Home » Teknik Memasak Daging Kambing Agar Bebas Bau dan Lembut

Teknik Memasak Daging Kambing Agar Bebas Bau dan Lembut

Skincapedia.com – Momen Iduladha seringkali identik dengan hidangan daging kurban, termasuk daging kambing. Meskipun lezat, banyak orang merasa kesulitan mengolah daging kambing karena bau prengusnya yang khas. Bau menyengat ini bisa mengurangi selera makan jika tidak ditangani dengan baik.

Menurut informasi dari Home Niches, bau prengus pada daging kambing disebabkan oleh senyawa bernama caprylic acid. Senyawa ini diproduksi secara alami oleh tubuh kambing dan menghasilkan aroma yang kuat.

Faktor usia dan jenis kambing juga memengaruhi intensitas bau. Daging kambing muda cenderung memiliki aroma yang lebih ringan dibandingkan daging kambing tua. Beberapa jenis kambing, seperti Angora goat, memiliki aroma yang lebih tajam, sementara Boer goat memiliki aroma yang lebih ringan.

Namun, jangan khawatir. Dengan beberapa teknik pengolahan yang tepat, bau prengus pada daging kambing dapat diminimalkan. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk memasak daging kambing agar tidak berbau dan tetap empuk.

Di momen Iduladha seperti sekarang, kita mungkin akan mendapatkan daging kurban seperti daging sapi atau daging kambing. Daging kambing sendiri selama ini memang dikenal sebagai bahan makanan lezat. Namun, tidak sedikit orang yang kebingungan menanganinya karena daging kambing memiliki bau menyengat atau prengus yang bisa membuat kita jadi hilang selera.

Seperti yang dilansir dari Home Niches, sebetulnya penyebab daging kambing berbau prengus adalah karena adanya senyawa yang beraroma kuat bernama caprylic acid yang secara alami diproduksi oleh tubuh kambing.

Selain itu, bau pada daging kambing ini juga dipengaruhi oleh usia dan jenis kambing. Kambing yang masih muda umumnya rasanya lebih ringan dan aromanya tidak terlalu kuat, jika dibandingkan dengan kambing yang lebih tua. Beberapa jenis kambing seperti Angora goat cenderung punya aroma yang lebih tajam, sedangkan Boer goat aromanya lebih ringan.

Meski begitu, jangan khawatir. Kamu tetap bisa menghilangkan bau pada daging kambing dengan menerapkan beberapa cara masak berikut ini yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Rendam Daging Kambing dengan Air Garam atau Air Jeruk Nipis

Baca juga: Beberapa Golongan yang Perlu Berhati-hati dengan Daging Kurban

Menurut Fiber Creme, merendam daging kambing dalam air garam atau air jeruk nipis selama 30 menit hingga satu jam sebelum dimasak dapat membantu menetralisir bau. Metode ini juga dipercaya membuat daging terasa lebih segar.

Gunakan Rempah-rempah dan Bumbu yang Tepat

Penggunaan bahan aromatik seperti bawang bombay, bawang putih, dan jahe sangat efektif. Ditambah dengan rempah-rempah seperti jintan, ketumbar, dan kayu manis, aroma daging kambing yang menyengat dapat tersamarkan.

Rempah dan bumbu ini bisa diaplikasikan saat proses marinasi daging atau langsung saat memasak.

Rendam Daging Kambing dengan Susu atau Yoghurt

Susu atau yoghurt dapat menjadi alternatif untuk merendam daging kambing dan membantu mengurangi baunya. Kandungan kasein dalam susu dan yoghurt memiliki kemampuan mengikat senyawa penyebab bau seperti TMA dan indole, sehingga aroma daging kambing menjadi tidak terlalu tajam.

Pilih Daging Kambing yang Berkualitas

Kualitas daging kambing sangat memengaruhi hasil akhir masakan. Pilihlah daging dari sumber penyembelihan yang menerapkan standar kebersihan dan penanganan yang baik. Daging yang segar, berwarna merah cerah, dan tidak berlendir merupakan indikator kualitas yang baik.

Simpan Daging Kambing pada Suhu Dingin

Penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesegaran daging kambing. Segera simpan daging di dalam freezer setelah didapatkan untuk mencegah kerusakan dan timbulnya bau tidak sedap. Penyimpanan suhu dingin yang benar akan mempertahankan kesegaran daging lebih lama tanpa aroma yang menyengat.

Masak Daging Kambing Secara Perlahan dengan Teknik Braising dan Stewing

Teknik memasak perlahan dengan sedikit kuah seperti braising dan stewing dapat membantu mengurangi bau prengus. Metode ini bekerja dengan memecah jaringan ikat pada daging kambing, menghasilkan tekstur yang lebih lunak dan mengurangi aroma tajam. Selain itu, teknik ini memungkinkan rempah-rempah meresap lebih baik ke dalam daging.

Gunakan Pressure Cooker

Penggunaan pressure cooker atau panci presto dapat mempercepat waktu memasak daging kambing sekaligus membantu menetralisir baunya. Tekanan dan suhu tinggi yang dihasilkan oleh panci presto mampu memecah protein dan lemak yang menjadi penyebab aroma menyengat pada daging kambing.

Bakar atau Goreng Daging Kambing dengan Api Besar

Teknik memanggang atau menggoreng daging kambing dengan suhu tinggi akan menciptakan efek karamelisasi pada permukaan daging, sehingga mengurangi baunya. Cara ini juga sangat efektif untuk mengunci bumbu aromatik dan rempah-rempah, menghasilkan masakan yang lebih sedap.

Demikianlah beberapa cara mengolah daging kambing agar baunya tidak terlalu menyengat dan teksturnya tetap empuk. Selamat mencoba!

Artikel menarik Lainnya