Home » Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream: Cek Ingredients Rahasianya!

Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream: Cek Ingredients Rahasianya!

Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream: Cek Ingredients Rahasianya!

Skincapedia.com – Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream hadir dengan formula yang kaya akan bahan alami dan aktif, dirancang khusus untuk memberikan perawatan optimal bagi kulit wajah Anda. Krim ini mengunggulkan kandungan Niacinamide dan Blue Oleoactif®, yang memiliki fungsi ganda sebagai pelindung kulit dari polusi dan paparan blue light dari perangkat digital.

Krim ini memiliki sejumlah kandungan utama yang diformulasikan secara cermat:

  • Niacinamide 4%: Berperan penting dalam mencerahkan kulit dan meratakan warna kulit yang tidak merata.
  • Blue Oleoactif®: Memberikan perlindungan terhadap polusi lingkungan dan efek negatif dari paparan blue light.
  • Olivem 1000: Berfungsi untuk meningkatkan efektivitas serum dan memberikan perlindungan pada kulit.
  • Vitamin E: Nutrisi esensial yang menutrisi dan menjaga kelembapan kulit.
  • Licorice: Dikenal sebagai agen pencerah kulit dan memiliki sifat antioksidan.
  • Suncat MTA: Memberikan perlindungan komprehensif terhadap sinar UVA dan UVB.

Berkat formulasi uniknya, Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream menawarkan berbagai manfaat:

  • Mencerahkan sekaligus melembapkan kulit wajah secara efektif.
  • Memberikan perlindungan dari polusi dan blue light.
  • Menutrisi dan menghidrasi kulit wajah agar tetap lembap.
  • Membantu mengurangi tampilan noda hitam pada kulit.
  • Bertindak sebagai antioksidan dan melindungi kulit dari paparan sinar UV.
  • Menjaga kelembapan kulit, menghasilkan tekstur kulit yang lebih lembut dan halus.

Dengan harga yang terjangkau, sekitar Rp 24.000 untuk kemasan 15 gram, produk ini menjadi pilihan menarik bagi banyak konsumen.

Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream. Sumber: shopee.

Penjelasan Mendalam Mengenai Ingredients Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream

Daftar Lengkap Ingredients:

Aqua, butylene Glycol, dimethicone, niacinamide, ethyl Macadamiate, ethylhexyl olivate, glyserine, acrylates/beheneth-25 methacrylate Copolymer, helianthus annus seed oil, titanium dioxide, glycine soja oil, cetearyl olivate, phenoxyethanol, sorbitan olivate, cetearyl alcohol, cetyl palmitate, aminomethyl propanol, butyl methoxydibenzoyl methane, ethylhexyl Methoxycinnamate, polyglyceryl-3 diisostearate, sorbitan palmitate, carbomer, disodium EDTA, octocrylene, Oriza sativa extract, Oriza sativa germ extract, dimethicone/contoh dimethicone crosspolymer, sorbitan olivate, triethylene Glycol, BHT, fragrance, glycyrrhiza Glabra root extract, xanthan gum, hydrogen dimethicone, lecithin, silica, isoceteth-10, 2 aminobutanol, tocopherol

Fokus pada Bahan Utama (Key Ingredients)

Niacinamide.

Bahan ini dikenal luas karena kemampuannya mencerahkan kulit, meningkatkan produksi ceramide, dan mengatur produksi sebum. Niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu memperkuat pertahanan alami kulit terhadap efek buruk sinar UV dan blue light.

Helianthus Annus Seed Oil (Minyak Biji Bunga Matahari).

Kaya akan Vitamin E dan asam lemak linoleat (sekitar 60%), minyak bunga matahari berfungsi sebagai skin-replenishing yang menguatkan dan menenangkan kulit. Kandungan asam lemaknya membantu memperbaiki skin barrier yang rusak, menjadikannya ideal untuk kulit kering dan dehidrasi. Efek menenangkannya juga efektif meredakan tanda-tanda stres pada kulit dan iritasi.

