Skincapedia.com – Skintific Exfolliating Toner hadir dengan formulasi unik yang menggabungkan berbagai jenis asam eksfoliasi dan kompleks probiotik, dirancang khusus untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti kotoran berlebih, sebum, sel kulit mati, tekstur kasar, dan kekusaman. Kehadiran kompleks probiotik juga berperan penting dalam menyeimbangkan mikrobioma kulit, memperkuat lapisan pelindung kulit, serta efektif mencegah dan mengatasi jerawat serta beruntusan, demi kulit yang tampak lebih cerah dan bercahaya.
Salah satu bahan unggulan dalam toner ini adalah Galactomyces Ferment Filtrate, bahan yang juga dikenal sebagai “PITERA” oleh merek ternama SK-II. Bahan fermentasi ini kaya akan vitamin, asam amino, mineral, antioksidan, dan asam organik yang terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan kesehatan dan kekuatan kulit.
|
|
| Skintific Exfoliating 5% AHA BHA PHA Toner. Sumber: Shopee |
Klaim produk yang ditawarkan mencakup:
- Meredakan beruntusan dan jerawat dengan cepat.
- Membersihkan pori-pori dan mengangkat sel kulit mati untuk kulit yang lebih halus.
- Menghilangkan komedo hitam (blackhead) dan komedo putih (whitehead).
- Memperbarui sel-sel kulit dan mengurangi tampilan garis halus.
- Mengembalikan fungsi alami kulit untuk tampilan yang lebih cerah.
Cara penggunaan yang direkomendasikan:
- Untuk pengguna baru toner eksfoliasi, disarankan menggunakan 2-3 kali seminggu, sebaiknya dengan bantuan kapas.
- Penggunaan tabir surya sangat dianjurkan jika toner eksfoliasi digunakan pada pagi hari.
- Frekuensi penggunaan dapat ditingkatkan secara bertahap hingga penggunaan harian seiring dengan adaptasi kulit.
Skintific Exfoliating Toner hadir dengan kemasan 80ml dan dibanderol dengan harga sekitar Rp 99.000.
Penjelasan Detail Kandungan Skintific Exfoliating 5% AHA BHA PHA Toner
Daftar Lengkap Ingredients:
AQUA, BUTYLENE GLYCOL, GALACTOMYCES FERMENT FILTRATE, NIACINAMIDE, PROPYLENE GLYCOL, GLYCOLIC ACID, 1,2-HEXANEDIOL, HYDROXYETHYLPIPERAZINE ETHANE SULFONIC ACID, LACTIC ACID, SALICYLIC ACID, PHENOXYETHANOL, PEG-60 ALMOND GLYCERIDES, CAPRYLYL GLYCOL, GENTIANA SCABRA ROOT EXTRACT, GLYCERIN, PEG-40 HYDROGENATED CASTOR OIL, SODIUM LACTATE, O-CYMEN-5-OL, CERAMIDE AP, CERAMIDE NP, POLYACRYLATE CROSSPOLYMER-6, ETHYLHEXYLGLYCERIN, CERAMIDE NS, MENTHOL, HEXYL CINNAMAL, CITRIC ACID, CARBOMER, T-BUTYL ALCOHOL, NORDIHYDROGUAIARETIC ACID, OLEANOLIC ACID.
Bahan Aktif Unggulan:
Galactomyces Ferment Filtrate:
Berasal dari hasil fermentasi ragi Galactomyces, bahan ini kaya akan nutrisi seperti vitamin, asam amino, mineral, dan antioksidan. Fungsinya adalah melindungi kulit dari kerusakan dan meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.
Niacinamide:
Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki banyak manfaat termasuk mencerahkan kulit (skin brightening), meningkatkan produksi ceramide, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jerawat.
Glycolic Acid:
Merupakan salah satu jenis AHA (Alpha Hydroxy Acid) yang paling banyak diteliti dan terbukti efektif. Glycolic acid memiliki kemampuan eksfoliasi yang kuat, membantu mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki tekstur kulit.
Lactic Acid:
Sebagai “adik” dari glycolic acid, lactic acid juga merupakan jenis AHA yang efektif namun sedikit lebih lembut karena ukuran molekulnya yang lebih besar. Berasal dari fermentasi susu, bahan ini memiliki sifat eksfoliasi yang membantu menghaluskan kulit.
Salicylic Acid:
Termasuk dalam golongan BHA (Beta Hydroxy Acid), salicylic acid memiliki kemampuan unik untuk meresap ke dalam pori-pori, membersihkan sumbatan, dan mengangkat sel kulit mati. Selain itu, ia juga berfungsi mengontrol minyak berlebih, meredakan inflamasi, dan bersifat antibakteri, menjadikannya bahan populer untuk perawatan kulit berjerawat.
Gentiana Scabra Root Extract:
Ekstrak akar gentian ini mengandung antioksidan dan senyawa antibakteri yang membantu menenangkan kulit yang iritasi dan kemerahan. Kemampuannya menghambat produksi melanin juga menjadikannya efektif untuk mencegah bekas jerawat (PIH).
O-cymen-5-ol:
Sebuah agen antibakteri yang berperan penting dalam mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.
