Home » ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen: Ingredients Rahasia SPF 30

ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen: Ingredients Rahasia SPF 30

ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen: Ingredients Rahasia SPF 30

Skincapedia.com – ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen SPF 30 PA++ hadir sebagai solusi perlindungan kulit wajah dari paparan sinar matahari dengan formula yang ringan dan nyaman. Tabir surya ini menawarkan perlindungan Broad Spectrum yang komprehensif terhadap sinar UVA dan UVB, dilengkapi dengan teknologi 24-Hour Hydration Lock yang diklaim mampu menjaga kelembapan kulit hingga 24 jam jika digunakan bersama rangkaian produk ERHA X AQUA. Selain itu, produk ini juga memberikan efek tone-up seketika, mencerahkan, dan meratakan warna kulit, menjadikannya pilihan menarik bagi semua jenis kulit.

Keunggulan utama dari ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen terletak pada kombinasi bahan physical dan chemical sunscreen yang memberikan perlindungan menyeluruh. Produk ini juga dibekali dengan bahan Anti-polusi PM 2,5 Shield yang efektif melindungi kulit dari dampak buruk polusi udara hingga ukuran partikel 2,5 mikrometer. Formulasi hydrating agents yang terkandung di dalamnya bekerja sinergis untuk melembapkan dan menghidrasi kulit secara optimal.

Erha x Aqua re-fresh Hydrating Sunscreen SPF 30 pa++. Sumber: shopee

Tekstur produk yang ringan, tidak lengket, dan tidak meninggalkan whitecast menjadi nilai tambah yang signifikan. Hal ini menjadikan ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen nyaman digunakan sehari-hari, bahkan di bawah riasan. Klaimnya sebagai produk yang aman digunakan setiap hari tanpa menimbulkan iritasi semakin memperkuat posisinya sebagai tabir surya yang ramah kulit.

Manfaat Utama:

  • Kombinasi physical dan chemical sunscreen untuk perlindungan UVA dan UVB yang optimal.
  • Bahan Anti-polusi PM 2,5 Shield melindungi kulit dari partikel polusi.
  • Hydrating Agents dengan teknologi 24-Hours Hydration Lock menjaga kelembapan kulit.
  • Efek tone-up mencerahkan dan meratakan warna kulit seketika.
  • Tekstur ringan, tidak lengket, dan bebas whitecast.

Kandungan Kunci:

  • Sodium Hyaluronate: Berfungsi menutrisi kulit, mendukung produksi elastin dan kolagen, serta membentuk lapisan pelindung untuk mencegah kehilangan air transepidermal (TeWL).
  • Panthenol (Pro Vitamin B5): Melembutkan kulit, meningkatkan elastisitas, dan berperan sebagai agen anti-inflamasi serta pelindung kulit.
  • Niacinamide: Memiliki manfaat skin brightening, memperkuat skin barrier, mengatur sebum, dan bersifat anti-inflamasi, membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan bluelight.
  • Xylitylglucoside: Bagian dari Aquaxyl™, memastikan hidrasi optimal di semua lapisan kulit dengan menstimulasi produksi asam hialuronat, lipid, dan NMF (faktor pelembap alami).

Cara Penggunaan:

Oleskan ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen SPF 30 PA++ secara merata pada wajah yang telah dibersihkan sekitar 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Aplikasikan ulang jika diperlukan, terutama setelah berkeringat.

Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 99.000 untuk kemasan 30 gram, menjadikannya pilihan yang terjangkau untuk perlindungan kulit sehari-hari.

