Home » Tips Memilih Pelembap yang Tepat untuk Kulit Berminyak

Tips Memilih Pelembap yang Tepat untuk Kulit Berminyak

Skincapedia.com – Pemilik kulit berminyak seringkali merasa ragu untuk menggunakan pelembap atau moisturizer. Kekhawatiran bahwa kulit akan menjadi semakin berminyak membuat langkah ini kerap terlewatkan dalam rutinitas perawatan kulit sehari-hari.

Namun, seperti yang dijelaskan oleh American Academy of Dermatology, kulit berminyak sekalipun tetap memerlukan hidrasi untuk menjaga kelembapannya. Berikut adalah tips menggunakan moisturizer yang tepat untuk kulit berminyak.

1. Pilih Moisturizer Berlabel “Oil-Free” dan “Noncomedogenic

Produk yang memiliki label oil-free dan noncomedogenic dirancang khusus agar tidak menyumbat pori-pori dan tidak memicu timbulnya jerawat. Label ini penting untuk diperhatikan pada semua jenis produk perawatan kulit, mulai dari moisturizer, pembersih wajah, hingga produk makeup.

Oleh karena itu, saat Anda memilih moisturizer, pastikan kedua label tersebut tertera pada kemasan sebelum memutuskan untuk membelinya. Ini adalah langkah awal yang sangat mendasar namun krusial untuk menjaga kesehatan dan perawatan kulit berminyak Anda.

Baca juga: Brand Ternama yang Ternyata Singkatan, Sudah Tahu?

2. Aplikasikan Moisturizer Setelah Mencuci Muka

Aplikasikan moisturizer setelah mencuci muka/Foto: freepik.com/ArtPhoto_studio

Banyak individu dengan kulit berminyak cenderung melewatkan penggunaan moisturizer karena merasa kulit mereka sudah cukup lembap oleh minyak alami. Padahal, minyak dan kelembapan adalah dua hal yang berbeda, dan kulit berminyak pun tetap bisa kehilangan hidrasi yang dibutuhkan.

Mengaplikasikan moisturizer segera setelah mencuci muka akan membantu mengunci kelembapan kulit sebelum ia mengering. Dengan demikian, keseimbangan alami kulit dapat terjaga, sehingga produksi minyak berlebih pun menjadi lebih mudah untuk dikendalikan.

3. Pilih Moisturizer yang Juga Mengandung SPF

Menurut informasi dari American Academy of Dermatology, para dermatolog sangat merekomendasikan penggunaan moisturizer yang juga dilengkapi dengan broad-spectrum sunscreen dengan SPF minimal 30. Dengan begitu, Anda dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV sekaligus menjaga kelembapannya hanya dengan satu langkah perawatan.

Ini merupakan pilihan yang sangat efisien, terutama bagi pemilik kulit berminyak yang sebaiknya meminimalkan jumlah lapisan produk tambahan pada wajah. Semakin sederhana rutinitas perawatan, semakin kecil pula risiko pori-pori tersumbat.

4. Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut Sebelumnya

Ilustrasi penggunaan moisturizer / Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Cara mempersiapkan kulit sebelum mengaplikasikan moisturizer juga memiliki peran yang sangat penting. Penggunaan sabun wajah yang terlalu keras justru dapat memicu kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak sebagai respons terhadap iritasi yang terjadi.

Oleh karena itu, disarankan untuk memilih pembersih wajah berbusa yang ringan dan lembut sebelum Anda mengaplikasikan moisturizer. Kulit yang tidak mengalami iritasi akan menerima moisturizer dengan lebih baik, dan produksinya minyak pun akan lebih mudah dikontrol sepanjang hari.

5. Hindari Menyentuh Wajah Setelah Mengaplikasikan Produk

Setelah seluruh rangkaian perawatan kulit selesai, termasuk pengaplikasian moisturizer, sangat disarankan untuk menghindari menyentuh wajah secara berlebihan. Tangan yang sering menyentuh wajah dapat mentransfer kotoran, minyak, dan bakteri ke permukaan kulit yang sudah bersih.

Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, namun dampaknya bisa cukup signifikan bagi pemilik kulit berminyak yang lebih rentan terhadap penyumbatan pori-pori dan munculnya jerawat. Sebaiknya, sentuh wajah Anda hanya saat sedang membersihkannya atau mengaplikasikan produk perawatan.

Artikel menarik Lainnya