Skincapedia.com – The Originote Cicamide Facial Cleanser hadir dengan kemasan baru, namun bagi para pencinta skincare, kabar baiknya adalah formula dan daftar bahan-bahannya tetap sama persis. Pembersih wajah ini dirancang khusus dengan kombinasi Ceramide, Niacinamide, dan Centella Asiatica yang bertujuan untuk memperkuat skin barrier, menenangkan kulit yang iritasi, meredakan kemerahan, serta memberikan perlindungan.
Produk ini menawarkan serangkaian manfaat yang komprehensif untuk perawatan kulit sehari-hari. Fungsi utamanya adalah membersihkan wajah secara efektif dari segala macam kotoran, debu, minyak berlebih, hingga sisa makeup yang menempel. Lebih dari sekadar membersihkan, Cicamide Facial Cleanser juga memiliki kemampuan untuk menenangkan kulit yang sedang mengalami iritasi atau berjerawat, berkat sifat anti-inflamasinya yang kuat. Dengan demikian, produk ini secara aktif berkontribusi dalam menjaga dan memperkuat pertahanan alami kulit atau yang dikenal sebagai skin barrier.
Cara penggunaan produk ini cukup sederhana dan dapat diintegrasikan dengan mudah ke dalam rutinitas perawatan kulit pagi dan malam. Pertama, basahi wajah Anda dengan air bersih. Selanjutnya, tuangkan Cicamide Facial Cleanser secukupnya ke telapak tangan yang bersih. Tambahkan sedikit air, lalu busakan produk sebelum mengaplikasikannya ke seluruh area wajah. Pijat wajah dengan lembut untuk memastikan semua kotoran terangkat sempurna. Terakhir, bilas wajah dengan air bersih hingga tidak ada sisa produk yang tertinggal. Untuk hasil yang optimal, disarankan untuk menggunakan pembersih wajah ini dua kali sehari, yakni pada pagi dan malam hari.
Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA11221200558, menjamin keamanan dan kualitasnya sesuai standar yang berlaku di Indonesia.
|
|
| Ingredient The Originote Cicamide Facial cleanser kemasan baru. |
Penjelasan Ingredients The Originote Cicamide Facial Wash
Ingredients:
Water, cocamidopropyl betaine, peg-90 glyceryl isostearate, sodium laureth sulfate, glycerin, sodium chloride, sodium methyl cocoyl taurate, phenoxyethanol, laureth-2, methylparaben, niacinamide, butylene glycol, ethylhexylglycerin, propylene glycol, centella asiatica extract, caprylic/capric triglyceride, hydrogenated lecithin, hexylene glycol, stearic acid, cholesterol, ceramide NP.
Key Ingredients
Niacinamide
Niacinamide, yang juga dikenal sebagai Vitamin B3, adalah bahan multifungsi yang sangat berharga dalam perawatan kulit. Manfaatnya mencakup mencerahkan kulit (skin brightening) dan bertindak sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Salah satu peran pentingnya adalah kemampuannya untuk memicu sintesis ceramide, komponen vital dalam menjaga integritas skin barrier. Selain itu, niacinamide efektif dalam mengatur produksi sebum, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berminyak dan berjerawat. Sifat anti-inflamasinya juga membantu menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan. Lebih jauh lagi, niacinamide dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan blue light dengan cara memperkuat mekanisme pertahanan alami kulit, memungkinkannya untuk melindungi dirinya sendiri.
Centella Asiatica Extract
Ekstrak Centella Asiatica, atau yang akrab disapa Cica, memiliki kemampuan luar biasa untuk merangsang kulit agar memproduksi kelembapan alami (NMF – Natural Moisturizing Factor), seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Kemampuannya ini sangat membantu dalam proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan cara meningkatkan aktivitas antioksidan dan merangsang sintesis kolagen. Selain itu, ekstrak Cica juga dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan skin soothing yang sangat baik, menjadikannya bahan yang ideal untuk menenangkan kulit yang sensitif atau teriritasi.
Cholesterol
Kolesterol dalam konteks perawatan kulit adalah senyawa yang skin identical, artinya strukturnya mirip dengan komponen alami kulit. Ia berfungsi sebagai emollient, yang membantu melembutkan dan menghaluskan permukaan kulit. Sebagai bagian integral dari skin barrier, kolesterol memainkan peran krusial dalam melindungi kulit dari ancaman eksternal, menjaga kelembapan, dan mencegah kehilangan air transepidermal.