Tiga Tipe Ceramide (Ceramide AP, NP, NS):
Ceramide adalah komponen penting dalam menjaga integritas skin barrier. Kehadirannya membantu mencegah kulit kehilangan kelembapan dan menjaga kulit tetap terhidrasi.
Nordihydroguaiaretic Acid (NDGA):
Senyawa ini, yang diperoleh dari tanaman herbal Larrea tridentata, merupakan antioksidan kuat yang 100 kali lebih poten dari Vitamin E dalam mencegah oksidasi lipid. Oksidasi lipid pada permukaan kulit dapat menyebabkan komedo hitam mengeras dan menggelap. Dengan mencegahnya, NDGA secara tidak langsung membantu mencegah terbentuknya blackhead. NDGA juga berperan dalam mengatur pertumbuhan sel, memperbaiki keratinisasi, dan mengurangi inflamasi, sehingga efektif mencegah komedo dan penumpukan sel kulit mati.
Oleanolic Acid:
Senyawa triterpene (antioksidan) yang berasal dari daun zaitun ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing) dan diklaim dapat menghambat produksi sebum berlebih.
Bahan Pelengkap:
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Butylene Glycol: Pelarut yang lebih lembut dibandingkan propylene glycol.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- 1,2 Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid (HEPES): Berperan sebagai pengatur pH (pH adjuster/buffering). Beberapa penelitian juga menunjukkan potensi eksfoliasinya.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
- PEG-60 Almond Glycerides: Agen pengemulsi.
- Caprylyl Glycol: Peningkat efektivitas pengawet dan emolien.
- Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Agen pengemulsi.
- Sodium Lactate: Garam dari lactic acid, bersifat skin identical, membantu mengatur pH, mendukung mikrobioma kulit, dan menjaga skin barrier.
- Polyacrylate Crosspolymer-6: Pengental sintetis yang memberikan efek lembut pada kulit.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Menthol: Memberikan sensasi dingin pada kulit dan memiliki sifat pereda nyeri, gatal, menenangkan, antibakteri, antijamur, serta meningkatkan penyerapan formula. Namun, dapat meningkatkan sensitivitas kulit pada sebagian orang.
- Hexyl Cinnamal: Pewangi alami yang juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur, namun berpotensi memicu sensitivitas kulit.
- Citric Acid: Pengatur pH bersifat asam.
- Carbomer: Pengental sintetis untuk menambah kekentalan formula.
- T-Butyl Alcohol: Pelarut.
Kesimpulan
✔️ Skintific Exfoliating Toner diperkaya dengan total 12 bahan aktif, dengan konsentrasi 5% yang merupakan gabungan dari agen eksfoliasi (2% AHA + 2% BHA + 1% PHA). Formula AHA terdiri dari glycolic acid dan lactic acid.
✔️ Konsentrasi 2% AHA tergolong rendah, sehingga toner ini cenderung lembut dan berpotensi digunakan setiap hari setelah kulit terbiasa, namun penggunaan awal tetap disarankan 2-3 kali seminggu.
✔️ Sangat ideal untuk digunakan pada rutinitas malam (PM Routine).
✔️ Penggunaan dengan kapas sangat disarankan karena gesekan kapas dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang menempel. Toner ini tidak perlu dibilas dan dapat dilanjutkan dengan hydrating toner, serum, dan pelembap.
✔️ Keberadaan Galactomyces dan ceramide dalam formula membantu menjaga skin barrier selama proses eksfoliasi.
✔️ Kemungkinan akan memberikan sensasi dingin karena kandungan menthol.
✔️ Meskipun mengandung T-Butyl Alcohol yang merupakan jenis alkohol, konsentrasinya yang rendah dan posisinya di urutan bahan pelengkap kemungkinan membuatnya lebih lembut dibandingkan ethanol dan tidak menyebabkan kekeringan atau iritasi.
✔️ Bebas alkohol (selain T-Butyl Alcohol yang lebih gentle), pewangi (fragrance), dan paraben.
✔️ Formula bebas minyak (oil-free) dan non-comedogenic.
❗ Perlu diperhatikan bahwa kandungan menthol dan hexyl cinnamal berpotensi memicu sensitivitas pada kulit sensitif.
❗ Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Galactomyces dan PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.
Menariknya, meskipun diklaim mengandung PHA, analisis bahan menunjukkan tidak adanya PHA secara spesifik. Namun, toner ini justru diperkaya dengan NDGA dan Oleanolic Acid. Kedua bahan ini, meskipun bukan golongan PHA, memiliki potensi serupa dalam mencegah pembentukan komedo hitam dan penumpukan sel kulit mati, sekaligus bertindak sebagai antioksidan.
Dengan demikian, Skintific Exfoliating Toner menawarkan kombinasi bahan eksfoliasi dan anti-acne yang kuat, dengan setidaknya lima bahan yang sangat bermanfaat untuk kulit acne-prone: salicylic acid, ekstrak gentian, o-cymen-5-ol, NDGA, dan Oleanolic Acid. Produk ini secara efektif memberikan manfaat eksfoliasi sekaligus perawatan anti-jerawat dalam satu langkah.

✔️ Tersedia di Official Store

