Home » The Originote Hyalucera Moisturizer: Cek Ingredients Rahasia Kulit Sehat

The Originote Hyalucera Moisturizer: Cek Ingredients Rahasia Kulit Sehat

The Originote Hyalucera Moisturizer: Cek Ingredients Rahasia Kulit Sehat

Skincapedia.com – The Originote Hyalucera Moisturizer telah menjadi perbincangan hangat dan viral di kalangan pecinta skincare. Pelembap ini menarik perhatian karena harganya yang terjangkau, kemasan yang besar, serta klaim cocok untuk semua jenis kulit dan mudah dikombinasikan dengan produk skincare lainnya.

Meskipun sempat timbul isu mengenai klaim kandungan hyaluronic acid yang berlebihan, di mana 7% yang disebutkan ternyata adalah bentuk kompleks dan hyaluronic acid murni hanya sekitar 1-2%, produk ini tetap mempertahankan popularitasnya yang luar biasa.

Manfaat Produk The Originote Hyalucera Moisturizer:

  • Memberikan kelembapan dan hidrasi pada kulit.
  • Membantu menjaga dan memperbaiki skin barrier.
  • Memiliki efek menenangkan dan meredakan kemerahan pada kulit.
  • Membantu menjaga elastisitas kulit.
  • Perlu dicatat bahwa pelembap ini tidak diformulasikan untuk mencerahkan kulit karena tidak mengandung bahan pencerah.

Cara Penggunaan:

  • Aplikasikan pelembap pada kulit wajah yang bersih dan sudah dikeringkan.
  • Gunakan produk ini pada pagi dan malam hari.
  • Kelebihan utama produk ini adalah kemampuannya untuk dikombinasikan dengan berbagai jenis bahan aktif skincare, seperti retinol, Vitamin C, niacinamide, alpha arbutin, dan lainnya, tanpa menimbulkan kekhawatiran akan adanya interaksi bahan yang tidak diinginkan.
BPOM NA: 18210111962

The Originote Hyalucera Moisturizer. Sumber: shopee

Analisis Mendalam Komposisi The Originote Hyalucera Moisturizer

Daftar Lengkap Ingredients:

Water, glycerin, butylene glycol, glycereth-26, 1,2-hexanediol, hydroxyacetophenone, acrylates/c10-30 alkyl acrylate crosspolymer, panthenol, hydroxyethylpiperazine ethane sulfonic acid, diglycerin, propylene glycol, triethanolamine, methylpropanediol, sodium hyaluronate, allantoin, glucose, sophora angustifolia root extract, stephania tetrandra extract, hydrolyzed hyaluronic acid, cnidium monnieri fruit extract, glycyrrhiza uralensis (licorice) root extract, phellodendron amurense bark extract, phenoxyethanol, caprylic/capric triglyceride, chlorella vulgaris extract, spirulina platensis extract, hydrogenated lecithin, chlorphenesin, hexylene glycol, stearic acid, cholesterol, ceramide NP.

Bahan Aktif Unggulan dan Fungsinya:

Panthenol (Pro-Vitamin B5).

Bertugas sebagai agen pelembap yang kuat, panthenol membantu meningkatkan kemampuan kulit dalam memproduksi lipid esensial untuk memperkuat dan menjaga kesehatan mantel kulit. Sifat anti-inflamasi dan pelindungnya juga efektif meredakan iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan aktif lain, sekaligus mendukung proses penyembuhan luka pada kulit.

Sodium Hyaluronate.

Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid dengan ukuran molekul besar (high molecular weight). Bahan ini bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung (protective barrier) yang mencegah kehilangan kelembapan dan sangat bermanfaat untuk menjaga integritas skin barrier.

Allantoin.

Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki manfaat utama sebagai agen penenang kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses pemulihan luka.

Sophora Angustifolia Root Extract.

Dikenal juga sebagai ekstrak akar Ku Shen, herbal tradisional Tiongkok ini memiliki kemampuan mencerahkan kulit melalui inhibisi enzim tyrosinase. Selain itu, ia juga kaya akan sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, serta memiliki aktivitas antibakteri spektrum luas yang efektif melawan jerawat.

Stephania Tetrandra Extract.

Tanaman herbal pengobatan Tiongkok ini mengandung komponen aktif tetrandrine yang dikenal memiliki potensi anti-inflamasi, antibakteri, antivirus, dan antijamur yang kuat.

Hydrolyzed Hyaluronic Acid.

