Skincapedia.com – Somethinc Niacinamide Barrier Serum hadir sebagai solusi bagi Anda yang memiliki permasalahan skin barrier. Berbeda dengan varian Sabi Beet yang lebih berfokus pada mencerahkan kulit, serum ini dirancang khusus untuk memperbaiki dan memperkuat pertahanan alami kulit. Meskipun niacinamide sendiri memiliki manfaat ganda untuk mencerahkan dan memperbaiki skin barrier, kedua serum ini menawarkan kombinasi bahan aktif yang berbeda untuk target yang spesifik.
|
|
| Somethinc Niacinamide Barrier serum. Foto by kgsghrt FD member |
Mari kita telusuri lebih dalam mengenai komposisi bahan-bahan yang terkandung dalam Somethinc Niacinamide Barrier Serum ini.
Penjelasan Ingredients Somethinc Niacinamide Barrier serum
Ingredients:
Rosa Damascena flower water (48%), glycerin, Niacinamide(5%), water, methylpropanediol, sodium pca, Betaine, 1,2 hexanediol, Zinc pca, ammonium acryloyldimethyltaurate/vp copolymer, butylene glycol, sodium lauroyl lactylate, pentylene glycol, xanthan gum, adenosine, octanediol, ethylhexylglycerin, Ceramide NP, Hydrolyzed Algae Extract (Retired), Anthemis nobilis flower extract, Ceramide AP, phytosphingosine, cholesterol, carbomer, Beta Vulgaris (Beet) Root Extract, allantoin, Caffeine, Ceramide EOP, Tocopherol
Bahan Aktif
Rosa Damascena flower water (48%)
Juga dikenal sebagai rose hydrosol, ini adalah produk sampingan dari minyak esensial mawar. Meskipun konsentrasinya lebih rendah dibandingkan minyak esensialnya, ia tetap mengandung komponen bermanfaat yang memiliki properti anti-aging, antioksidan, astringent, dan efek relaksasi. Dalam formulasi ini, keberadaannya memberikan manfaat tambahan pada kulit.
Niacinamide (5%)
Konsentrasi 5% niacinamide dianggap optimal dan efektif tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Berdasarkan penelitian, niacinamide pada konsentrasi ini dapat memicu produksi kolagen dan protein penting seperti keratin, filaggrin, dan involukrin, yang berperan dalam anti-aging. Selain itu, pada rentang konsentrasi 2-5%, niacinamide terbukti efektif mengurangi hiperpigmentasi. Kemampuannya untuk meningkatkan sintesis asam lemak, kolesterol, dan ceramide juga sangat krusial dalam memperkuat skin barrier, mengurangi penguapan air transepidermal, dan meningkatkan hidrasi kulit. Uji in-vivo menunjukkan bahwa niacinamide 4% efektif dalam perawatan jerawat, dengan perbaikan kondisi kulit mencapai 82% setelah 8 minggu penggunaan.
Sodium PCA
Merupakan komponen yang identik dengan kulit (skin identical) dan termasuk dalam Natural Moisturizing Factor (NMF). Sodium PCA memiliki kemampuan menghidrasi kulit secara mendalam dan memberikan perlindungan.
Zinc PCA
Kombinasi zinc dan L-PCA ini memiliki peran ganda. Zinc berfungsi menormalkan produksi sebum dan membatasi perkembangan bakteri penyebab jerawat. Sementara itu, L-PCA sebagai NMF tidak hanya melembapkan kulit tetapi juga meningkatkan efikasi zinc. Studi in-vivo menunjukkan bahwa 1% Zinc PCA dapat mengurangi sebum secara signifikan dalam 28 hari, dan uji in-vitro membuktikan aktivitasnya yang kuat melawan P. acnes, bakteri penyebab jerawat.
Adenosine
Sebagai cell-communicator ingredient, adenosine berperan penting dalam proses pemulihan luka. Sifat anti-inflamasinya juga membantu mengirimkan sinyal pada sel kulit untuk memproduksi kolagen, memperbaiki skin barrier, dan melindunginya.
Ceramide NP, Ceramide AP, Ceramide EOP
Ketiga jenis ceramide ini adalah skin identical ingredients yang esensial untuk kesehatan skin barrier. Ceramide adalah lipid yang secara alami terdapat di kulit dan berfungsi sebagai pelindung dari faktor eksternal. Seiring bertambahnya usia, produksi ceramide menurun, sehingga penambahan dari produk perawatan kulit sangat bermanfaat untuk menjaga kelembapan dan integritas lapisan kulit.
