Skincapedia.com – Di musim kemarau yang terik, tubuh bekerja lebih keras untuk mengatur suhu melalui keringat, sehingga menyebabkan kehilangan banyak cairan dan elektrolit.
Jika dibiarkan, dehidrasi ringan sekalipun dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti tubuh mudah lelah, sakit kepala, hingga sulit berkonsentrasi. Pentingnya menjaga cairan tubuh saat cuaca panas ditekankan oleh dr. Leana Wen dari Universitas George Washington, yang mengutip CNN Health. Seluruh organ tubuh bergantung pada air untuk berfungsi secara optimal.
Agar tidak bosan dengan asupan cairan biasa, ada empat pilihan minuman alami kaya nutrisi dan menyegarkan yang bisa dibuat sendiri di rumah untuk mencegah dehidrasi. Mari kita simak lebih lanjut.
1. Air Kelapa Muda

Bagi masyarakat Indonesia, air kelapa muda merupakan minuman hidrasi yang sangat mudah diakses dan kaya akan manfaat. Menurut Healthline, air kelapa mengandung elektrolit penting seperti kalium, magnesium, dan kalsium yang berperan dalam mencegah kram otot serta kelelahan akibat cuaca panas.
Bahkan, sebuah studi yang diterbitkan di Brasil pada tahun 2014 menunjukkan bahwa air kelapa mampu meningkatkan kapasitas stamina tubuh secara lebih baik dibandingkan air putih biasa saat cuaca terik. Ahli gizi dari Cleveland Clinic, Maxine Smith, menambahkan bahwa air kelapa murni memiliki kandungan kalori yang sangat rendah serta bebas dari lemak dan kolesterol.
Pilihan ini dinilai jauh lebih sehat dibandingkan minuman olahraga kemasan yang umumnya tinggi gula dan mengandung pewarna buatan. Satu gelas air kelapa saja sudah mengandung kalium lebih banyak daripada sebuah pisang, menjadikannya minuman yang sangat ideal untuk dikonsumsi setelah beraktivitas di luar ruangan.
2. Air Lemon

Air lemon menawarkan cara yang sederhana namun sangat efektif untuk meningkatkan asupan cairan harian Anda. Debbie Petitpain, seorang ahli gizi dari Akademi Nutrisi dan Dietetika AS yang dikutip US News Health, menjelaskan bahwa penambahan perasan lemon dapat mendorong seseorang untuk minum lebih banyak air.
Selain memberikan kesegaran, mengonsumsi perasan dari satu buah lemon utuh sepanjang hari dapat membantu memenuhi hingga setengah dari kebutuhan vitamin C harian tubuh. Berdasarkan data dari Healthline, segelas air lemon memiliki kandungan kalori yang sangat rendah, hanya sekitar 5 kalori, namun kaya akan antioksidan yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2021 bahkan menunjukkan bahwa mengganti minuman manis berkalori tinggi dengan air lemon dapat berkontribusi dalam menjaga berat badan. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, disarankan untuk membuat air lemon dalam teko besar bersama tambahan daun mint dan menyimpannya di lemari es. Penggunaan sedotan saat meminumnya juga dapat membantu melindungi lapisan gigi dari paparan asam lemon.
3. Infused Water Timun dan Daun Mint

Infused water yang dibuat dari kombinasi timun dan daun mint bukan sekadar minuman biasa, melainkan juga sangat efektif dalam menghidrasi tubuh, terutama saat musim panas. Menurut Healthline, timun kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid yang berperan melindungi kulit dari stres oksidatif yang disebabkan oleh sengatan matahari.
Air timun juga diklaim dapat membantu proses detoksifikasi tubuh dari racun dan menjaga kelembapan kulit dari dalam. Pakar nutrisi Dr. Axe menjelaskan bahwa timun terdiri dari 95 persen air. Ketika timun direndam, mineral seperti kalium dan magnesium yang terkandung di dalamnya akan larut ke dalam air, sehingga meningkatkan efektivitas hidrasi.
Kombinasi timun dan mint memberikan sensasi dingin yang instan pada tubuh. Untuk membuatnya, cukup rendam sekitar 8-10 irisan timun dan beberapa lembar daun mint dalam satu liter air selama 2-4 jam di dalam kulkas sebelum siap untuk dikonsumsi.
4. Teh Herbal Tanpa Gula

Teh herbal yang bebas kafein dan disajikan dingin menjadi salah satu rekomendasi terbaik dari para ahli untuk menghadapi cuaca panas. Dr. Kristin Kirkpatrick dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa teh herbal sangat bermanfaat karena tidak mengandung kafein, sehingga tidak memicu efek diuretik yang dapat memperparah dehidrasi.
Teh peppermint memberikan efek sejuk alami pada tubuh, sementara teh kamomil memiliki kemampuan untuk membantu meredakan peradangan yang mungkin timbul akibat paparan cuaca ekstrem. Laman WebMD juga menambahkan bahwa cairan dari teh herbal seperti hibiskus, jahe, dan kamomil dapat membantu menjaga kelancaran sistem pencernaan.
Cara paling menyegarkan untuk menikmati teh herbal di musim kemarau adalah dengan menggunakan teknik cold brew. Penting untuk dipastikan tidak menambahkan gula agar tubuh dapat memperoleh manfaat maksimal dari antioksidan dan hidrasi yang ditawarkan oleh teh herbal.
Demikianlah deretan minuman sehat yang dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama musim kemarau. Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?
