Home » Tubuh Anda Saat Makan Fermentasi Tiap Hari

Tubuh Anda Saat Makan Fermentasi Tiap Hari

Skincapedia.com – Makanan fermentasi semakin populer berkat beragam manfaat yang ditawarkannya bagi kesehatan. Dr. Meena Malhotra, pendiri Heal n Cure Medical Wellness Center, menjelaskan bahwa proses fermentasi secara alami memperkaya makanan dengan serat, enzim, serta bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh.

Berbagai negara memiliki hidangan fermentasi khas yang telah mendunia, seperti miso dari Jepang, kimchi dari Korea, sauerkraut dari Jerman, dan kefir dari Rusia. Indonesia sendiri tak kalah kaya dengan produk fermentasi lokal yang tak kalah bergizi, mulai dari kecap manis, tauco, acar, tape, terasi, hingga tempe.

Lantas, apa saja manfaat mengonsumsi makanan fermentasi secara rutin? Dan amankah mengonsumsinya setiap hari? Artikel ini akan mengupas tuntas dampaknya bagi tubuh.

Manfaat Makanan Fermentasi bagi Tubuh

Banyak orang telah merasakan perubahan positif setelah rutin mengonsumsi makanan fermentasi. Peningkatan pada kesehatan pencernaan, regulasi sistem kekebalan tubuh, perbaikan metabolisme, hingga suasana hati yang lebih baik seringkali menjadi laporan umum.

Proses fermentasi berperan penting dalam mengembangkan populasi bakteri baik yang dikenal sebagai probiotik. Probiotik ini membantu mengembalikan keseimbangan mikroflora dalam usus, meredakan gejala tidak nyaman akibat sindrom iritasi usus besar, serta mengatasi gangguan pencernaan lainnya.

“Mengonsumsi makanan fermentasi secara teratur dapat berkontribusi pada peningkatan keanekaragaman mikroba, yang merupakan salah satu indikator kunci usus yang sehat,” ungkap ahli diet Jessica Corwin, MPH., RDN., kepada Real Simple.

Lebih lanjut, makanan fermentasi juga berperan dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu mengurangi risiko infeksi seperti flu. Laporan dari Healthline menyebutkan bahwa banyak makanan fermentasi kaya akan vitamin C, zat besi, dan seng, yang semuanya berperan penting dalam membangun pertahanan tubuh yang lebih kuat.

Sebuah klaim kesehatan yang diakui oleh FDA pada tahun 2024 mengemukakan bahwa konsumsi yogurt, sebagai salah satu bentuk makanan fermentasi, dapat membantu dalam pengelolaan kadar gula darah. Hal ini secara tidak langsung dapat menurunkan risiko pengembangan diabetes tipe 2. Dalam studi tersebut, partisipan yang mengonsumsi dua cangkir yogurt per minggu menunjukkan hasil yang positif.

Seberapa Banyak Makanan Fermentasi yang Bisa Dikonsumsi Setiap Hari?

Menurut Shaye Arluk, MS., RDN., koordinator nutrisi dan kesehatan di Sentara Brock Cancer Center, Sentara Health, konsumsi satu hingga dua porsi makanan fermentasi per hari umumnya dianggap aman bagi kebanyakan orang.

Namun, apakah ada efek samping jika mengonsumsinya secara berlebihan? Jawabannya adalah ya. Kandungan probiotik yang tinggi dalam makanan fermentasi, jika dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak, dapat menyebabkan peningkatan sementara pada produksi gas dan rasa kembung.

“Makanan fermentasi bisa saja tinggi FODMAPs atau asam organik, yang berpotensi memicu gas, kembung, atau bahkan kram perut,” jelas Jordan Langhough, RD., CPT., seperti dikutip dari Parade.

Oleh karena itu, bijaklah dalam mengonsumsi makanan fermentasi. Disarankan untuk memperkenalkan makanan ini ke dalam pola makan secara bertahap. Yang terpenting, selalu imbangi dengan pola makan sehat dan seimbang secara keseluruhan untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi tubuh.

Artikel menarik Lainnya