Home » RtopR Mango Exfoliating Cream: Kulit Mulus!

RtopR Mango Exfoliating Cream: Kulit Mulus!

RtopR Mango Exfoliating Cream: Kulit Mulus!

Skincapedia.com – Produk perawatan kulit terus berkembang dengan inovasi yang menawarkan berbagai solusi untuk berbagai kebutuhan. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah RtopR Mango Exfoliating Cream, sebuah gel eksfoliasi yang diklaim dapat membersihkan kulit, menghaluskan tekstur, dan membantu penyerapan produk skincare lainnya. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai produk ini, mulai dari deskripsi, kandungan bahan aktif, hingga kesimpulan penggunaannya.

RtopR Mango Exfoliating Cream

RtopR Mango Exfoliating Cream
 Sumber: shopee

Produk ini hadir dengan klaim utama sebagai gel eksfoliasi yang mampu membersihkan kulit secara mendalam. Fungsinya tidak hanya sebatas mengangkat sel kulit mati dan kulit kasar, tetapi juga bertujuan untuk membuat permukaan kulit menjadi lebih halus. Hal ini diharapkan dapat memfasilitasi penyerapan produk skincare yang diaplikasikan setelahnya, sehingga efektivitas perawatan kulit menjadi lebih optimal. Selain itu, RtopR Mango Exfoliating Cream juga diklaim dapat melembapkan kulit, menjadikannya terasa lebih lembut dan kenyal. Manfaat lain yang ditawarkan mencakup kemampuan untuk mengurangi tampilan bekas jerawat, mengecilkan pori-pori, serta memperbaiki tekstur kulit wajah yang kasar. Yang tak kalah penting, produk ini diformulasikan dengan bahan-bahan yang non-iritatif, sehingga aman digunakan tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kulit.

Untuk kisaran harga, produk ini dibanderol sekitar Rp 65.000 untuk kemasan 40 gram, menjadikannya pilihan yang cukup terjangkau di pasaran.

Penjelasan Ingredients RtopR Mango Exfoliating Cream

Ingredients:

Aqua, carbomer, Cocotrimonium chloride, glyserine, phenoxyethanol, peg-40 hydrogenated Castor oil, methyl paraben, Chlorphenesin, aroma, calendula officinalis flower extract, Propylene Glycol, mangifera indica (Mango) fruit extract, ethylhexylglycerin, Cl 19140, Cl 15985

Bahan Aktif

calendula officinalis flower extract.

Ekstrak bunga calendula, atau yang lebih dikenal sebagai bunga marigold, merupakan salah satu bahan aktif unggulan dalam produk ini. Bunga ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan kulit. Salah satunya adalah kemampuannya menstimulasi produksi NMF (Natural Moisturizing Factor) dalam kulit, yang esensial untuk menjaga kelembapan alami. Sifat anti-inflamasinya sangat efektif dalam menenangkan kulit yang kemerahan atau meradang. Selain itu, calendula juga kaya akan antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan paparan sinar UV. Jaringan kolagen dan elastin, yang berperan penting dalam kekenyalan dan elastisitas kulit, juga terlindungi berkat kandungan ini. Lebih lanjut, ekstrak calendula dapat membantu meratakan warna kulit dengan mengurangi produksi melanin berlebih, serta memiliki kemampuan penyembuhan luka dan sifat antiseptik.

mangifera indica (Mango) fruit extract.

Ekstrak buah mangga, yang kaya akan senyawa mangiferin, bertindak sebagai antioksidan potensial yang krusial dalam melindungi sel-sel kulit dari kerusakan. Buah tropis ini juga merupakan sumber vitamin A, C, dan E yang sangat baik. Kombinasi vitamin ini tidak hanya menutrisi kulit secara mendalam, tetapi juga memberikan efek melembapkan yang signifikan dan membantu meratakan warna kulit, mengatasi masalah hiperpigmentasi.

Agen Surfaktan

Cocotrimonium chloride. 

