Home » The Originote Ceratides Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

The Originote Ceratides Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

The Originote Ceratides Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

Skincapedia.com – Memahami kandungan bahan aktif dalam produk perawatan kulit adalah kunci untuk memilih yang tepat bagi kebutuhan spesifik Anda. The Originote Ceratides Serum, sebuah produk yang menjanjikan perbaikan dan perlindungan skin barrier, patut dicermati lebih dalam. Serum ini hadir dengan formulasi yang menggabungkan kehebatan bahan aktif dari laboratorium kimia yang telah teruji keamanannya dengan kekayaan alam.

Fokus utama The Originote Ceratides Serum adalah menjaga integritas skin barrier. Formulasi utamanya diperkaya dengan kombinasi Ceramide dan Duo Peptides. Bahan-bahan ini bekerja sinergis untuk memperbaiki struktur kulit yang rusak, mengunci kelembapan agar tidak hilang, serta meningkatkan elastisitas kulit. Tak hanya itu, serum ini juga diklaim efektif membantu mengatasi masalah jerawat atau breakout.

Selain itu, kehadiran Propolis dalam serum ini memberikan manfaat tambahan sebagai agen anti-inflamasi. Ini berarti serum dapat membantu meredakan kemerahan pada kulit, sekaligus memberikan perlindungan terhadap paparan polusi, radiasi, dan bahaya sinar matahari. Keunggulan lain dari serum ini adalah kemampuannya untuk dikombinasikan dengan varian serum The Originote lainnya, sehingga memperkuat efektivitasnya dalam memperbaiki dan menjaga kesehatan skin barrier.

The Originote Ceratides Serum. Sumber: shopee

Manfaat Utama The Originote Ceratides Serum:

  • Memelihara dan memperbaiki lapisan pelindung kulit (skin barrier).
  • Membantu mengunci kelembapan agar kulit tetap terhidrasi.
  • Memberikan efek menenangkan dan meredakan kemerahan pada kulit.
  • Memiliki kemampuan anti-inflamasi yang signifikan.
  • Melindungi kulit dari dampak negatif sinar matahari, polusi, dan radiasi lingkungan.

Cara Penggunaan yang Disarankan:

Setelah mengaplikasikan toner, tuangkan 2-3 tetes serum The Originote Ceratides Serum ke telapak tangan. Ratakan secara perlahan pada wajah dan leher yang telah dibersihkan. Gunakan gerakan menepuk lembut hingga serum terserap sempurna sebelum melanjutkan ke tahap perawatan kulit berikutnya.

Dengan harga sekitar Rp37.000 untuk kemasan 20ml, serum ini menawarkan nilai yang menarik.

Analisis Mendalam Komposisi The Originote Ceratides Serum

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Water, butylene glycol, glycerin, 1,2-hexanediol, hydroxyacetophenone, acetyl glucosamine, niacinamide, hydroxyethylcellulose, allantoin, centella asiatica extract, sodium hyaluronate, beta-glucan, stephania tetrandra extract, scutellaria baicalensis root extract, polygonum cuspidatum root extract, propylene glycol, peg-40 hydrogenated castor oil, camellia sinensis leaf extract, glycyrrhiza glabra (licorice) root extract, chamomilla recutita (matricaria) flower extract, rosmarinus officinalis (rosemary) leaf extract, caprylic/capric triglyceride, hydrogenated lecithin, polysorbate 20, hexylene glycol, stearic acid, cholesterol, ceramide NP, propolis extract, rosa canina fruit oil, tocopherol, propanediol, ethylhexylglycerin, caprylyl glycol, CI 16255, palmitoyl tripeptide-1, arginine/lysine polypeptide.

Bahan Aktif Unggulan dan Fungsinya:

Acetyl Glucosamine:

Bahan yang identik dengan kulit ini memiliki kemampuan skin brightening. Berasal dari asam amino, ia juga berfungsi sebagai natural moisturizing factor. Diklaim mampu merangsang produksi asam hialuronat dan kolagen, serta mendukung regenerasi sel, menjadikannya bahan anti-penuaan yang efektif.

