Skincapedia.com – Memiliki kulit cerah merata dan tampak lebih muda seringkali menjadi dambaan banyak orang. Berbagai produk perawatan kulit hadir dengan klaim untuk mewujudkan impian tersebut. Salah satunya adalah RtopR Mango Whitening Cream, sebuah produk yang menjanjikan efek mencerahkan dan meremajakan kulit.
Produk ini diklaim memiliki faktor pemutih yang mampu membentuk lapisan film putih pada permukaan kulit, sehingga secara efektif mencerahkan dan memutihkan kulit. Teksturnya yang mudah menyebar, lembut, dan melembapkan diklaim mudah diserap oleh kulit. Lebih lanjut, krim ini diklaim mampu memutihkan dan meremajakan kulit, menyamarkan noda hitam, serta menjadikan kulit halus, lembut, putih, kenyal, bercahaya, dan tembus cahaya. Keunggulan lain yang ditawarkan adalah kemampuannya yang waterproof dan tidak mudah luntur meskipun kulit dalam keadaan berkeringat.
|
|
| RtopR Mango Whitening Cream. Sumber: shopee |
Untuk cara penggunaannya, RtopR Mango Whitening Cream disarankan untuk dioleskan secara merata pada bagian kulit yang telah dibersihkan terlebih dahulu, lalu dipijat hingga meresap. Produk ini hadir dalam kemasan 60 gram dan dibanderol dengan harga sekitar 60 ribuan rupiah.
Penjelasan Ingredients RtopR Mango Whitening Cream
Ingredients:
Aqua, glyserine, ethylhexyl Palmitate, caprylic/capric triglyceride, Cl 77891, dimethicone, hydroxyethyl Acrylate/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, mangifera indica (MANGO) fruit extract, Triethoxycaprylylsilane, alumina, polysorbate 60, sorbitan Isostearate, panthenol, xanthan gum, dimethiconol, methyl paraben, propyl paraben, phenoxyethanol, ethylhexylglycerin, aroma
Bahan Aktif
Mangifera Indica (Mango) Fruit Extract
Ekstrak buah mangga ini dikenal kaya akan senyawa mangiferin, sebuah antioksidan potensial yang berperan penting dalam melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, ekstrak mangga juga kaya akan vitamin A, C, dan E yang sangat baik untuk menutrisi kulit, memberikan kelembapan yang dibutuhkan, serta membantu meratakan warna kulit agar tampak lebih cerah.
Panthenol
Dikenal juga sebagai pro-vitamin B5, panthenol memiliki kemampuan melembapkan kulit yang luar biasa. Ia bekerja dengan cara membantu kulit memproduksi lipid esensial yang krusial untuk menjaga kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit (skin barrier). Lebih lanjut, panthenol juga bertindak sebagai agen antiinflamasi dan pelindung kulit (skin-protecting), yang efektif dalam mengurangi potensi iritasi yang mungkin timbul akibat bahan lain dalam formulasi. Panthenol juga diklaim dapat membantu mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Air, pelarut utama dalam formulasi kosmetik.
- Glyserine: Merupakan skin identical dan humektan yang sangat baik, berfungsi sebagai pelarut dan membantu menarik serta menahan kelembapan pada kulit.
- Ethylhexyl Palmitate: Berbahan dasar palmitic acid, berfungsi sebagai emollient yang membantu mengunci kelembapan kulit dan memudahkan formula untuk diratakan. Senyawa ini juga berperan sebagai penstabil emulsi dan dapat menjadi alternatif pengganti silikon.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Merupakan emollient ringan yang berasal dari minyak kelapa dan gliserin. Teksturnya yang ringan membuatnya kompatibel untuk berbagai jenis kulit.
- Cl 77891: Dikenal sebagai titanium dioxide, yang berfungsi sebagai pigmen berwarna putih dalam produk kosmetik.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient, memberikan efek kulit yang halus dan lembut (silky). Senyawa ini juga membantu mengunci kelembapan dan memiliki efek sementara sebagai pengisi kerutan halus (wrinkle filler).
- Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Merupakan pengental sintetis yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi dalam produk.
