Home » Moriganic Sunscreen UV Watery Sun Cream: Ingredients SPF 50 PA++++

Moriganic Sunscreen UV Watery Sun Cream: Ingredients SPF 50 PA++++

Moriganic Sunscreen UV Watery Sun Cream: Ingredients SPF 50 PA++++

Skincapedia.com – Moriganic Sunscreen UV Watery Sun Cream SPF 50 PA++++ hadir sebagai solusi perlindungan kulit dari paparan sinar matahari yang berbahaya. Diformulasikan secara khusus, produk ini tidak hanya melindungi, tetapi juga memberikan manfaat perawatan kulit berkat kandungan bahan-bahan aktif yang inovatif.

Moriganic Sunscreen UV Watery Sun Cream SPF 50 PA++++ dirancang untuk menjaga kesehatan kulit dari efek buruk radiasi ultraviolet. Keunggulan utamanya terletak pada kandungan Licorice extract yang dikenal luas mampu membantu mencerahkan kulit. Selain itu, produk ini diperkaya dengan kombinasi bahan-bahan bernutrisi dan melembapkan seperti DNA Salmon, Acetyl Hexapeptide-8, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Centella Asiatica extract, dan Rosemary extract.

Manfaat utama yang ditawarkan oleh Moriganic Sunscreen UV Watery Sun Cream meliputi:

  • Membantu mencerahkan kulit
  • Membantu menutrisi kulit
  • Membantu melembapkan kulit
  • Menjaga kulit dengan UV Protection Formula yang kuat

Produk ini hadir dengan kemasan 40ml dan dibanderol dengan harga Rp99.000.

Moriganic DNA Salmon Sunscreen. Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients Moriganic Sunscreen UV Watery Sun Cream with Salmon DNA

Daftar Lengkap Ingredients:

Aqua, glyseryl stearate, glycyrrhiza Glabra Licorice root extract, caprylic capric triglyceride, peg-100 stearate, Propylene Glycol, titanium dioxide, dimethicone, ethylhexyl Methoxycinnamate, butyl Methoxydibenzoylmethane, lactobacillus Collagen/mesembryanthemum crystallinum leaf extract ferment lysate, phenoxyethanol, sodium polyacrylate, butylene Glycol, cetyl alcohol, tocopheryl acetate, octocrylene, glyserine, hexyl Laurate, peg-75 stearate, ceteth 22, steareth-20, polyglyceryl-4 Isostearate, ethylhexylglycerin, peg-15 dimethicone, disodium edta, stearic acid, alumina, polyglutamic acid, lecithin, 1,2 hexanediol, sodium DNA, sodium hyaluronate, potassium sorbate, sodium benzoate, citric acid, caprylyl Glycol, hydrolyzed hyaluronic acid, hydroxypropyl trimonium hyaluronate, Centella Asiatica leaf extract, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, Camelia sinensis leaf extract, chamomilla Recutita flower extract, rosmarinus officinalis leaf extract, acetyl Hexapeptide-8, sodium acetylated hyaluronate.

Kandungan Kunci (Key Ingredients)

Glycyrrhiza Glabra Licorice Root Extract

Dikenal sebagai ekstrak akar manis, bahan ini adalah agen pencerah kulit yang aman dan populer. Komponen utamanya, glabridin, berfungsi sebagai agen pencerah kulit, sementara glycyrrhizin memiliki sifat anti-inflamasi.

Lactobacillus Collagen/Mesembryanthemum Crystallinum Leaf Extract Ferment Lysate

Merupakan probiotik yang berasal dari fermentasi ekstrak daun ice plant (mesembryanthemum crystallinum leaf extract) dan kolagen menggunakan bakteri lactobacillus. Bahan ini memiliki sifat anti-aging, meningkatkan elastisitas kulit, memberikan hidrasi maksimal, serta membantu mengurangi tampilan kulit kering, kasar, dan kusam. Selain itu, baik untuk menenangkan kulit (skin soothing), memperkuat skin barrier, dan menjaga keseimbangan mikrobioma kulit agar terlindungi dari ancaman eksternal.

Tocopheryl Acetate

Bentuk vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Polyglutamic Acid

Berbasis asam amino glutamic acid, bahan ini identik dengan kulit (skin identical). Memiliki kemampuan mengikat air dan menahan kelembapan tiga hingga lima kali lebih baik daripada hyaluronic acid. Polyglutamic acid juga sangat baik untuk memperkuat skin barrier.