Niacinamide:

Dikenal luas sebagai agen pencerah kulit, niacinamide bekerja dengan menghambat transfer melanosom ke keratinosit. Selain itu, properti anti-inflamasi dan kemampuannya mengatur produksi sebum menjadikannya sangat bermanfaat bagi kulit yang rentan berjerawat.

Allantoin:

Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman Comfrey ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Centella Asiatica Extract:

Dikenal juga sebagai cica atau tiger grass, ekstrak ini mengandung senyawa aktif seperti asiaticoside dan madecassoside. Kemampuannya memicu produksi kelembapan alami kulit, seperti glikosaminoglikan dan asam hialuronat, serta mempercepat penyembuhan luka dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen, menjadikannya pilihan utama untuk kulit yang teriritasi. Sifat anti-inflamasinya juga sangat baik.

Sodium Hyaluronate:

Merupakan garam dari asam hialuronat dengan berat molekul tinggi. Bahan ini bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung (protective barrier) yang mencegah dehidrasi dan sangat baik untuk menjaga kesehatan skin barrier.

Beta-Glucan:

Senyawa yang ditemukan dalam biji-bijian seperti padi dan oatmeal ini kaya akan antioksidan. Sangat cocok untuk kulit sensitif karena kemampuannya menghidrasi, menenangkan, mengencangkan, dan memberikan efek plumping. Beta-glucan juga berperan dalam mempercepat pemulihan luka, serta memiliki efek anti-iritasi dan anti-inflamasi.

Stephania Tetrandra Extract:

Tanaman herbal dari pengobatan Tiongkok ini mengandung komponen aktif tetrandrine yang memiliki potensi kuat sebagai agen anti-inflamasi, antibakteri, antivirus, dan antijamur.

Scutellaria Baicalensis Root Extract:

Ekstrak akar Skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok, mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin. Senyawa-senyawa ini dikenal sebagai antioksidan kuat dan agen anti-inflamasi.

Polygonum Cuspidatum Root Extract:

Dikenal juga sebagai Japanese Knotweed, ekstrak ini merupakan salah satu sumber resveratrol, antioksidan kuat dari golongan polifenolik. Mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi kulit.

Camellia Sinensis Leaf Extract:

Komponen utama dari teh hijau adalah polifenol, khususnya katekin. Memiliki kemampuan antioksidan, pelindung UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA. Juga memiliki aktivitas antimikroba, dengan efektivitas 2% ekstrak teh hijau terbukti mengatasi jerawat ringan hingga sedang.

Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract:

Ekstrak akar manis ini populer sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Komponen utamanya adalah glabridin (agen pencerah kulit) dan glycyrrhizin (agen anti-inflamasi).

Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract:

Ekstrak bunga chamomile, dengan komponen utamanya bisabolol, memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing). Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Mengandung antioksidan seperti matricine, apigenin, dan luteolin.

Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract:

Mengandung komponen utama asam rosmarinic, flavonoid, asam fenolik, dan terpenoid. Berkhasiat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi potensial, serta memiliki sifat antibakteri, astringen, dan toning.

Cholesterol:

Merupakan bahan yang identik dengan kulit dan berfungsi sebagai emolien. Sebagai bagian dari skin barrier, ia bertugas melindungi kulit dari ancaman luar.

Ceramide NP:

Termasuk dalam lemak sel di lapisan terluar kulit (stratum corneum). Penelitian menunjukkan bahwa Ceramide-3, bersama dengan Ceramide-1, dapat memperbaiki fungsi skin barrier dan mencegah hilangnya kelembapan.

Propolis Extract:

Memiliki sifat antibakteri dan antijamur, efektif melawan bakteri penyebab jerawat. Sifat antioksidan dan anti-inflamasinya membantu mengurangi peradangan jerawat. Menenangkan kulit sensitif dan iritasi, serta dapat mencegah gejala sunburn. Selain itu, propolis juga membantu mengontrol sebum sekaligus menghidrasi, serta mempercepat pemulihan luka akibat jerawat.