Penjelasan Mendalam Ingredients Erha X Aqua Re-Fresh Hydrating Sunscreen SPF 30 PA++

Daftar Lengkap Ingredients:

Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Cyclopentasiloxane, Cetyl Ethylhexanoate, Glycerin, Ethylhexyl Salicylate, Butylene Glycol, Pentylene Glycol, Ci. 77019, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Triceteareth-4 Phosphate, Glycol Stearate, Phenoxyethanol, Glyceryl Stearate, PEG-2 Stearate, PEG-100 Stearate, Titanium Dioxide, Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Carbomer, Tromethamine, Isohexadecane, PEG-10 Dimethicone, Sodium Hyaluronate, Polysorbate 80, Ethylhexylglycerin, Triethoxycaprylylsilane, Sorbitan Oleate, Disodium EDTA, Aluminum Hydroxide, BHT, Stearic Acid, Ci 77492, Ci 77491, Niacinamide, Panthenol, Xylitylglucoside, Ci 77499, Anhydroxylitol, Xylitol.

Analisis Key Ingredients

Sodium Hyaluronate

Sebagai garam dari asam hialuronat dengan berat molekul tinggi, Sodium Hyaluronate bekerja di permukaan kulit. Ia membentuk lapisan pelindung non-oklusif yang efektif mencegah kehilangan air transepidermal (TeWL) dan menjaga integritas skin barrier.

Niacinamide

Bahan multifungsi ini dikenal sebagai agen pencerah (skin brightening), pendukung produksi ceramide (ceramide booster), pengatur sebum, dan anti-inflamasi. Niacinamide sangat penting dalam memperkuat pertahanan alami kulit terhadap agresi lingkungan seperti sinar UV dan bluelight.

Panthenol

Dikenal juga sebagai Pro-Vitamin B5, Panthenol memiliki kemampuan melembapkan kulit dengan cara mendukung produksi lipid esensial yang krusial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan kulit. Sifat anti-inflamasi dan skin-protecting-nya membantu meredakan iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain, serta mendukung proses pemulihan luka pada kulit.

Aquaxyl™

Merupakan kompleks bahan yang terdiri dari Xylitylglucoside, Anhydroxylitol, dan Xylitol. Aquaxyl™ menawarkan properti hidrasi 3D yang canggih, mengatur sirkulasi kelembapan di berbagai lapisan kulit. Ia juga menstimulasi produksi asam hialuronat, lipid, dan NMF, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk semua jenis kulit.

Komponen Agen Sunscreen

Ethylhexyl Methoxycinnamate

Senyawa ini berfungsi sebagai penyerap sinar UVB. Sebagai chemical sunscreen, ia ringan dan mudah diformulasikan. Namun, perlu dicatat bahwa senyawa ini kurang stabil secara fotofisik, yang berarti nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.

Ethylhexyl Salicylate

Merupakan filter UVB yang relatif lemah namun sangat stabil terhadap cahaya (photo-stable). Meskipun tidak efektif jika digunakan sendiri, ia berperan penting dalam melarutkan agen sunscreen lainnya dan meningkatkan stabilitas fotofisik formula secara keseluruhan.

Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate

Dikenal juga sebagai Uvinul A Plus, ini adalah chemical sunscreen generasi baru. Keunggulannya terletak pada perlindungan UVA yang tinggi dan stabilitas fotofisik yang sangat baik, memastikan perlindungan tidak mudah terdegradasi oleh paparan sinar matahari.

Titanium Dioxide

Sebagai physical/mineral sunscreen, Titanium Dioxide menawarkan perlindungan Broad Spectrum terhadap UVB, UVA I, dan UVA II. Senyawa ini sangat stabil terhadap cahaya dan memiliki kemampuan tambahan sebagai agen mattifier serta penyerap minyak (oil absorbent).