Ceramide NP
Ceramide NP, yang juga dikenal sebagai Ceramide 3, adalah salah satu jenis ceramide yang merupakan komponen lemak penting dalam stratum korneum kulit. Bersama dengan Ceramide 1, Ceramide NP memiliki peran vital dalam memperbaiki dan menjaga kesehatan skin barrier. Dengan melengkapi lipid alami kulit, ceramide membantu mencegah penetrasi zat-zat berbahaya dari luar sekaligus menjaga hidrasi kulit.
Agen Surfaktan
Cocamidopropyl Betaine
Cocamidopropyl Betaine adalah jenis surfaktan amfoterik yang dikenal memiliki sifat yang lembut. Fungsinya dalam formulasi pembersih wajah adalah sebagai foam booster, yang membantu menciptakan busa yang nyaman, serta sebagai agen pembersih yang ringan. Tingkat iritasinya yang rendah menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit sensitif. Surfaktan ini juga berkontribusi dalam menciptakan formula pembersih dengan pH rendah, serta bersifat biodegradable dan ramah lingkungan.
PEG-90 Glyceryl Isostearate
Surfaktan non-ionic ini sangat lembut di kulit dan tidak menghasilkan busa yang berlebihan. PEG-90 Glyceryl Isostearate memiliki efek conditioning yang membantu menjaga kelembapan kulit setelah pembersihan. Ia juga dapat dikombinasikan secara efektif dengan agen surfaktan anionik lainnya dan berfungsi sebagai pengemulsi, membantu mencampurkan bahan-bahan yang berbeda dalam formula.
Sodium Laureth Sulfate (SLES)
Sodium Laureth Sulfate (SLES) termasuk dalam kategori surfaktan anionik. Meskipun demikian, SLES umumnya dianggap lebih lembut dibandingkan dengan Sodium Lauryl Sulfate (SLS). SLES mampu menghasilkan busa yang melimpah dan memiliki daya pembersihan yang kuat. Namun, karena efektivitasnya yang tinggi, terkadang ia dapat mengangkat minyak alami dan kelembapan kulit secara berlebihan, yang dapat menimbulkan sensasi kulit kering atau tertarik setelah pemakaian. Efek ini dapat diminimalisir dengan mengombinasikannya dengan surfaktan lain yang lebih lembut atau dengan menambahkan bahan-bahan yang bersifat conditioning dan melembapkan dalam formulasi.
Sodium Methyl Cocoyl Taurate
Ini adalah pembersih non-sulfat yang sangat lembut dan sering digunakan dalam produk-produk yang ditujukan untuk kulit sensitif, termasuk produk bayi. Sifatnya yang ringan menjadikannya pilihan yang baik untuk membersihkan kulit tanpa menyebabkan iritasi atau kekeringan berlebih.
Bahan Pelengkap
- Water: Pelarut utama dalam formulasi.
- Glycerin: Merupakan humektan alami yang menarik kelembapan dari udara ke kulit, serta berfungsi sebagai pelarut dan memiliki sifat skin identical.
- Sodium Chloride: Berfungsi sebagai ionic thickener untuk meningkatkan viskositas formula, memberikan tekstur yang lebih baik.
- Phenoxyethanol: Pengawet yang umum digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Laureth-2: Berfungsi sebagai pengemulsi, membantu menyatukan bahan-bahan yang tidak larut dalam air.
- Methylparaben: Salah satu jenis pengawet yang digunakan dalam produk kosmetik.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer (membantu bahan aktif terserap lebih baik), dan humektan.
- Ethylhexylglycerin: Bertindak sebagai preservatives booster yang meningkatkan efektivitas pengawet lain, serta memiliki sifat humektan.
- Propylene Glycol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Merupakan emollient yang berasal dari minyak kelapa dan gliserin, membantu melembutkan kulit.
- Hydrogenated Lecithin: Berfungsi sebagai pengemulsi, emollient, dan humektan yang juga membantu penyerapan bahan aktif lainnya.
- Hexylene Glycol: Pelarut yang digunakan untuk melarutkan bahan-bahan lain dalam formula.
- Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
Kesimpulan
The Originote Cicamide Facial Cleanser menawarkan formulasi yang menarik bagi pengguna. Pembersih ini termasuk dalam kategori non-soap formula yang menggabungkan satu surfaktan kuat dengan tiga surfaktan yang lebih lembut. Kombinasi ini menghasilkan daya pembersihan yang baik namun tetap ramah di kulit, meminimalkan risiko iritasi.
