Skincapedia.com – Theraskin Chamomile Toner hadir sebagai solusi penyegar yang dirancang khusus untuk kulit sensitif. Produk ini diformulasikan untuk mengembalikan keseimbangan pH dan kelembaban alami kulit setelah proses pembersihan, menjadikannya langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit.
Produk ini memiliki tekstur ringan yang mudah diaplikasikan menggunakan kapas. Cara penggunaannya adalah dengan membasahi kapas dengan sedikit toner, lalu mengusapkannya secara lembut ke wajah dan leher tanpa perlu dibilas. Toner ini idealnya digunakan pada pagi dan malam hari setelah langkah pembersihan. Bagi pengguna yang ingin mengombinasikannya dengan produk perawatan lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.
|
|
| Theraskin Toner Chamomila. Sumber: shopee |
Meskipun diformulasikan untuk kulit sensitif, Theraskin Chamomile Toner tetap menyertakan peringatan penggunaan. Produk ini diklaim aman untuk ibu hamil dan menyusui, serta memiliki kemungkinan iritasi yang sangat kecil. Namun, pengguna tetap dianjurkan untuk menghentikan pemakaian jika muncul rasa pedih, panas, gatal, atau kemerahan pada kulit.
Dengan harga sekitar Rp 23.000 untuk kemasan 100ml, toner ini menawarkan komposisi bahan yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.
Penjelasan Ingredients Theraskin Chamomile Toner
Ingredients:
Aqua, alcohol denat, Propylene Glycol, sodium lactate, camphor, allantoin, panthenol, lactic acid, Chamomile recutita matricaria flower extract, Chlorphenesin, phenoxyethanol, glyserine, Cl 42092.
Key Ingredients
sodium lactate.
Bahan ini merupakan identik dengan kulit dan termasuk dalam Natural Moisturizing Factor (NMF). Sodium lactate berfungsi sebagai humektan, yaitu agen yang menarik dan menahan kelembaban. Selain itu, ia juga berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobioma kulit dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier).
allantoin.
Diperoleh dari tanaman Comfrey, allantoin memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing). Manfaat lainnya adalah membantu mempercepat proses pemulihan luka pada kulit, menjadikannya bahan yang baik untuk kulit yang sedang mengalami iritasi atau kerusakan.
panthenol.
Dikenal juga sebagai pro-vitamin B5, panthenol memiliki kemampuan melembapkan kulit secara efektif. Ia bekerja dengan membantu kulit memproduksi lipid yang penting untuk menjaga kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Sifat anti-inflamasi dan pelindungnya juga efektif mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan aktif lain, serta mendukung proses penyembuhan luka.
lactic acid.
Sebagai salah satu jenis asam organik dalam golongan AHA (Alpha Hydroxy Acid), lactic acid dapat berfungsi sebagai agen eksfoliasi pada konsentrasi tertentu. Namun, pada kadar yang lebih rendah, ia lebih berperan sebagai Natural Moisturizing Factor, antioksidan, serta membantu menjaga keasaman alami kulit (acid mantle) dan mikrobioma kulit.
Chamomile recutita matricaria flower.
Ekstrak dari German Chamomile ini mengandung senyawa aktif bernama bisabolol. Bisabolol dikenal luas karena sifat anti-inflamasi dan menenangkannya. Bahan ini sangat cocok untuk merawat kulit yang berjerawat, mengalami iritasi, atau sangat sensitif. Chamomile juga kaya akan senyawa antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Bahan pelengkap
- Aqua, sebagai pelarut utama.
- alcohol denat. Merupakan pelarut yang sangat baik, membantu penyerapan bahan aktif, dan memiliki efek kontrol minyak yang kuat serta sifat astringen. Ia juga berfungsi sebagai booster untuk pengawet dengan sifat antimikrobanya.
- Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- camphor. Komponen alami dengan aroma khas yang kuat dan memberikan sensasi dingin (cooling sensation) pada kulit. Memiliki sifat antibakteri dan antijamur, namun terkadang dapat memicu sensitivitas pada sebagian orang.
- Chlorphenesin. Digunakan sebagai pengawet.
- phenoxyethanol. Juga berfungsi sebagai pengawet.
- glyserine. Berperan sebagai pelarut, identik dengan kulit, dan merupakan humektan.
- Cl 42092. Merupakan pewarna sintetis.
Kesimpulan
✔️ Theraskin Chamomile Toner diperkaya dengan lima bahan utama yang esensial untuk menjaga kesehatan kulit, menenangkan iritasi, dan memelihara kelembaban kulit secara optimal.
✔️ Toner ini memberikan sensasi menyegarkan dan membantu mengangkat sisa kotoran serta minyak yang mungkin tertinggal setelah penggunaan pembersih wajah. Penggunaan dengan kapas sangat direkomendasikan untuk hasil terbaik.
✔️ Selain itu, toner ini juga dapat dimanfaatkan sebagai campuran masker bubuk. Kandungan alkohol di dalamnya membantu melarutkan komponen masker dan memfasilitasi penyerapan bahan-bahan aktifnya ke dalam kulit.
✔️ Kehadiran lactic acid dan sodium lactate berkontribusi dalam mengembalikan dan menjaga pH alami kulit.
✔️ Pengguna akan merasakan efek cooling sensation yang menenangkan berkat kandungan camphor.
✔️ Produk ini bebas dari pewangi tambahan (fragrance-free) dan paraben.
✔️ Diformulasikan sebagai oil-free dan non-comedogenic, sehingga aman untuk kulit yang rentan berjerawat.
✔️ Sangat cocok untuk penderita fungal acne (jerawat yang disebabkan oleh jamur).
❗ Meskipun diklaim aman untuk kulit sensitif, toner ini mengandung alkohol di urutan kedua dalam daftar komposisi. Oleh karena itu, bagi individu dengan kulit yang sangat intoleran terhadap alkohol, disarankan untuk melakukan uji tempel (patch test) terlebih dahulu sebelum penggunaan rutin.
✔️ Produk ini secara resmi diklaim aman untuk digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