Sodium DNA

Merupakan DNA yang diekstraksi dari sperma ikan salmon, kemudian dimurnikan, dipolimerisasi, dan dinetralkan dengan sodium hydroxide. Salmon DNA dipercaya kaya akan nutrisi, vitamin, dan protein. Diklaim memiliki efek anti-aging, membantu regenerasi kulit, meningkatkan elastisitas, melindungi skin barrier, melembapkan, mengurangi tanda penuaan dini, melindungi kulit dari radikal bebas, serta membantu proses pemulihan luka.

Sodium Hyaluronate

Bentuk garam dari hyaluronic acid dengan berat molekul tinggi (high molecular weight). Bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung non-oklusif yang membantu mencegah Transepidermal Water Loss (TEWL) dan menjaga skin barrier.

Hydrolyzed Hyaluronic Acid

Dikenal sebagai mini HA dengan berat molekul rendah (low molecular weight). Mampu menembus lapisan dermis untuk melembapkan dari dalam dan membantu memperbaiki jaringan kulit. Memiliki properti skin-repair dan anti-aging.

Hydroxypropyl Trimonium Hyaluronate

Dengan berat molekul medium, bahan ini mampu menembus lapisan epidermis untuk memberikan hidrasi dari dalam yang tahan lama.

Centella Asiatica Leaf Extract

Ekstrak cica ini mengandung senyawa aktif seperti madecassoside yang membantu proses pemulihan luka dan sintesis kolagen. Asiaticoside memiliki sifat anti-acne, anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba, serta menstimulasi kolagen. Madecassic acid menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dan hyaluronic acid, sehingga meningkatkan level kelembapan kulit.

Polygonum Cuspidatum Root Extract

Dikenal juga sebagai Japanese knotweed, ekstrak ini mengandung trans-resveratrol, antioksidan kuat yang membantu menangkal radikal bebas dan mencegah penuaan dini. Sifat anti-inflamasinya juga dapat mengurangi tanda-tanda iritasi.

Scutellaria Baicalensis Root Extract

Ekstrak akar skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok ini, mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang merupakan antioksidan dan anti-inflamasi potensial.

Camellia Sinensis Leaf Extract

Ekstrak teh hijau ini kaya akan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, pelindung UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA.

Chamomilla Recutita Flower Extract

Ekstrak bunga chamomile mengandung senyawa aktif bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing). Sangat baik untuk kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif, serta mengandung antioksidan.

Rosmarinus Officinalis Leaf Extract

Mengandung komponen utama seperti rosmarinic acid, flavonoid, asam fenolik, dan diterpen. Berkhasiat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi potensial, serta memiliki sifat antibakteri, astringen, dan toning.

Acetyl Hexapeptide-8

Dikenal sebagai Argireline, bahan ini memiliki efek “botox-like”. Diklaim mampu menargetkan kerutan pada smile line dan crow’s feet. Uji in-vivo menunjukkan aplikasi 10% Argireline di sekitar mata selama 15 hari dapat mengurangi kerutan hingga 17% dan meningkatkan kelembapan kulit secara signifikan.

Sodium Acetylated Hyaluronate

Dengan berat molekul medium, bahan ini juga dikenal sebagai super hyaluronic acid. Bekerja di lapisan epidermis, menghidrasi dari dalam secara tahan lama, dan membantu meningkatkan elastisitas kulit.

Agen Sunscreen

Titanium Dioxide

Merupakan sunscreen fisik/mineral yang memberikan perlindungan broad spectrum (melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II). Sangat stabil terhadap cahaya (photo-stable) dan memiliki properti tambahan sebagai penyerap minyak (oil absorbent) atau agen mattifier.

Ethylhexyl Methoxycinnamate

Adalah penyerap UVB (UVB absorber) dari jenis sunscreen kimiawi. Ringan dan mudah diformulasikan, namun kurang foto-stabil, nilai SPF-nya dapat berkurang 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.

Butyl Methoxydibenzoylmethane

Dikenal sebagai Avobenzone, agen sunscreen generasi lama yang umum digunakan secara global. Menyerap sinar UVA I dan UVA II. Bahan ini tidak foto-stabil, nilainya dapat berkurang hingga 36% dalam satu jam paparan sinar matahari langsung.