Rosa Canina Fruit Oil:

Dikenal sebagai rosehip oil, minyak ini kaya akan omega 3, 6, dan 9 yang baik untuk menjaga skin barrier, mengurangi inflamasi kulit, melembapkan, dan bahkan memiliki kemampuan regeneratif pada kulit.

Tocopherol:

Merupakan bentuk murni dari Vitamin E. Lebih mudah meresap ke dalam kulit, berfungsi sebagai antioksidan, dan pelembap. Membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Palmitoyl Tripeptide-1:

Terdiri dari tiga asam amino (glisin, histidin, lisin), yang merupakan fragmen dari kolagen tipe 1. Bahan ini memicu sintesis kolagen dengan cara “menipu” kulit agar berpikir ada kolagen yang rusak, sehingga merangsang produksi kolagen baru.

Arginine/Lysine Polypeptide:

Bahan identik kulit ini adalah peptida yang berbasis asam amino l-arginin dan l-lisin. Memiliki kemampuan anti-penuaan dengan membantu menghidrasi kulit sekaligus memicu sintesis kolagen.

Bahan Pelengkap dan Perannya:

  • Water: Basis utama formulasi.
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
  • 1,2-Hexanediol: Pelarut, peningkat fungsi pengawet, dan humektan.
  • Hydroxyacetophenone: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
  • Hydroxyethylcellulose: Pengental alami dan penstabil emulsi.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien.
  • Hydrogenated Lecithin: Pengemulsi dan emolien.
  • Polysorbate 20: Pengemulsi.
  • Hexylene Glycol: Pelarut.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan yang berasal dari jagung.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat fungsi pengawet dan humektan.
  • Caprylyl Glycol: Emolien dan peningkat fungsi pengawet.
  • CI 16255: Pewarna makanan sintetis berwarna merah.

Kesimpulan Akhir The Originote Ceratides Serum

The Originote Ceratides Serum hadir sebagai solusi komprehensif untuk kesehatan kulit. Serum ini diperkaya dengan 20 bahan aktif yang secara keseluruhan bekerja untuk menenangkan, menutrisi, melembapkan, melindungi kulit dari radikal bebas, dan yang terpenting, memperkuat skin barrier.

Kandungan seperti ceramide 2%, sodium hyaluronate, beta-glucan, niacinamide, rosehip oil, dan cholesterol secara spesifik ditujukan untuk optimalisasi skin barrier. Sementara itu, keberadaan peptide menegaskan perannya dalam perawatan anti-penuaan. Untuk masalah kecerahan kulit, kombinasi niacinamide dan acetyl glucosamine menjadi andalan.

Serum ini juga dilengkapi dengan BSASM, sebuah kompleks yang terdiri dari 7 ekstrak botani (cica, chamomile, teh hijau, licorice, Japanese knotweed, skullcap, dan rosemary). Kombinasi ini memberikan efek anti-inflamasi, antioksidan, dan melembapkan yang kuat.

Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas penggunaannya, cocok untuk rutinitas pagi dan malam hari. Serum ini dapat dikombinasikan dengan The Originote Acne Serum untuk efek penguatan skin barrier yang lebih maksimal. Produk ini juga bebas alkohol, bebas pewangi, bebas paraben, dan bebas minyak (oil-free), menjadikannya pilihan yang aman bagi banyak jenis kulit.

Namun, perlu dicatat bahwa produk ini mengandung stearic acid dalam jumlah yang tidak signifikan di urutan bahan pelengkap, yang berpotensi memiliki potensi komedogenik rendah. Selain itu, bagi Anda yang sangat berhati-hati terhadap fungal acne, perlu diperhatikan bahwa serum ini tidak fungal acne safe karena kandungan stearic acid.

Untuk mendapatkan produk ini, Anda dapat membelinya di Official Store The Originote.

Artikel menarik Lainnya