Home » Hiqween Healthy Glow: Cek Ingredients Sunscreen Terbaik!

Hiqween Healthy Glow: Cek Ingredients Sunscreen Terbaik!

Hiqween Healthy Glow: Cek Ingredients Sunscreen Terbaik!

Skincapedia.com – Memilih tabir surya yang tepat adalah langkah krusial dalam menjaga kesehatan dan penampilan kulit. Hiqween Healthy Glow Finished Sunscreen hadir sebagai salah satu opsi yang menarik perhatian, terutama bagi mereka yang memiliki kulit berjerawat atau mencari perlindungan yang juga memberikan manfaat perawatan. Artikel ini akan mengupas tuntas kandungan bahan-bahan di dalamnya untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam.

Hiqween Healthy Glow Finished Sunscreen
Produk ini diformulasikan dengan kombinasi rose flower water dan Tea tree oil yang dikenal memiliki sifat menenangkan dan merawat kulit berjerawat. Selain itu, tabir surya ini diklaim mampu melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar ultraviolet (UV).

Hiqween Healthy Glow Finished Sunscreen. Sumber: shopee

Produk ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp 85.000 untuk kemasan 50ml, menjadikannya pilihan yang cukup terjangkau di pasaran.

Penjelasan Ingredients Hiqween Healthy Glow Finished Sunscreen

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Aqua, Titanium Dioxide, Niacinamide, Rosa Damascena Flower Water, Glycerol Stearate, PEG-100 Stearate, Bis-PEG-12 Dimethicone, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Octocrylene, Phenoxyethanol, Polyacrylate Crosspolymer-11, Lecithin, Fragrance, Tocopheryl Acetate, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Oil, Disodium EDTA, Fragrance

Kandungan Utama (Key Ingredients) dan Manfaatnya:

Niacinamide.

Niacinamide, atau Vitamin B3, merupakan bahan multifungsi yang sangat dihargai dalam dunia perawatan kulit. Manfaat utamanya meliputi pencerahan kulit (skin brightening), peningkatan produksi ceramide yang krusial untuk kekuatan skin barrier, serta regulasi sebum yang membantu mengurangi produksi minyak berlebih. Lebih lanjut, sifat anti-inflamasinya sangat efektif dalam menenangkan kulit yang kemerahan atau iritasi. Niacinamide juga berperan dalam memperkuat pertahanan alami kulit terhadap dampak negatif sinar UV dan cahaya biru (bluelight) yang dipancarkan oleh perangkat digital.

Rosa Damascena Flower Water.

Dikenal juga sebagai rose hydrosol, ini adalah produk sampingan dari proses distilasi minyak esensial mawar. Meskipun konsentrasinya lebih rendah dibandingkan minyak esensialnya, rose hydrosol tetap kaya akan komponen bermanfaat. Kandungan antioksidannya membantu melawan radikal bebas, sementara sifat antimikroba dan astringennya efektif dalam membersihkan dan mengecilkan pori-pori. Selain itu, bahan ini memiliki properti anti-inflamasi, menenangkan (skin soothing), dan menyejukkan (skin calming) kulit, menjadikannya ideal untuk kulit sensitif atau yang mudah teriritasi.

Tocopheryl Acetate.

Merupakan bentuk sintetis dari Vitamin E, Tocopheryl Acetate berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Sifatnya yang melembapkan (skin moisturizing) membantu menjaga hidrasi kulit, sementara kemampuannya melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB menjadikannya pelengkap yang baik dalam formulasi tabir surya.

Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Oil.

Minyak Pohon Teh (Tea Tree Oil/TTO) sangat populer di kalangan pecinta skincare, terutama bagi mereka yang berjuang melawan jerawat. TTO memiliki kemampuan antibakteri dan antijamur yang kuat, efektif dalam memberantas bakteri penyebab jerawat. Ia juga membantu mengurangi produksi sebum berlebih dan memiliki efek astringen untuk mengencangkan pori-pori.

Agen Pelindung Matahari (Sunscreen Agents):

Titanium Dioxide.

Termasuk dalam kategori tabir surya fisik atau mineral, Titanium Dioxide menawarkan perlindungan spektrum luas (broad spectrum), melindungi kulit dari sinar UVB, UVA I, dan UVA II. Bahan ini sangat stabil terhadap paparan sinar matahari (photo-stable). Selain sebagai pelindung UV, Titanium Dioxide juga memiliki kemampuan menyerap minyak (oil absorbent) dan memberikan efek mattifying, menjadikannya cocok untuk kulit berminyak.