Bahan Pelengkap dan Fungsinya

  • Water: Basis utama formula.
  • Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emollient dan slip agent, memberikan sensasi licin pada kulit.
  • Cetyl Ethylhexanoate: Emollient yang menambah kekentalan formula sekaligus berfungsi sebagai penstabil emulsi.
  • Glycerin: Pelarut, bersifat skin identical, dan humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
  • Ci. 77019 (Mica): Pigmen yang memberikan efek kilau atau shimmering/glossy pada produk.
  • Triceteareth-4 Phosphate: Agen pengemulsi yang membantu mencampurkan fase minyak dan air.
  • Glycol Stearate: Pengemulsi, penambah kekentalan, opacifier, dan agen pearling yang memberikan tampilan mutiara pada produk.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emollient yang melembutkan kulit.
  • PEG-2 Stearate: Agen pengemulsi.
  • PEG-100 Stearate: Agen pengemulsi utama dalam banyak formulasi kosmetik.
  • Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Pengental sintetis yang memberikan tekstur pada produk.
  • Carbomer: Agen pembentuk gel yang berfungsi mengentalkan formula.
  • Tromethamine: Pengatur pH (basa) untuk menyesuaikan keasaman formula.
  • Isohexadecane: Pelarut dan emollient yang memberikan sensasi ringan.
  • PEG-10 Dimethicone: Emulsifying silicone yang membantu menstabilkan emulsi.
  • Polysorbate 80: Agen pengemulsi yang umum digunakan dalam formulasi emulsi.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • Triethoxycaprylylsilane: Sejenis silikon yang berfungsi sebagai pelapis pigmen atau agen mineral. Ini membantu pigmentasi lebih merata dan stabil di kulit.
  • Sorbitan Oleate: Agen pengemulsi dan emollient.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
  • Aluminum Hydroxide: Agen pengopak (opacifying agent) yang membuat warna tidak transparan dan membantu menstabilkan Titanium Dioxide.
  • BHT: Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emollient, pengental, dan penstabil emulsi.
  • Ci 77492 (Yellow Iron Oxide): Pigmen kuning.
  • Ci 77491 (Red Iron Oxide): Pigmen merah.
  • Ci 77499 (Black Iron Oxide): Pigmen hitam.

Kesimpulan Mengenai ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen SPF 30 PA++

ERHA X AQUA Re-Fresh Hydrating Sunscreen dapat dikategorikan sebagai sunscreen hybrid, yang menggabungkan kekuatan chemical sunscreen (Ethylhexyl Methoxycinnamate, Ethylhexyl Salicylate, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate) dengan physical sunscreen (Titanium Dioxide). Kombinasi ini menghasilkan perlindungan yang cukup stabil terhadap degradasi akibat paparan sinar UV.

Dengan SPF 30, produk ini mampu melindungi kulit dari 97% radiasi UVB, sementara PA++ memberikan perlindungan terhadap UVA sekitar 4-8 kali lebih lama dibandingkan tanpa perlindungan. Empat kandungan kunci yang disebutkan sebelumnya bekerja secara sinergis untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit, dengan Sodium Hyaluronate, Panthenol, dan Aquaxyl™ secara khusus berfokus pada pemeliharaan kelembapan kulit.

Efek tone-up yang diklaim memberikan tampilan kulit lebih cerah seketika. Teksturnya yang ringan dan nyaman diaplikasikan dapat dilihat pada visual berikut:

Tekstur Sunscreen erha x Aqua re-fresh Hydrating Sunscreen. Sumber: Shopee

Produk ini bebas dari alkohol, pewangi (fragrance), dan paraben, menjadikannya pilihan yang lebih aman bagi kulit sensitif. Formula oil-free juga menjadi nilai tambah, meskipun mengandung beberapa bahan dengan potensi komedogenik seperti Butylene Glycol, Sorbitan Oleate, dan Stearic Acid. Namun, karena bahan-bahan ini berada di urutan akhir dalam daftar ingredients, potensi komedogeniknya cenderung minimal dan dapat diatasi dengan rutinitas eksfoliasi yang teratur.

Perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung beberapa bahan yang diketahui dapat memicu pertumbuhan jamur, di antaranya adalah Glycol Stearate, Glyceryl Stearate, PEG-2 Stearate, PEG-100 Stearate, Polysorbate 80, dan Stearic Acid.

Artikel menarik Lainnya