Cocotrimonium chloride termasuk dalam golongan Alkyl quaternary ammonium salts, yang merupakan jenis surfaktan kationik. Surfaktan kationik memiliki salah satu polarnya yang bermuatan positif. Keunggulan dari jenis surfaktan ini adalah tidak menghasilkan busa yang berlebihan, sehingga terasa lebih lembut di kulit dan memiliki potensi iritasi yang rendah. Selain berfungsi sebagai pembersih, ia juga bertindak sebagai skin conditioner yang membuat kulit terasa lebih halus. Sifat antibakterinya juga berperan sebagai penguat fungsi pengawet dalam formulasi produk.

Bahan pelengkap

  • Aqua: Air, sebagai pelarut utama dalam formulasi.
  • Carbomer: Berfungsi sebagai agen pengental (gelling agent) untuk memberikan tekstur gel pada produk.
  • Glycerine: Merupakan pelarut, skin identical (bahan yang secara alami terdapat di kulit), dan humektan yang menarik kelembapan ke dalam kulit.
  • Phenoxyethanol: Digunakan sebagai pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Berfungsi sebagai pengemulsi, membantu mencampurkan bahan yang tidak larut dalam air.
  • Methyl Paraben: Salah satu jenis pengawet yang umum digunakan.
  • Chlorphenesin: Juga berfungsi sebagai pengawet dalam produk.
  • Aroma: Memberikan wewangian pada produk.
  • Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit, dan juga sebagai humektan.
  • Ethylhexylglycerin: Bertindak sebagai penguat fungsi pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Cl 19140: Pewarna kuning tartrazine.
  • Cl 15985: Pewarna kuning sunset yellow.

Kesimpulan

RtopR Mango Exfoliating Cream memiliki beberapa poin positif yang patut dipertimbangkan. Produk ini diperkaya dengan dua bahan aktif utama, yaitu ekstrak calendula dan ekstrak mangga, yang keduanya menawarkan manfaat signifikan untuk kesehatan dan perawatan kulit. Namun, perlu dicatat bahwa produk ini tidak mengandung agen eksfoliasi fisik atau kimiawi seperti AHA (Alpha Hydroxy Acid), BHA (Beta Hydroxy Acid), atau PHA (Polyhydroxy Acid) yang umum ditemukan pada produk eksfoliasi. Keberadaan satu agen surfaktan kationik dalam formulasi berfungsi sebagai pembersih.

Penting untuk dipahami bahwa surfaktan kationik, meskipun lembut dan memiliki sifat kondisioner, umumnya memiliki daya bersih yang cenderung lemah dibandingkan surfaktan anionik atau non-ionik. Sifat unik dari surfaktan kationik adalah kemampuannya untuk menempel pada permukaan seperti rambut, kulit, atau pakaian, memberikan efek lembut dan halus. Karena sifat inilah, surfaktan kationik lebih sering ditemukan dalam produk perawatan rambut sebagai kondisioner atau bahkan dalam pelembut pakaian. Selain itu, sifat antibakteri dan antiseptiknya menjadikannya pilihan sebagai penguat fungsi pengawet.

Berdasarkan analisis ini, berikut adalah rekomendasi penggunaan RtopR Mango Exfoliating Cream:

  • Untuk kulit berminyak: 1-2 kali seminggu.
  • Untuk kulit kering: 1 kali setiap 10 hari.
  • Untuk kulit normal: 1 kali setiap 5 hari.
  • Untuk kulit kombinasi: Pada area T-zone dapat digunakan 1-2 kali seminggu, sementara pada area U-zone cukup 1 kali setiap 10 hari.

Produk ini diformulasikan tanpa alkohol dan bebas minyak (oil-free), serta diklaim bersifat non-comedogenic, yang berarti tidak menyumbat pori-pori. Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini mengandung Peg-40 Hydrogenated Castor Oil, yang merupakan salah satu pemicu potensial bagi fungal acne atau jerawat jamur.

Pertanyaan mengenai bagaimana produk eksfoliasi dapat bekerja tanpa adanya agen eksfoliator khusus memang menarik untuk didiskusikan. Wallohua’lam 🙏🙏🙏

Artikel menarik Lainnya