Kebiasaan Malam Hari Pengaruhi Kesehatan Kulit – Kebiasaan yang kita lakukan di malam hari sebelum terlelap ternyata memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan kulit. Seringkali kita tergoda untuk langsung beristirahat tanpa memerhatikan kondisi wajah, padahal malam hari adalah periode krusial bagi kulit untuk melakukan regenerasi.
Paula Brezavscek, seorang asisten dokter bersertifikat, menjelaskan bahwa proses pembaruan alami kulit paling aktif saat kita tidur. Ini karena produk perawatan kulit yang menghidrasi dan melembapkan bekerja secara optimal ketika kulit tidak terpapar oleh berbagai faktor lingkungan yang dapat menimbulkan stres.
Bagi Anda yang mendambakan kulit tampak bercahaya alami tanpa perlu riasan, penting untuk menghindari beberapa kebiasaan tertentu sebelum tidur. Berikut adalah ulasan mengenai kebiasaan yang sebaiknya dihindari, berdasarkan rangkuman dari The Healthy.
Malas Membersihkan Wajah

Setelah seharian beraktivitas di luar ruangan, wajah kita pasti terpapar oleh berbagai kotoran seperti debu dan polusi. Rasa lelah yang mendera seringkali membuat kita memilih jalan pintas dengan langsung tidur tanpa membersihkan wajah terlebih dahulu. Kebiasaan ini merupakan kesalahan besar yang harus segera diubah.
Dr. Desmond Shipp, seorang dokter kulit sekaligus profesor klinis di The Ohio State University Wexner Medical Center, menegaskan bahwa tidak membersihkan wajah sebelum tidur adalah salah satu kekeliruan terbesar yang dapat dilakukan. Kotoran yang menempel dapat menyumbat pori-pori dan memicu masalah kulit.
Saat malam hari, kulit sedang dalam fase perbaikan dan regenerasi. Debu, asap, sisa produk makeup, atau perawatan kulit yang tertinggal dapat menyumbat pori-pori, yang pada akhirnya dapat memperparah kondisi jerawat. Oleh karena itu, membersihkan wajah secara menyeluruh sebelum tidur sangatlah krusial.
Untuk memastikan kebersihan wajah yang optimal, Anda dapat menerapkan teknik double cleansing. Teknik ini melibatkan dua langkah pembersihan yang efektif mengangkat segala jenis kotoran dan sisa produk dari permukaan kulit.
Metode double cleansing dimulai dengan penggunaan pembersih berbahan dasar minyak. Tahap ini bertujuan untuk melarutkan dan mengangkat sisa makeup serta sunscreen yang cenderung sulit dibersihkan dengan pembersih biasa. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembersih berbahan dasar air untuk membersihkan sisa-sisa kotoran dan minyak yang masih tertinggal di pori-pori.
Tidak Menggunakan Pelembap

Melewatkan penggunaan pelembap di malam hari merupakan kebiasaan lain yang harus dihindari jika Anda menginginkan kulit yang sehat dan bercahaya. Rutinitas perawatan kulit malam hari tidak akan lengkap tanpa pelembap yang berperan penting dalam menutrisi kulit.
Selama periode tidur, kulit kita memiliki kecenderungan untuk kehilangan banyak kelembapan. Oleh karena itu, aplikasi pelembap sebelum tidur sangat penting untuk mengunci hidrasi.
Kristin Gunn, seorang ahli kecantikan selebriti, menekankan bahwa melembapkan dan merawat kulit sepanjang malam dapat membantu mengurangi munculnya garis-garis halus, kerutan, serta mengatasi kulit kusam. Hal ini dicapai dengan menjaga kadar kelembapan kulit dan mendukung produksi kolagen.
Manfaat pelembap tidak terbatas pada jenis kulit tertentu saja; semua jenis kulit akan merasakan manfaatnya, termasuk kulit berminyak atau berjerawat. Bagi pemilik kulit berminyak atau berjerawat, disarankan untuk memilih pelembap yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan kulit tersebut.
Pilihan pelembap yang tepat untuk kulit berminyak atau berjerawat meliputi produk dengan tekstur gel atau yang berbasis air (water-based). Produk-produk ini cenderung lebih ringan dan cepat meresap ke dalam kulit tanpa meninggalkan rasa lengket atau menyumbat pori-pori.
Suhu Kamar Terlalu Panas

Kondisi suhu kamar yang terlalu panas atau terlalu kering dapat memberikan dampak negatif tidak hanya pada kualitas tidur, tetapi juga pada kesehatan kulit. Berdasarkan penelitian, tubuh manusia cenderung beristirahat dengan lebih baik pada suhu yang cenderung sejuk atau dingin.
Selain memengaruhi kenyamanan tidur, suhu ruangan yang ideal juga berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit. Suhu yang tepat dapat mencegah kulit mengalami dehidrasi selama periode tidur malam hari.
Salah satu solusi efektif untuk mengatasi suhu kamar yang terlalu panas atau kering adalah dengan menggunakan humidifier. Alat ini dapat membantu meningkatkan kelembapan udara di dalam ruangan, menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi kulit dan tidur yang berkualitas.
Makan Camilan Asin Sebelum Tidur

Aktivitas mengemil sebelum tidur memang seringkali terasa sangat menggoda, terutama jika ditemani dengan menonton serial favorit atau saat sedang asyik menjelajahi media sosial. Namun, kebiasaan ini sebaiknya dihindari demi kesehatan kulit Anda.
Kandungan garam yang berlebih dalam camilan yang dikonsumsi sebelum tidur dapat memicu penumpukan cairan ekstra di dalam tubuh. Fenomena ini seringkali terlihat terutama di area sekitar mata.
Baca juga: Air Garam untuk Jerawat: Fakta Lengkap yang Perlu Anda Ketahui
Akibatnya, saat Anda bangun di pagi hari, area wajah dan sekitarnya, khususnya mata, akan tampak lebih bengkak. Hal ini tentu mengurangi kesegaran penampilan dan dapat membuat wajah terlihat lelah.