Ethylhexyl Methoxycinnamate.

Bahan ini berfungsi sebagai penyerap sinar UVB (UVB absorber) dan termasuk dalam kategori tabir surya kimiawi. Keunggulannya adalah teksturnya yang ringan dan mudah diformulasikan ke dalam berbagai produk perawatan kulit. Namun, perlu dicatat bahwa Ethylhexyl Methoxycinnamate tidak sepenuhnya stabil terhadap cahaya (tidak foto stabil). Nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.

Butyl Methoxydibenzoylmethane.

Lebih dikenal dengan nama Avobenzone, bahan ini adalah agen tabir surya generasi lama yang masih banyak digunakan secara global. Fungsinya adalah menyerap sinar UVA I dan UVA II. Sayangnya, Avobenzone juga termasuk bahan yang tidak stabil terhadap cahaya (tidak photo-stable), dengan potensi penurunan efektivitas hingga 36% dalam satu jam paparan sinar matahari langsung.

Octocrylene.

Octocrylene memberikan perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA II. Bahan ini relatif stabil terhadap cahaya (cukup photo-stable), dengan penurunan efektivitas hanya sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian. Keunggulan lain dari Octocrylene adalah kemampuannya menstabilkan agen tabir surya lain yang kurang stabil, seperti Avobenzone. Selain itu, ia dapat meningkatkan ketahanan produk terhadap air (water-resistant), sehingga perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.

Bahan Pendukung (Bahan Pelengkap):

  • Aqua: Air, sebagai pelarut utama formulasi.
  • Glycerol Stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air, serta sebagai emolien yang melembutkan kulit.
  • PEG-100 Stearate: Agen pengemulsi lain yang membantu menjaga kestabilan formula.
  • Bis-PEG-12 Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien untuk melembutkan dan menghaluskan kulit, serta membantu sebagai pengemulsi.
  • Phenoxyethanol: Pengawet yang umum digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
  • Polyacrylate Crosspolymer-11: Bahan sintetis yang berfungsi sebagai pengental dan penstabil emulsi, memberikan tekstur yang diinginkan pada produk.
  • Lecithin: Bertindak sebagai emolien dan pengemulsi, membantu menghidrasi dan melembutkan kulit.
  • Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralkan ion logam dalam formula, sehingga menjaga kestabilan produk dan mencegah reaksi yang tidak diinginkan.

Kesimpulan Hasil Ulasan:

✔️ Hiqween Healthy Glow Finished Sunscreen dapat dikategorikan sebagai hybrid sunscreen karena menggabungkan satu agen tabir surya fisik (Titanium Dioxide) dengan tiga agen tabir surya kimiawi.

✔️ Produk ini diklaim menawarkan perlindungan spektrum luas (melindungi dari UVA dan UVB) dengan SPF 50 PA+++, meskipun keterangan detail mengenai SPF dan PA+ tidak tertera secara jelas pada kemasan.

✔️ Keunggulan produk ini terletak pada penambahan empat bahan utama yang tidak hanya melindungi, tetapi juga merawat kesehatan dan kecantikan kulit.

✔️ Kehadiran Tea Tree Oil (TTO) menjadikannya pilihan yang baik bagi pemilik kulit berjerawat.

✔️ Formulasi bahan cenderung sederhana dan minim, memberikan kesan produk yang lebih fokus pada manfaat utamanya.

✔️ Produk ini bebas alkohol (no alcohol).

✔️ Bebas paraben (no paraben).

✔️ Kandungan silikonnya minim, hanya mengandung satu jenis (minim silicone).

✔️ Formula oil-free dan memiliki potensi komedogenik rendah, berkat penggunaan bahan seperti Peg-100 stearate (1) yang memiliki skor komedogenik rendah.

❗ Perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak aman untuk fungal acne (tidak fungal acne safe) karena mengandung bahan-bahan seperti glyseryl stearate, peg-100 stearate, dan lecithin yang berpotensi memicu fungal acne pada sebagian individu.

✔️ Produk ini telah terdaftar di BPOM dan bersertifikat halal, memberikan jaminan keamanan dan kepatuhan terhadap standar regulasi.

Artikel menarik Lainnya