Dalam bentuk molekul kecil (low molecular weight) atau “mini HA”, bahan ini mampu menembus lapisan dermis kulit. Fungsinya adalah melembapkan dari dalam, membantu perbaikan jaringan kulit, serta memberikan efek skin-repair dan anti-aging.

Cnidium Monnieri Fruit Extract.

Dikenal juga sebagai osthole, ekstrak ini memiliki kemampuan anti-histamin dan anti-alergi yang kuat, menjadikannya sangat baik untuk menenangkan kondisi kulit seperti eksim, rosacea, dan psoriasis. Ia juga memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi.

Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract.

Ekstrak akar manis ini populer sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Komponen utamanya, glabridin, berperan sebagai agen pencerah kulit (skin-lightening), sementara glycyrrhizin memiliki khasiat anti-inflamasi.

Phellodendron Amurense Bark Extract.

Ekstrak kulit kayu ini memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan ringan, dan antibakteri kuat yang efektif mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Chlorella Vulgaris Extract.

Alga bersel tunggal ini kaya akan klorofil, karotenoid, serta asam amino seperti lisin, prolin, glisin, dan alanin. Manfaatnya meliputi anti-inflamasi, anti-aging melalui pencegahan kerusakan kolagen dan elastin, serta perlindungan kulit dari efek buruk sinar UV.

Spirulina Platensis Extract.

Mengandung klorofil, Vitamin E, selenium, tirosin, protein, asam amino, dan zat besi. Ekstrak ini dikenal luas untuk perawatan anti-aging, melembapkan, menutrisi, dan menghidrasi kulit.

Ceramide NP.

Merupakan salah satu jenis ceramide yang secara alami terdapat di lapisan terluar kulit (stratum corneum). Ceramide NP terbukti efektif dalam memperbaiki fungsi skin barrier dan mencegah kehilangan kelembapan kulit.

Cholesterol.

Sebagai bahan yang identik dengan kulit (skin-identical) dan emollient, kolesterol merupakan komponen penting dari skin barrier yang berfungsi melindungi kulit dari ancaman eksternal.

Bahan Pelengkap dan Perannya:

  • Water, glycerin, butylene glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan. Penggunaan umumnya berkisar antara 1-5%.
  • Glycereth-26: Merupakan humektan sekaligus emollient yang turunan dari gliserin.
  • 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan. Umumnya digunakan dalam konsentrasi 0,1-3%.
  • Hydroxyacetophenone: Antioksidan sintetis yang melindungi formula dari oksidasi. Konsentrasi penggunaan sekitar 0,1-1%.
  • Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi. Konsentrasi penggunaan berkisar antara 0,5-5%.
  • Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid (HEPES): Berfungsi sebagai agen pengatur pH (pH adjuster) dan buffer untuk menjaga kestabilan pH formula pada kisaran 5-6,5. Umumnya digunakan dalam konsentrasi 1-5%.
  • Diglycerin: Memiliki molekul yang lebih besar dari gliserin, sehingga penetrasinya lebih lambat namun efektif membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi dan menjaga kelembapan lebih lama.
  • Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Triethanolamine: Agen pengatur pH bersifat basa. Aman digunakan hingga konsentrasi 2,5%, namun rata-rata digunakan kurang dari 1% sebagai pH adjuster.
  • Methylpropanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
  • Glucose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
  • Phenoxyethanol: Pengawet yang umum digunakan dalam konsentrasi 0,1-1%.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emollient turunan minyak kelapa yang digunakan dalam konsentrasi rata-rata 2,5-20%.
  • Chlorphenesin: Pengawet dengan konsentrasi rata-rata 0,1-0,3%.
  • Hexylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.

Kesimpulan Ulasan The Originote Hyalucera Moisturizer

✔️ The Originote Hyalucera Moisturizer diperkaya dengan 13 bahan kunci yang sangat baik untuk menghidrasi, menenangkan kulit, memberikan efek antioksidan, dan mendukung kesehatan skin barrier.

✔️ Kandungan utamanya mencakup 2x hyaluronic acid dengan kombinasi ukuran molekul tinggi dan rendah, yang mampu menghidrasi kulit baik dari lapisan luar maupun dalam.

✔️ Ceramide Complex yang hadir dalam formulasi ini berperan penting dalam menjaga dan memperbaiki struktur skin barrier.

✔️ Kombinasi Chlorella dan Spirulina (Chlorelina) sangat bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit, memberikan efek antioksidan, serta membantu menjaga kelembapan kulit tanpa membuatnya terasa berminyak.

