Home » The Originote Bright B3 Serum: Rahasia Niacinamide 10% + Glutathione 2%

The Originote Bright B3 Serum: Rahasia Niacinamide 10% + Glutathione 2%

The Originote Bright B3 Serum: Rahasia Niacinamide 10% + Glutathione 2%

Skincapedia.com – The Originote Bright B3 Serum hadir sebagai solusi perawatan kulit yang menggabungkan kekuatan bahan aktif laboratorium dengan kebaikan alam. Serum ini diformulasikan khusus untuk menjawab kebutuhan kulit akan pencerahan, perataan warna, dan peningkatan elastisitas.

Dengan kandungan utama Niacinamide dan Glutathione, serum ini bekerja efektif untuk mencerahkan kulit wajah serta meratakan warnanya. Tak hanya itu, penambahan Jeju Hallabong turut berkontribusi dalam menjaga elastisitas kulit dan memaksimalkan proses pencerahan. Bagi pemilik kulit yang mendambakan kekencangan dan kecerahan ekstra, The Originote Bright B3 Serum dapat dikombinasikan dengan Astachiol untuk hasil yang optimal.

The Originote Bright B3 Serum. Sumber: shopee

Manfaat utama yang ditawarkan serum ini meliputi mencerahkan dan meratakan warna kulit wajah, melembutkan serta membuat kulit terasa kenyal, memberikan kelembapan yang dibutuhkan, dan kaya akan kandungan antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan.

Untuk cara penggunaan, setelah membersihkan wajah dan menggunakan toner, aplikasikan 2-3 tetes serum pada telapak tangan. Ratakan secara perlahan pada wajah dan leher yang sudah bersih, lalu tepuk-tepuk lembut hingga serum terserap sempurna sebelum melanjutkan ke produk perawatan kulit lainnya.

The Originote Bright B3 Serum ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp 35.000 untuk kemasan 20 ml.

Penjelasan Ingredients The Originote Bright B3 Serum

Ingredients:

Water, butylene glycol, glycerin, niacinamide, hydroxyethylpiperazine ethane sulfonic acid, tranexamic acid, 1,2-hexanediol, hydroxyacetophenone, hydroxyethylcellulose, allantoin, centella asiatica extract, sodium hyaluronate, beta-glucan, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, propylene glycol, camellia sinensis leaf extract, glycyrrhiza glabra (licorice) root extract, glutathione, salix alba (willow) bark extract, chamomilla recutita (matricaria) flower extract, rosmarinus officinalis (rosemary) leaf extract, caprylic/capric triglyceride, hydrogenated lecithin, hexylene glycol, stearic acid, cholesterol, ceramide NP, phenoxyethanol, citrus reticulata (tangerine) peel extract, chlorphenesin.

Bahan Aktif Unggulan

Niacinamide 10%

Vitamin B3 atau Niacinamide adalah salah satu bahan aktif paling populer dalam dunia skincare karena sifatnya yang multifungsi. Konsentrasi optimal yang umumnya direkomendasikan oleh para dermatolog adalah 5% untuk meminimalkan efek samping. Namun, bagi yang merasa kurang efektif dengan konsentrasi tersebut, penggunaan hingga 10% dapat menjadi pilihan.

Tranexamic Acid

Merupakan agen pencerah generasi baru yang sangat efektif untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi seperti melasma (flek yang sering muncul akibat perubahan hormon, contohnya pada ibu hamil) serta noda bekas luka atau jerawat yang membandel (Post-Inflammatory Hyperpigmentation/PIH). Cara kerjanya adalah dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase dan mencegah transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit, yang merupakan kunci dalam pembentukan pigmen kulit.

Allantoin

Senyawa alami ini memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing), serta berperan penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.

Centella Asiatica Extract (Ekstrak Cica)

Dikenal luas sebagai ekstrak cica, bahan ini mengandung senyawa aktif seperti madecassoside yang membantu proses regenerasi kulit dan sintesis kolagen. Asiaticoside memiliki manfaat anti-acne, anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba, serta menstimulasi produksi kolagen. Madecassic acid sendiri berperan dalam menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dan hyaluronic acid, sehingga meningkatkan tingkat hidrasi kulit.

Sodium Hyaluronate

Sebagai bentuk garam dari hyaluronic acid, sodium hyaluronate memiliki ukuran molekul yang besar (high molecular weight). Ia bekerja di permukaan kulit untuk membentuk lapisan pelindung (protective barrier) yang mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan skin barrier.

Beta-Glucan

Senyawa yang berasal dari tumbuhan serealia seperti padi dan oatmeal ini kaya akan antioksidan. Beta-glucan sering digunakan dalam produk anti-aging untuk kulit sensitif karena kemampuannya menghidrasi, menenangkan, mengencangkan, dan memberikan efek plumping. Selain itu, ia juga mempercepat penyembuhan luka serta memiliki sifat anti-iritasi dan anti-inflamasi.

Polygonum Cuspidatum Root Extract

Dikenal juga sebagai Japanese knotweed, ekstrak ini merupakan sumber antioksidan potensial, yaitu trans-resveratrol. Manfaatnya meliputi menangkal radikal bebas, mencegah penuaan dini, serta memiliki efek anti-inflamasi yang dapat mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit.

Scutellaria Baicalensis Root Extract

Akar Skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok, mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin. Senyawa-senyawa ini dikenal sebagai antioksidan dan agen anti-inflamasi yang kuat.