Hydrolyzed Algae Extract (Retired)
Ekstrak alga kaya akan antioksidan, antiinflamasi, dan polisakarida. Bahan ini berfungsi sebagai emollient yang baik dan humektan. Ukuran molekulnya yang kecil memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, sehingga menjaga kelembapan kulit dalam jangka waktu yang lebih lama.
Anthemis Nobilis Flower Extract
Merupakan ekstrak bunga chamomile Romawi. Kandungan senyawa seperti bisabolol dan chamazulene memberikan efek anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Bahan ini sangat efektif untuk meredakan iritasi, kemerahan, dan kulit sensitif.
Phytosphingosine
Lipid yang juga ditemukan di lapisan terluar kulit ini adalah skin-identical dan cell-communicator ingredient. Phytosphingosine merupakan bagian dari sistem perlindungan alami kulit karena memiliki kemampuan antibakteri dan anti-inflamasi.
Beta Vulgaris (Beet) Root Extract
Ekstrak akar bit ini kaya akan zat besi, fosforus, dan protein yang dapat memicu rona sehat pada kulit. Selain itu, ia membantu menjaga kehalusan kulit, mencegah jerawat, dan kaya akan antioksidan.
Allantoin
Senyawa alami ini bermanfaat untuk menenangkan kulit, membantu meredakan kemerahan, memiliki sifat anti-inflamasi, dan mendukung proses pemulihan luka.
Caffeine
Ditemukan pada kopi dan teh, kafein memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan memicu mikrosirkulasi di bawah kulit. Bahan ini sering direkomendasikan untuk mengatasi masalah seperti mata panda dan kantung mata.
Tocopherol
Dikenal sebagai Vitamin E, tocopherol adalah antioksidan kuat yang juga berfungsi sebagai pelembap kulit. Ia membantu melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV.
Bahan Pelengkap
- Glycerin: Pelarut, skin-identical, dan humektan yang efektif.
- Water: Basis formulasi.
- Methylpropanediol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan yang berasal dari gula jagung.
- Betaine: Skin hydrator berbahan dasar gula bit yang membantu mengatur keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, humektan, dan preservatives booster.
- Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer: Pengental sintetis yang berfungsi menambah kekentalan formula.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Sodium Lauroyl Lactylate: Pengemulsi.
- Pentylene Glycol: Pelarut dan preservatives booster.
- Xanthan Gum: Pengental alami yang menambah kekentalan formula.
- Octanediol: Preservative dan humektan.
- Ethylhexylglycerin: Preservatives booster dan humektan.
- Cholesterol: Skin-identical ingredient yang merupakan bagian dari sebum kulit dan pembentuk skin barrier. Bersifat emolien dan cocok untuk semua jenis kulit.
- Carbomer: Pengental sintetis yang menambah kekentalan formula.
- Tocopherol: Selain manfaatnya untuk kulit, tocopherol juga berperan mencegah formula teroksidasi.
Kesimpulan
✔️ Somethinc Niacinamide Barrier Serum tersedia dalam dua varian konsentrasi, yaitu 5% dan 10%. Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba serum niacinamide, disarankan untuk memulai dengan konsentrasi 5% terlebih dahulu.
✔️ Sesuai dengan namanya, serum ini difokuskan untuk mengatasi masalah skin barrier. Bahan aktif utama yang mendukung hal ini meliputi: niacinamide, sodium pca, adenosine, tiga jenis ceramide, phytosphingosine, betaine, glycerin, dan cholesterol.

✔️ Serum ini juga dilengkapi dengan agen skin-soothing yang dapat meningkatkan efikasi bahan aktif lainnya.
✔️ Selain manfaat utamanya untuk skin barrier, Anda juga akan mendapatkan bonus mencerahkan kulit, mengontrol minyak berlebih, mengatasi jerawat, dan efek anti-aging, berkat sifat multifungsi dari niacinamide itu sendiri.
✔️ Bebas alkohol, pewangi, dan paraben.
✔️ Aman digunakan oleh kulit remaja dan ibu hamil.
✔️ Hipoalergenik dan aman dipakai setiap hari.
✔️ Memiliki pH yang seimbang antara 5,5-6,5.
✔️ Somethinc Niacinamide Barrier Serum dapat dikombinasikan dengan produk skincare favorit Anda.
❗ Namun, disarankan untuk memberikan jeda waktu jika Anda ingin menggunakan serum atau toner yang mengandung AHA/BHA agar kinerja masing-masing produk tidak terganggu.
✔️ Formula oil-free dan non-komedogenik.
✔️ Aman untuk fungal acne.
|
|
| Ciri-ciri skin-barrier bermasalah |


