang gentle.

Komponen Pendukung dalam Formulasi


  • Ethylhexyl Palmitate
    . Berfungsi sebagai emollient yang memudahkan formula untuk diratakan pada kulit.
  • Cetyl Ethylhexylhexanoate. Bertindak sebagai emollient dan peningkat kondisi kulit (skin conditioner), sekaligus menambah kekentalan formula.
  • Polyethylene. Merupakan agen pengental dalam formulasi. Berbentuk white-wax yang berfungsi memadatkan formula water-free dan memberikan tekstur balm yang kokoh. Meskipun merupakan bahan dasar plastik, polyethylene dianggap aman dalam kosmetik karena ukuran molekulnya yang besar sehingga tidak terserap kulit. Namun, perlu dicatat bahwa bahan ini tidak biodegradable dan kurang ramah lingkungan.
  • Ozokerite. Berupa hydrocarbon wax yang berfungsi menambah kekentalan formula dan juga sebagai penstabil emulsi.
  • Polysorbate 80. Berperan sebagai agen pengemulsi.
  • Glyceryl Stearate. Berfungsi sebagai pengemulsi dan emollient.
  • Peg-100 Stearate. Juga berfungsi sebagai pengemulsi dan emollient.
  • Caprylic/Capric Triglyceride. Merupakan emollient berbahan dasar minyak kelapa dan gliserin. Teksturnya ringan, mudah diformulasikan, dan dapat ditoleransi oleh semua jenis kulit.
  • Hydroxystearic Acid. Memiliki struktur serupa dengan stearic acid. Berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan bertindak sebagai penstabil emulsi.
  • Octyldodecanol. Merupakan emollient berbentuk minyak yang membantu tekstur produk mudah diratakan, memberikan efek lembut dan halus pada kulit.
  • Phytosteryl/Octylcodecyl Lauroyl Glutamate. Bahan hibrida yang menggabungkan komponen alami dan sintetis, terdiri dari asam amino, sterol, dan octcodecyl. Berfungsi sebagai emollient, skin conditioner, dan membantu menenangkan kulit yang teriritasi.
  • Perfume, sebagai pewangi.
  • Citric Acid. Berfungsi sebagai pengatur pH formula yang bersifat asam.
  • Benzotriazoyl Dodecyl P-Cresol. Merupakan penyerap UVB yang melindungi formula dari degradasi akibat paparan cahaya.
  • Potassium Sorbate. Berfungsi sebagai pengawet.

Kesimpulan Tinjauan Produk

✔️Pada dasarnya, cara kerja Cleansing Balm dan Oil Cleansing Method (OCM) serupa: keduanya bersifat lipofilik, yang berarti mampu melarutkan minyak. Minyak ini kemudian akan mengangkat sisa makeup, produk skincare berbasis minyak, serta kotoran yang menempel pada kulit, yang kemudian teremulsi bersama.

✔️Sebagian besar bahan aktif dalam Pond’s Cleansing Balm adalah minyak atau turunan minyak yang bermanfaat untuk menutrisi, melembapkan, dan melindungi kulit, sekaligus efektif mengangkat minyak, sisa makeup, dan kotoran.

Ilustrasi cara kerja minyak dalam mengangkat makeup dan kotoran dari kulit.

✔️Keunggulan pembersih berbasis minyak adalah kemampuannya mengangkat sisa makeup secara efektif tanpa mengganggu lapisan pelindung alami kulit (skin barrier).

✔️Ditambah lagi, produk ini diperkaya dengan agen surfaktan yang gentle namun efektif, yaitu Peg-20 Glyceryl Triisostearate, sebuah water-rinsable oil cleanser yang mudah dibilas dengan air. 👍

✔️Meskipun demikian, penggunaan facial wash setelahnya tetap disarankan untuk memastikan sisa cleansing balm dan minyak terangkat sepenuhnya.

✔️Produk ini bebas dari alkohol, paraben, silikon, dan mineral oil.

❗Perlu dicatat, produk ini mungkin tidak sepenuhnya aman untuk penderita fungal acne karena kandungan minyaknya yang cukup beragam. Namun, karena produk ini dibilas, potensi masalah tersebut bisa diminimalisir. ✔️

 

Artikel menarik Lainnya