Sulit Fokus? Ini 5 Cara yang Bisa Kamu Lakukan untuk Mengurangi Distraksi – Saat mengerjakan tugas atau kegiatan, banyak orang seringkali mudah teralihkan oleh hal lain. Hal ini bisa menyebabkan pekerjaan tertunda atau terbengkalai. Salah satu penyebabnya adalah rasa bosan yang cepat muncul atau kesulitan dalam menyelesaikan tugas itu sendiri.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi distraksi, berdasarkan informasi dari Harvard Health Publishing dan Psyche.co.
1. Buat Prioritas dan Komitmen

Sebelum memulai pekerjaan, penting untuk membuat komitmen pada diri sendiri. Hindari terlalu fokus pada banyak daftar tugas atau hal rumit yang harus diselesaikan dalam satu waktu. Sebaiknya, buatlah jadwal harian dan pilih satu hingga tiga poin kegiatan utama yang realistis untuk diselesaikan pada hari itu.
Meskipun terdengar sederhana, menerapkan hal ini dalam praktik bisa menjadi tantangan. Ingatlah tujuan awal dari setiap pekerjaan yang harus diselesaikan. Hal ini dapat membantu menghilangkan godaan untuk menunda-nunda pekerjaan atau rasa malas.
Sebagai motivasi tambahan, kamu bisa memberikan penghargaan kecil pada diri sendiri jika berhasil menyelesaikan tugas yang telah diprioritaskan. Misalnya, menonton episode variety show atau anime favorit setelahnya.
2. Kelola waktu dengan Teknik Pomodoro

Dengan memiliki jadwal prioritas dan merencanakan setiap langkah secara detail, kamu akan lebih mudah untuk memulai dan mengetahui persis apa yang harus dikerjakan. Ini juga mencegahmu menghabiskan banyak waktu hanya untuk berpikir harus mulai dari mana atau mengerjakan apa.
Mengurangi penggunaan ponsel juga sangat krusial dalam mengendalikan diri dan menyaring informasi yang diterima. Hal ini memberikan ruang lebih besar untuk fokus pada tugas yang sedang dikerjakan.
Teknik Pomodoro bisa menjadi solusi efektif. Kamu dapat mengatur waktu menggunakan ponsel atau timer. Sebagai contoh, alokasikan 25 menit untuk fokus bekerja pada tugas atau belajar, diikuti dengan 5 menit waktu istirahat.
Aspek terpenting dari teknik ini adalah memanfaatkan waktu jeda istirahat. Tujuannya adalah agar tubuh dan pikiran tetap segar, tidak merasa terbebani, dan siap untuk melanjutkan ke topik atau kegiatan berikutnya.
3. Latihan Fokus

Neuropsikolog Kim Willment dari Brigham and Women’s Hospital, yang berafiliasi dengan Harvard, menyarankan latihan fokus pada satu tugas tunggal, seperti membaca. Ini membantu melatih otak dalam proses pemantauan untuk mempertahankan konsentrasi pada satu aktivitas.
Alternatif lain adalah dengan berlatih meditasi. Duduklah dengan tenang selama beberapa menit tanpa gangguan, dan pusatkan seluruh perhatian pada proses pernapasan. Jika pikiran mulai teralihkan, arahkan kembali fokus pada napas Anda.
4. Atur Tempat Kerja Senyaman Mungkin

Ali Abdal pernah menyampaikan dalam blog-nya, “Ketika lingkungan kita berantakan dan banyak hal yang berebut perhatian kita, sangat mudah untuk mengalihkan perhatian kita ke salah satu gangguan tersebut.”
Cobalah untuk setidaknya merapikan meja kerja Anda dan membuatnya senyaman mungkin tanpa terlalu banyak barang. Hindari mengerjakan tugas di atas tempat tidur, karena selain mudah terdistraksi dan sulit fokus, juga dapat memperburuk postur tubuh dan menyebabkan nyeri punggung.
Penting untuk memisahkan antara area kerja dan area istirahat. Menciptakan batasan yang jelas antara kedua aktivitas ini adalah langkah sehat yang dapat mendukung produktivitas.
5. Gaya Hidup Sehat

Dengan kualitas tidur yang baik dan rutin berolahraga, kemampuan kognitif seseorang dapat meningkat secara signifikan. Usahakan untuk tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malam, dan lakukan aktivitas fisik seperti aerobik atau jalan cepat di sekitar lingkungan Anda.
Baca juga: Cara Mudah Basmi Bau Daging Kambing di Tangan
Fokuslah pada momen saat ini dengan lebih sering memperhatikan hal-hal kecil di sekitar, serta kurangi waktu yang dihabiskan di depan layar gawai. Dengan menerapkan tips ini, diharapkan dapat membantu Anda yang sering merasa malas untuk menjadi lebih termotivasi dan terhindar dari kebiasaan menunda pekerjaan.