Glycine Soja Oil (Minyak Kedelai).

Minyak kedelai mengandung asam lemak esensial seperti linoleat yang penting untuk integritas skin barrier. Asam oleatnya menutrisi kulit kering, sementara asam linolenat memiliki sifat anti-inflamasi.

Oryza Sativa Extract (Ekstrak Beras).

Ekstrak beras kaya akan antioksidan, termasuk Vitamin E, asam ferulat, dan orizanol. Kandungan polisakaridanya berfungsi sebagai pelembap, dan asam lemak omega-3 memberikan efek anti-inflamasi.

Oryza Sativa Germ Extract (Ekstrak Germ Beras).

Bahan ini bertindak sebagai agen anti-polusi yang efektif, kaya akan antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas dan melindungi kulit dari bahaya polutan.

Glycyrrhiza Glabra Root Extract (Ekstrak Akar Manis).

Dikenal sebagai pencerah kulit yang aman, ekstrak akar manis memiliki komponen utama seperti glabridin (agen pencerah kulit) dan glycyrrhizin (agen anti-inflamasi).

Tocopherol (Vitamin E).

Vitamin E adalah antioksidan kuat yang juga berfungsi sebagai pelembap kulit, membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UVB.

Peran Agen Sunscreen

Titanium Dioxide.

Merupakan physical sunscreen atau mineral sunscreen yang menawarkan perlindungan spektrum luas (melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II). Bahan ini sangat stabil terhadap cahaya dan juga memiliki kemampuan menyerap minyak (oil absorbent) serta memberikan efek mattifier.

Butyl Methoxydibenzoylmethane (Avobenzone).

Salah satu agen sunscreen generasi lama yang paling umum digunakan secara global. Bahan ini efektif menyerap sinar UVA I dan UVA II. Namun, perlu dicatat bahwa Avobenzone kurang stabil terhadap cahaya (photo-unstable), di mana efektivitasnya dapat berkurang hingga 36% dalam satu jam paparan sinar matahari langsung.

Ethylhexyl Methoxycinnamate.

Bahan ini berfungsi sebagai penyerap sinar UVB dan termasuk dalam kategori chemical sunscreen. Sifatnya ringan dan mudah diformulasikan, namun juga tidak stabil terhadap cahaya (photo-unstable), dengan penurunan nilai SPF sekitar 10% setelah 35 menit terpapar sinar matahari langsung.

Octocrylene.

Memberikan perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA II. Octocrylene cukup stabil terhadap cahaya (photo-stable), dengan penurunan efektivitas hanya sekitar 10% setelah 95 menit paparan. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil seperti Avobenzone, serta meningkatkan ketahanan produk terhadap air (water-resistant).