Camellia Sinensis Leaf Extract

Ekstrak teh hijau ini kaya akan polifenol, yang berfungsi sebagai antioksidan, pelindung dari sinar UV, agen antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Polifenol dalam teh hijau dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang membantu perbaikan DNA.

Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract

Ekstrak akar manis ini sangat populer sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Komponen utamanya, glabridin, bertindak sebagai agen pencerah kulit, sementara glycyrrhizin memiliki sifat anti-inflamasi.

Glutathione

Merupakan tripeptide yang terbentuk dari tiga asam amino: glutamic acid, glycine, dan cysteine. Glutathione berfungsi sebagai “skin-restore” untuk mengembalikan vitalitas kulit dan memperbaiki kerusakan. Ia juga dikenal sebagai “ibu” dari semua antioksidan dan merupakan agen pencerah alami.

Salix Alba (Willow) Bark Extract

Ekstrak kulit kayu willow ini mengandung komponen aktif seperti flavonoid, asam fenolik, yang memiliki kemampuan sebagai tonik, astringen, dan antiseptik. Manfaatnya sangat baik untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.

Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract

Ekstrak German Chamomile mengandung senyawa aktif bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Sangat cocok untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Ekstrak ini juga kaya akan antioksidan.

Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract

Ekstrak rosemary memiliki komponen utama seperti asam rosmarinic, flavonoid, asam fenolik, dan diterpenes. Berkhasiat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial, serta memiliki sifat antibakteri, astringen, dan toning.

Cholesterol

Sebagai senyawa yang identik dengan kulit (skin identical) dan emolien, kolesterol merupakan bagian penting dari skin barrier yang berfungsi melindungi kulit dari ancaman luar.

Ceramide NP

Ceramide NP adalah salah satu jenis ceramide yang ditemukan di stratum corneum (lapisan terluar kulit). Penelitian menunjukkan bahwa ceramide-3 (bersama dengan ceramide-1) efektif memperbaiki fungsi skin barrier dan mencegah kehilangan kelembapan kulit (moisture-loss).

Citrus Reticulata (Tangerine) Peel Extract

Ekstrak kulit jeruk mandarin ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat, mampu menetralisir radikal bebas dan mencegah pigmentasi. Selain itu, ia juga memiliki aktivitas anti-collagenase dan anti-elastase, yang membantu mencegah kerusakan kolagen dan elastin, sehingga baik untuk menjaga kekencangan kulit dan efek anti-aging. Ekstrak tangerine juga membantu mengatur kelembapan kulit, melembutkan kulit kasar, dan membersihkan kulit berminyak.

Bahan Pelengkap Penting

  • Water
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan yang baik untuk menarik kelembapan.
  • Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid (HEPES): Berfungsi sebagai pengatur dan penstabil pH formula. Beberapa sumber mengindikasikan HEPES juga memiliki properti eksfoliasi ringan.
  • 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
  • Hydroxyacetophenone: Merupakan antioksidan sintetis yang membantu melindungi formula dari oksidasi.
  • Hydroxyethylcellulose: Pengental alami yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien yang membantu melembutkan dan menghaluskan kulit.
  • Hydrogenated Lecithin: Berfungsi sebagai pengemulsi, emolien, dan membantu memperbaiki skin barrier.
  • Hexylene Glycol: Pelarut.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
  • Chlorphenesin: Pengawet tambahan untuk menjaga stabilitas produk.

Kesimpulan Mendalam

The Originote Bright B3 Serum patut diacungi jempol berkat formulasi bahan aktifnya yang kaya dan ditargetkan untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Serum ini mengandung 17 bahan aktif yang secara spesifik bekerja untuk mencerahkan warna kulit, memudarkan bekas jerawat, dan meratakan warna kulit yang kusam.

Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi empat bahan pencerah unggulan: niacinamide, glutathione, tranexamic acid, dan ekstrak tangerine. Tak hanya itu, serum ini diperkaya dengan tujuh kombinasi ekstrak botani yang dikenal dalam BSASM (seperti teh hijau, cica, skullcap, Japanese knotweed, chamomile, rosemary, dan licorice). Kelompok ekstrak ini memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan melembapkan kulit.

Perhatian khusus juga diberikan pada kesehatan skin barrier dengan adanya kombinasi beta-glucan, sodium hyaluronate, cholesterol, dan ceramide NP. Untuk masalah tampilan pori-pori, kombinasi niacinamide, salix alba, dan tangerine hadir untuk membantu menyamarkannya.

Lebih lanjut, The Originote Bright B3 Serum diformulasikan tanpa alkohol, pewangi (fragrance), dan paraben, menjadikannya pilihan yang aman bagi banyak jenis kulit. Sifatnya yang oil-free juga menunjukkan potensi komedogenik yang rendah, sehingga cocok untuk kulit yang rentan berjerawat.

  • Potensi komedogenik rendah, bebas alkohol, bebas pewangi, bebas paraben, oil-free.

Namun, perlu dicatat bahwa serum ini tidak fungal acne safe karena mengandung stearic acid.

Secara keseluruhan, The Originote Bright B3 Serum menawarkan komposisi bahan yang sangat lengkap dan efektif untuk harganya yang terjangkau, menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi konsumen yang mencari produk perawatan kulit berkualitas tanpa menguras kantong.

Artikel menarik Lainnya