- Triethoxycaprylylsilane: Senyawa sejenis silikon yang bertindak sebagai pelapis pigmen mineral (seperti titanium dioxide). Pelapisan ini bertujuan agar pigmen atau agen mineral sunscreen lebih mudah dibaurkan dan diratakan di kulit, serta mencegah penggumpalan saat diaplikasikan.
- Alumina: Juga dikenal sebagai aluminum oxide, berfungsi sebagai pembawa pigmen (pigment carrier). Alumina memastikan pigmen atau mineral sunscreen tercampur merata, mudah diratakan, dan tidak menggumpal. Selain itu, alumina memiliki kemampuan menyerap minyak (oil absorbent) yang memberikan efek mattifier, menambah kekentalan formula, serta berfungsi sebagai agen pengopak (opacifying agent) untuk menutupi warna agar tidak transparan.
- Polysorbate 60: Berfungsi sebagai pengemulsi untuk menyatukan bahan berbasis minyak dan air.
- Sorbitan Isostearate: Berfungsi ganda sebagai pengemulsi dan emollient.
- Xanthan Gum: Pengental alami yang berasal dari fermentasi gula.
- Dimethiconol: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient dan pelembap. Senyawa ini berkontribusi pada tekstur produk yang halus seperti sutra (silky smooth) tanpa meninggalkan rasa lengket.
- Methyl Paraben: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Propyl Paraben: Pengawet tambahan untuk memperpanjang umur simpan produk.
- Phenoxyethanol: Pengawet yang umum digunakan dalam produk kosmetik.
- Ethylhexylglycerin: Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservative booster) sekaligus humektan.
- Aroma: Memberikan wangi pada produk.
Kesimpulan
RtopR Mango Whitening Cream menawarkan beberapa poin menarik berdasarkan analisis kandungannya:
- Nutrisi dan Kelembapan: Produk ini diperkaya dengan dua bahan aktif utama, yaitu ekstrak mangga dan panthenol, yang keduanya berkontribusi dalam menutrisi dan menjaga kelembapan kulit.
- Efek Tone Up Instan: Keberadaan titanium dioxide (Cl 77891) memberikan efek mencerahkan instan atau tone up pada kulit, membuatnya tampak lebih putih seketika.
- Cocok untuk Rutinitas Pagi: Dengan kemampuan tone up dan efek melembapkan, krim ini bisa menjadi pilihan untuk rutinitas perawatan kulit di pagi hari.
- Perlunya Perlindungan Matahari Tambahan: Penting untuk dicatat bahwa produk ini belum dilengkapi dengan agen pelindung sinar matahari (sunscreen). Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengaplikasikan tabir surya setelah menggunakan krim ini untuk perlindungan optimal dari paparan sinar UV.
- Bebas Alkohol dan Minyak: Krim ini diformulasikan tanpa kandungan alkohol dan minyak (oil-free), yang bisa menjadi kabar baik bagi mereka yang memiliki kulit sensitif terhadap alkohol atau cenderung berminyak.
- Potensi Komedogenik: Beberapa bahan dalam formulasi memiliki potensi komedogenik, yang berarti dapat menyumbat pori-pori dan berpotensi menimbulkan komedo atau jerawat pada individu yang rentan. Bahan-bahan tersebut meliputi Ethylhexyl Palmitate (dengan tingkat potensi 2-4), Dimethicone (tingkat 1), dan Sorbitan Isostearate (tingkat 2).
- Tidak Aman untuk Fungal Acne: Bagi penderita fungal acne, perlu berhati-hati karena beberapa bahan dalam krim ini tidak aman untuk kondisi tersebut, termasuk ethylhexyl palmitate, polysorbate 60, dan sorbitan isostearate.
- Kandungan Paraben: Produk ini mengandung dua jenis paraben, yaitu methyl paraben dan propyl paraben. Individu yang memiliki alergi terhadap paraben sebaiknya menghindari penggunaan produk ini.
- Asal Produk dan Registrasi BPOM: RtopR merupakan merek produk yang berasal dari China. Perlu diperhatikan bahwa klaim mengenai terdaftar atau tidaknya produk ini di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia sebaiknya diverifikasi lebih lanjut. Berdasarkan informasi yang tersedia, tampaknya belum ada keterangan nomor BPOM pada produk ini.
|
|
| Nggak ada keterangan no BPOM. Sumber: shopee |