Octocrylene

Memberikan perlindungan dari UVB dan UVA II. Cukup foto-stabil (hanya berkurang 10% dalam 95 menit pemakaian). Octocrylene juga berfungsi menstabilkan agen sunscreen lain yang tidak stabil seperti Avobenzone, serta meningkatkan efek tahan air (water-resistant) agar perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • Glyseryl Stearate: Pengemulsi dan emolien.
  • Caprylic Capric Triglyceride: Emolien.
  • PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emolien.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif. Melapisi kulit agar terasa halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, dan memberikan efek sementara seperti pengisi kerutan (wrinkle-filler).
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Sodium Polyacrylate: Agen pengental formula (gelling agent).
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Cetyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Glycerine: Pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
  • Hexyl Laurate: Emolien yang terbuat dari hexyl alcohol dan lauric acid, membantu formula mudah diratakan.
  • PEG-75 Stearate: Pengemulsi dan emolien.
  • Ceteth 22: Pengemulsi.
  • Steareth-20: Pengemulsi.
  • Polyglyceryl-4 Isostearate: Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat kerja pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • PEG-15 Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai pengemulsi dan meningkatkan emolliency saat formula diratakan.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Alumina: Dikenal sebagai aluminum oxide. Berfungsi sebagai ‘pigment carrier’ untuk mineral sunscreen seperti titanium dioxide, memastikan pigmen tercampur rata dan mudah diratakan. Alumina juga memiliki properti penyerap minyak (oil absorbent) dan agen mattifier. Menambah kekentalan serta berfungsi sebagai agen opacifying (menutup warna agar tidak transparan).
  • Lecithin: Pengemulsi, emolien, dan humektan yang berasal dari bahan alami.
  • 1,2 Hexanediol: Pelarut, peningkat kerja pengawet, dan humektan.
  • Potassium Sorbate: Pengawet.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Caprylyl Glycol: Emolien, peningkat kerja pengawet, dan humektan.

Kesimpulan

✔️ Moriganic DNA Salmon Sunscreen termasuk dalam kategori hybrid sunscreen, menggabungkan satu agen fisik (titanium dioxide) dengan tiga agen kimiawi (ethylhexyl Methoxycinnamate, butyl Methoxydibenzoylmethane, octocrylene).

✔️ Produk ini menawarkan perlindungan SPF 50, yang mampu melindungi kulit dari paparan UVB hingga 98%, dan PA++++, yang memberikan perlindungan UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa menggunakan sunscreen.

✔️ Dilengkapi dengan 16 key ingredients yang fokus pada perawatan, nutrisi, dan menjaga kelembapan kulit.

✔️ Bahan-bahan yang berfokus pada anti-aging meliputi salmon DNA, acetyl Hexapeptide-8, dan collagen/mesembryanthemum crystallinum ferment.

✔️ Diperkaya dengan BSASM, sebuah kombinasi dari 7 ekstrak botani (Licorice, Cica, Green Tea, Japanese knotweed, Skullcap, Chamomile, Rosemary) yang memiliki kemampuan antioksidan, anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan melembapkan.

✔️ Kombinasi empat jenis hyaluronic acid dengan ukuran molekul berbeda, ditambah polyglutamic acid, sangat efektif untuk menghidrasi kulit dan memperkuat skin barrier.

✔️ Diklaim tidak meninggalkan white cast, bertekstur ringan, dan tidak lengket.

✔️ Bebas alkohol, bebas pewangi (fragrance), dan bebas paraben.

✔️ Formula oil-free.

Mengandung potensi komedogenik:

  • PEG-100 Stearate (1)
  • Dimethicone (1)
  • Cetyl Alcohol (3)
  • Steareth-20 (2)
  • Stearic Acid (2)

❗ Tidak aman untuk fungal acne (jerawat jamur) karena mengandung:

  • Glyseryl Stearate
  • PEG-100 Stearate
  • PEG-75 Stearate
  • Hexyl Laurate
  • Stearic Acid
  • Polyglyceryl-4 Isostearate

✔️ Untuk pembelian produk asli, disarankan melalui Official Store.

Artikel menarik Lainnya