Bahan Pelengkap yang Bekerja Optimal

  • Aqua: Air sebagai pelarut utama.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif, memberikan efek lembut dan kilau halus pada kulit. Mampu membentuk lapisan pelindung yang mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit bernapas.
  • Ethyl Macadamiate: Berasal dari minyak macadamia, berfungsi sebagai emollient dan agen pengkondisi kulit.
  • Ethylhexyl Olivate: Ester alami dari minyak zaitun yang bekerja sebagai emollient semi-oklusif. Melembapkan dan mengunci kelembapan kulit agar tidak mudah menguap, sambil tetap memungkinkan kulit bernapas.
  • Glycerine: Pelarut, skin identical (mirip dengan komponen alami kulit), dan humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
  • Acrylates/Beheneth-25 Methacrylate Copolymer: Pengental sintetis yang berfungsi menambah kekentalan formula.
  • Cetearyl Olivate: Terbuat dari alkohol setil stearil dan asam lemak dari minyak zaitun. Berfungsi sebagai emollient sekaligus pengemulsi alami yang lembut dan hipoalergenik, aman untuk kulit sensitif.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
  • Sorbitan Olivate: Pengemulsi yang terbuat dari sorbitol dan minyak zaitun. Bahan ini bersifat biodegradable, tidak beracun, dan tidak menyebabkan iritasi.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient dan penstabil emulsi, serta menambah kekentalan formula.
  • Cetyl Palmitate: Emollient yang membantu formula mudah diratakan dan mengunci kelembapan kulit, seringkali menjadi alternatif silikon yang lebih alami.
  • Aminomethyl Propanol: Pengatur pH bersifat basa.
  • Polyglyceryl-3 Diisostearate: Pengemulsi dan emollient yang sangat lembut, bahkan cocok untuk produk bayi.
  • Sorbitan Palmitate: Pengemulsi dan emollient.
  • Carbomer: Agen pembentuk gel yang berfungsi mengentalkan formula.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralisir ion logam dalam formula.
  • Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Bubuk silikon yang menambah kekentalan formula dan memberikan efek kulit yang halus serta terasa lembut.
  • Sorbitan Oleate: Pengemulsi dan emollient.
  • Triethylene Glycol: Pengencer, agen penyamar aroma, dan tidak menyebabkan iritasi.
  • BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi pada formula.
  • Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
  • Xanthan Gum: Pengental alami yang berasal dari fermentasi karbohidrat.
  • Hydrogen Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai agen pengikat pigmen, membantu physical sunscreen seperti titanium dioksida memaksimalkan proteksi UV dan meminimalkan white-cast, serta menjaga stabilitas tekstur.
  • Lecithin: Pengemulsi dan emollient.
  • Silica: Pengental mineral yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil absorbent) untuk hasil akhir matte.
  • Isoceteth-10: Pengemulsi.
  • 2-Aminobutanol: Pengatur pH bersifat basa.

Kesimpulan Akhir Mengenai Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream

✔️Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream diperkaya dengan 7 key ingredients yang esensial untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.

✔️Kandungan utamanya, niacinamide 4% dan licorice, sangat baik untuk mencerahkan kulit (skin brightening).

✔️Perpaduan sunflower oil, glycine soja oil, Oryza sativa extract, dan Oryza sativa germ extract memberikan perlindungan kulit (skin protectant), melembapkan (skin moisturizing), efek antioksidan, serta perlindungan dari polusi.

✔️Olivem 1000 (terdiri dari cetearyl olivate dan sorbitan olivate) bertindak sebagai peningkat kelembapan (moist-booster).

✔️Krim ini dilengkapi dengan filter UVA dan UVB, namun tidak mencantumkan nilai SPF dan PA secara spesifik.

✔️Teksturnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Tekstur Hanasui Flawless Glow 10 Day Cream. Sumber: shopee.

✔️Memberikan efek tone-up pada kulit.

✔️Bebas alkohol.
✔️Bebas paraben.

✔️Produk ini tidak oil-free dan mengandung beberapa bahan yang berpotensi menyebabkan komedo (comedogenic):

  • Butylene Glycol (peringkat 1)
  • Dimethicone (peringkat 1)
  • Glycine Soja Oil (peringkat 3)
  • Cetearyl Alcohol (peringkat 2)
  • Polyglyceryl-3 Diisostearate (peringkat 4)
  • Sorbitan Oleate (peringkat 3)

Potensi komedogenik ini dapat diimbangi dengan rutinitas eksfoliasi yang teratur untuk meminimalkan penumpukan sel kulit mati yang dapat menyebabkan komedo.

❗Produk ini tidak aman untuk penderita fungal acne, karena mengandung bahan seperti Ethyl Macademiate, Ethylhexyl Olivate, Cetearyl Olivate, Sorbitan Olivate, Cetyl Palmitate, Glycine Soja Oil, Sunflower Oil, Sorbitan Oleate, Polyglyceryl-3 Diisostearate, Lecithin.

✔️Untuk memastikan keaslian produk, disarankan untuk membeli dari Official Store.

Artikel menarik Lainnya