Keunggulan produk ini semakin diperkuat dengan adanya empat key ingredients yang berfokus pada efek anti-inflamasi, mencerahkan kulit, dan mendukung kesehatan skin barrier. Selain itu, formula ini diperkaya dengan bahan-bahan emollient dan skin conditioner yang dirancang untuk mengurangi potensi rasa kering atau tertarik setelah pemakaian, sebuah klaim yang sesuai dengan pengalaman banyak pengguna.
Produk ini juga bebas dari alkohol dan pewangi, serta memiliki formula oil-free dan diklaim non-comedogenic, menjadikannya pilihan yang aman bagi berbagai jenis kulit, termasuk yang rentan terhadap jerawat.
Meskipun terdapat beberapa bahan seperti PEG-90 Glyceryl Isostearate dan Stearic Acid yang terkadang disebut sebagai pemicu fungal acne, namun karena sifatnya yang terbilas, produk ini umumnya dianggap aman untuk penderita fungal acne. Banyak produk pembersih wajah yang mengandung bahan serupa tetap dianggap fungal acne safe karena bahan-bahan tersebut tidak bertahan lama di kulit.
Perlu dicatat bahwa kandungan SLES, meskipun lebih lembut dari SLS, terkadang dapat menimbulkan sensasi kesat atau kulit tertarik pada sebagian orang. Namun, efek ini dapat diatasi dengan penggunaan toner yang menghidrasi atau melembapkan setelah mencuci muka. Jika setelah pemakaian tidak terasa efek kesat atau kering, ini menandakan bahwa formulasi produk tersebut sangat baik dalam menyeimbangkan daya bersih dan perawatan kulit.
The Originote mengklaim bahwa pembersih wajah mereka tidak menimbulkan kulit kering, sebuah janji yang menarik untuk dibuktikan sendiri oleh para pengguna.
Bagi individu yang memiliki kekhawatiran terhadap paraben, produk ini mengandung methylparaben. Namun, paraben yang digunakan dalam formulasi ini termasuk jenis yang lebih ringan (dengan bendera EWG berwarna oranye) dibandingkan dengan propyl/butyl paraben yang memiliki bendera merah.
Produk ini dapat diperoleh dengan harga yang sangat terjangkau, sekitar 30 ribuan rupiah, terutama jika dibeli melalui Official Store.
Review Pengguna
Berikut adalah ulasan dari beberapa pengguna yang telah mencoba produk The Originote Cicamide Facial Cleanser, dikutip dari situs Female Daily, sebagai gambaran sebelum Anda memutuskan untuk membeli produk ini:
afifahlee (tipe kulit Oily): “Jenis face wash lembut yang busanya sedikit. Saya merasa wajah bersih setelah menggunakan produk ini. Ingredients-nya aman, no fragrance, sudah repurchase tiga kali karena harganya terjangkau. Namun, isinya agak sedikit, semoga Originote membuat ukuran yang lebih besar (100 ml) agar tidak cepat habis. Pernah membaca bahwa gel cleanser adalah salah satu penyebab whitehead, apakah itu benar?”
#Saya jawab ya. Itu hanya mitos. Whitehead lebih disebabkan oleh sebum berlebih dan penumpukan sel kulit mati 😉
anisadyahsaraswati (tipe kulit Combination): “Setelah mencuci muka dengan cleanser ini, saya merasa kulit sangat lembap dan sama sekali tidak kering. Namun, busanya sangat sedikit. Harganya murah, sering ada promo di official store-nya. Saya merasa wajah bersih saat menggunakan produk ini dan berencana untuk rutin menggunakan rangkaian produk Originote lainnya.”
Arawindanyoman (tipe kulit Oily): “Saat pertama kali menggunakan, saya agak bingung karena busanya sangat sedikit. Namun, setelah dipakai, ini sangat enak untuk membersihkan wajah. Setelah cuci muka, wajah saya terasa agak licin. Saya merasa produk ini cocok untuk kulit saya karena terasa ringan.”
dinaamaalia (tipe kulit Dry): “Facial cleanser ini memiliki pH rendah dan tekstur gel yang ringan dengan busa yang sedikit. Setelah pemakaian, wajah langsung terasa sangat bersih. Produk ini tidak membuat kulit terasa ketarik, namun pada kulit saya yang kering, tidak ada efek melembapkan sama sekali.”

