Home » Sometinc Glow Maker Toner: Cek Ingredients Pentingnya

Sometinc Glow Maker Toner: Cek Ingredients Pentingnya

Sometinc Glow Maker Toner: Cek Ingredients Pentingnya

Skincapedia.com – Somethinc kembali menghadirkan inovasi produk perawatan kulit dengan peluncuran Something Glow Maker Toner.

Somethinc Glow Maker Toner. Foto by apr99 FD member

Produk ini dikategorikan sebagai exfoliating toner dengan formulasi dosis rendah yang terdiri dari AHA 3%, BHA 0,01%, dan PHA 0,1%. Kandungan tersebut menjadikan toner ini bersifat ‘mild’ dan aman untuk penggunaan sehari-hari, khususnya disarankan pada malam hari setelah membersihkan wajah. Hasil optimal diharapkan dapat terlihat setelah pemakaian selama 30 hari.

Adapun klaim utama dari produk ini meliputi:

  • Membantu membersihkan kulit dari penumpukan sel kulit mati.
  • Membantu memperbaiki tekstur kulit.
  • Membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit.
  • Membantu merawat kulit berjerawat.
  • Dapat diaplikasikan pada area tubuh lain seperti jerawat di leher atau punggung, serta area siku yang warnanya tidak merata.
  • Cocok digunakan oleh remaja mulai usia 17 tahun hingga ibu hamil.
  • Dapat digunakan oleh semua jenis kulit, termasuk kulit acne prone dan kulit sensitif.

Untuk harga, produk ini ditawarkan dalam dua varian ukuran: 40ml seharga Rp59.000 dan 100ml seharga Rp119.000.

Penjelasan Ingredients Somethinc Glow Maker Toner

Ingredients:

water, butylene glycol, Glycolic Acid, Arginine, 1,2-hexanediol, Betaine, Allantoin, Lactobionic Acid, Anthemis Nobilis Flower Extract, Salicylic Acid, Caffeine

Bahan Aktif

Glycolic Acid.

Merupakan jenis AHA yang paling banyak diteliti dengan bukti manfaat yang signifikan. Glycolic Acid berfungsi mengangkat sel kulit mati, merangsang pergantian sel menjadi kulit yang lebih segar, halus, dan sehat. Bahan ini juga membantu kulit memproduksi kolagen sendiri, sehingga dapat memudarkan flek hitam akibat paparan sinar matahari atau bekas jerawat (PIH). Penting untuk memilih produk yang mencantumkan konsentrasi dan kadar pH-nya, karena kedua faktor tersebut sangat memengaruhi efikasi. Penggunaan sunscreen setelah aplikasi produk AHA sangat disarankan. Sensasi perih atau panas saat terpapar AHA kuat adalah reaksi yang wajar. Bagi pemilik kulit sensitif, disarankan untuk memilih produk dengan BHA dan PHA.

Arginine.

Arginine adalah asam amino semi-esensial yang bersifat skin-identical dan termasuk dalam NMF (natural moisturizing factor). Fungsinya sebagai skin-hydrator yang juga berperan mempercepat proses penyembuhan luka. Jika dikombinasikan dengan AHA, Arginine dapat menciptakan efek ‘time release‘ yang membantu mengurangi potensi iritasi dari AHA.

Allantoin.

Bahan ini memiliki fungsi skin-soothing dan anti-inflamasi. Allantoin membantu meminimalisir efek samping dari bahan-bahan lain yang mungkin kurang bersahabat dengan kulit.

Lactobionic Acid.

Merupakan jenis PHA (polyhydroxy acid) yang sering disebut sebagai generasi AHA berikutnya. Lactobionic Acid menawarkan manfaat serupa AHA namun dengan iritasi yang lebih minim. Bahan ini bersifat ‘gentle‘, membantu melembapkan kulit, dan melindungi skin-barrier, sehingga aman digunakan bahkan untuk kulit sensitif.

Anthemis Nobilis Flower Extract.

Dikenal juga sebagai ekstrak bunga Roman Chamomile, bahan ini memiliki kemampuan anti-inflamatory, skin-soothing, dan skin-toning.

Salicylic Acid

Sebagai BHA, Salicylic Acid memiliki kemampuan menembus lapisan kulit, membuka sumbatan pori, membersihkan komedo, mengontrol minyak berlebih, serta bersifat anti-inflamasi dan antibakteri.

Caffeine

Caffeine dikenal memiliki kemampuan untuk meningkatkan sirkulasi mikro pembuluh darah, sehingga sering digunakan untuk mengurangi tampilan mata panda atau sembap. Selain itu, bahan ini juga memiliki aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.

Bahan Pelengkap

  • water
  • butylene glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan. Tingkat kelembutannya lebih baik dibandingkan propilen glikol.
  • 1,2-hexanediol. Bertindak sebagai pelarut, humektan, emollient, dan memiliki aktivitas antimikroba. Bahan ini juga berfungsi sebagai preservatives booster.
  • Betaine. Berasal dari gula bit, Betaine memiliki kemampuan skin-moisturizing dan skin-protecting dengan menjaga keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.

Kesimpulan

✔️ Toner ini tidak hanya memiliki dosis AHA dan BHA yang rendah, tetapi juga diperkaya dengan arginine untuk meredakan efek samping AHA. Kehadiran allantoin, ekstrak chamomile, dan caffeine memberikan efek skin-soothing serta anti-inflamasi.

✔️ Formulasi bahan yang simple.

✔️ (Menurut websitesomethinc) memiliki pH 3-4, yang merupakan rentang optimal bagi AHA untuk bekerja secara maksimal.

✔️ Bebas alkohol, non-comedogenic, dan tanpa parfum.

✔️ Aman digunakan setiap hari pada malam hari.

✔️ Ideal untuk semua tipe kulit.

✔️ Aman untuk ibu hamil.

✔️ Fungal acne safe.

❗ Perlu dicatat bahwa produk ini tidak mengandung pengawet tradisional, melainkan hanya preservatives booster. Hal ini mungkin menimbulkan kekhawatiran jika produk tidak habis dalam waktu 6 bulan.

✔️ Pembelian dapat dilakukan melalui Official Store.

Artikel menarik Lainnya