✔️ Sinergi ekstrak tumbuhan seperti sophora, stephania, osthole, dan phellodendron sangat cocok untuk kulit yang rentan berjerawat.

✔️ Tekstur produk berupa gel bening transparan, menyerupai gel lidah buaya, dan sangat mirip dengan Eiem Beauty Water Bank.

Tekstur The Originote Moisturizer. Sumber: shopee

✔️ Cocok digunakan untuk rutinitas pagi (AM) dan malam (PM).

✔️ Bebas dari alkohol, paraben, pewangi (fragrance), silikon, dan essential oil.

✔️ Formulasi oil-free dan memiliki potensi komedogenik yang rendah, dapat dikategorikan sebagai produk non-comedogenic.

  • Potensi komedogenik rendah karena posisi bahan seperti Butylene Glycol (1) dan Stearic Acid (2) berada di urutan bawah daftar bahan, di bawah phenoxyethanol, yang mengindikasikan konsentrasi di bawah 1%.

❗ Perlu diperhatikan bagi pemilik kulit yang sensitif terhadap jamur jerawat (fungal acne), produk ini mungkin kurang ramah karena mengandung stearic acid. Sebaiknya berhati-hati jika kulit Anda reaktif terhadap pemicu fungal acne.

✔️ Sangat ideal untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak, berjerawat, dan sensitif.

✔️ Secara umum, produk ini tidak mengandung bahan-bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.

✔️ Diproduksi di Tiongkok (PRC) dan telah terdaftar di BPOM.

Diproduksi oleh: Shanghai Ayara Cosmetics Co., Ltd, China.

Diimpor & Didistribusikan oleh PT. Nayue Kosmetik Indonesia.

Ulasan Terkini

Akhirnya, pelembap The Originote Hyalucera Moisturizer ini juga saya coba, Gaes. Setelah hampir menghabiskan separuh kemasan, baru bisa memberikan ulasan. 🙏

The Originote Hyalucera Moisturizer. Skincapedia.doc

Alasan Membeli Produk Ini:

1. Berdasarkan data statistik Skincapedia, postingan mengenai The Originote Hyalucera Moisturizer menjadi yang paling banyak dikunjungi dalam enam bulan terakhir, bahkan mengungguli artikel tentang Azarine Sunscreen, Eiem Water Bank, dan Skintific. Ini membuktikan bahwa minat publik terhadap pelembap ini masih sangat tinggi. Wkwk

Statistik Kunjungan Skincapedia 6 bulan terakhir. Ketuk gambar untuk melihat detail.

2. Kualitas bahan yang cukup baik, harga yang terjangkau, dan isi kemasan yang melimpah. 😅 Saya adalah tipe orang yang selalu mencari produk skincare yang efektif namun ramah di kantong. Hehe.
Tidak heran jika banyak orang penasaran, termasuk saya. Xixi

Ulasan Singkat

Kemasan: Terbuat dari plastik tebal yang kokoh, tidak mudah pecah. Bentuknya jar yang cukup besar, memakan ruang di dalam pouch. Jadi, jika bepergian, saya cenderung menyimpannya di tas utama daripada di pouch.

Aroma: Meskipun diklaim tanpa pewangi (no fragrance), ada sedikit aroma samar yang tercium saat pot didekatkan ke hidung. Aromanya agak mirip obat, namun terkadang juga menyerupai bau perabotan plastik baru. Wkwk. Setelah dibaurkan ke kulit, aroma tersebut benar-benar hilang.

Tekstur: Jelas bertekstur gel. Sangat mirip dengan gel lidah buaya dan Eiem Beauty Water Bank. Keunggulannya adalah teksturnya yang sangat bening dan tidak keruh sama sekali, bahkan setelah diaduk-aduk.

Daya Serap: Membutuhkan sedikit waktu untuk meresap sepenuhnya. Semakin banyak produk yang diaplikasikan, semakin lama proses penyerapannya. Saya biasanya menggunakan sekitar 3-4 butir jagung produk, dan perlu waktu sekitar satu menit hingga benar-benar meresap. Jika digunakan di pagi hari saat terburu-buru, produk ini mungkin kurang cocok. Ternyata, tekstur ringan dan berbasis air tidak selalu menjamin kecepatan penyerapan produk, karena kulit cenderung lebih menyukai ‘minyak’ daripada air.

Perbedaan utama dengan Eiem adalah pada hasil akhir di kulit. The Originote meninggalkan sensasi lembap yang sedikit lengket, menandakan kandungan humektannya yang lebih

Artikel menarik Lainnya